20 Februari 2019

Kulit Bruntusan? Bisa Jadi Disebabkan oleh Fungal Acne

Fungal acne dikenal juga sebagai ketombe wajah
sindrom pica artikel hero
Foto: sindrom pica artikel hero

Pernahkah Moms mengalami kulit bruntusan seperti jerawat yang tidak hilang selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan?

Apakah brutus tersebut terasa sedikit gatal? Bisa jadi itu adalah fungal acne.

Tidak seperti jerawat pada umumnya yang disebabkan oleh bakteri, fungal acne atau yang dikenal dengan istilah pityrosporum folliculitis disebabkan oleh jamur pityrosporum atau disebut juga malassezia.

Seorang dokter kulit dari Fakultas Kedokteran George Washington University mengatakan bahwa banyak orang terkecoh dan menganggap fungal acne seperti jerawat pada umumnya.

“Kadang-kadang bahkan bisa membingungkan mata seorang dokter kulit yang terlatih dengan baik,” jelasnya.

Fungal Acne Disebabkan Jamur Penyebab Ketombe

woman looking her face on the mirror 1200x628 facebook
Foto: woman looking her face on the mirror 1200x628 facebook

Fungal acne umumnya menjangkiti orang yang memang biasa melakukan aktivitas hingga berkeringat.

Salah satu penyebab fungal acne adalah keringat, minyak, dan iklim hangat.

Hal ini yang kemudian memicu peradangan di dalam pori-pori rambut lalu menyebabkan bruntus merah dan jerawat.

“Jadi, jerawat itu tidak sepenuhnya jerawat meskipun terlihat hampir sama. Fungal acne dipicu oleh malassezia atau jenis ragi yang sama yang menyebabkan ketombe,” kata Joshua Zeichner, seorang dokter kulit yang berbasis di New York City.

Baca Juga: 3 Kesalahan Memakai Makeup yang Bikin Wajah Jerawatan

Atasi Fungal Acne dengan Shampo Antiketombe

best organic shampoo
Foto: best organic shampoo

Meskipun jenis jamur ini paling sering muncul di dada, Joshua mengatakan, jamur ini juga dapat muncul di lengan, punggung, dan wajah.

Joshua menyarankan kalau Moms juga bisa menggunakan shampo antiketombe untuk menghilangkan fungal acne tersebut.

“Shampo dengan zinc pyrithione bisa membantu menurunkan kadar jamur dan ragi pada kulit. Dan ya, meskipun itu untuk rambut, kita juga bisa menggunakannya untuk membersihkan tubuh caranya didiamkan sebentar sebelum dibilas,” jelas dia.

Bahan Skincare yang Harus Dihindari untuk Mencegah Fungal Acne

skin care all
Foto: skin care all

Foto: Keikolynn.com

Ketika fungal acne muncul, penting bagi Moms untuk ekstra hati-hati memilih skincare. Jangan sampai skincare yang Moms gunakan malah memicu munculnya fungal acne.

Dikutip dari Beautifulwithbrains.com, ada beberapa bahan skincare yang bisa membuat fungal acne makin parah. Nah, bahan-bahan ini harus Moms hindari.

Apa saja? Berikut daftarnya!

  • Amino acids (hanya jika dipasangkan dengan asam lemak)
  • Benzoyl peroxide (dapat membuat keulit kering dan membantu penyebaran malassezia)
  • Esters (kombinasi asam lemak dan alkohol; diakhiri dengan -ATE; misalnya, isopropil palmitat, gliseril stearate, dan yang lainnya)
  • Fatty acids (lauric, linoleic, linolenic, myristic, oleic, palmitic, stearic)
  • Galactomyces
  • Hydrogenated oils (mengandung asam lemak)
  • Oils (mengandung asam lemak)
  • Polysorbates (mengandung asam lemak)

Jadi, apakah bruntus yang Moms alami merupakan fungal acne? Jika Moms merasa fungal acne dan bruntusan semakin menganggu, segera periksakan ke dokter kulit ya! 

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.