14 Januari 2024

14 Ciri Khas Retro Style Wanita dan Pria, Atraktif!

Suka warna dan motif cerah pada pakaian? Coba gaya retro style!

Modernitas yang terjadi di dalam dunia fashion bukan berarti menjadikan tema fashion retro atau "jadul" menjadi ditinggalkan. Karena ciri khas retro style yang unik sering kali memikat orang untuk tetap menggunakan gaya ini.

Dunia fashion sangatlah dinamis.

Beragam inspirasi dari gaya di masa lalu bisa diolah menjadi kreasi di masa kini, yang sangat mungkin akan bisa bertahan hingga di masa depan.

Perputaran tren dalam fashion juga begitu menarik.

Semakin banyak desainer yang bereksperimen dengan berani menggabungkan beragam gaya.

Tema old fashion dalam gaya berbusana masih memiliki banyak peminat, baik pria maupun wanita.

Ada 2 gaya bernuansa zaman dulu yang nampaknya masih sangat dinikmati oleh peminatnya yaitu retro dan vintage.

Apa beda dari keduanya?

Baca Juga: 13 List Fashion Tahun 80an yang Hits Kembali!

Perbedaan Vintage & Retro

Perbedaan Vintage dan Retro
Foto: Perbedaan Vintage dan Retro (pexels.com/Godisable Jacob)

Walaupun kedua gaya ini mengusung tema yang kesannya “jadul”, tetapi retro dan vintage mempunyai beberapa perbedaan yang mendasar.

Gaya Retro diadaptasi dari era 1970–1990an.

Di mana pada saat itu orang-orang sedang menikmati waktu damai dan tidak ada perang, karena di tahun tersebut Perang Dunia ke II telah usai.

Hal ini memberikan efek kepada gaya berbusana pada saat itu yang mempunyai kesan berani dan gembira, dengan menampilkan warna-warna yang cenderung cerah.

Retro menjadi salah satu tren tersendiri dalam dunia fashion.

Yang menarik dari style retro ini, walaupun mengadaptasi tren di tahun 1970–1990-an, bagi pemakainya tetap bisa memberikan kesan klasik yang mewah.

Banyak artis dunia yang memperkenalkan style retro ini kepada publik.

Sedangkan gaya vintage diadaptasi dari tahun 1920–1960an.

Ini artinya bahwa gaya vintage memberikan kesan lebih kuno ketimbang gaya retro.

Dengan diadaptasi dari era tersebut tentu saja karakteristik dari vintage ini lebih memiliki warna teduh dan bahkan cenderung ke warna yang lebih gelap seperti cokelat, krem, pastel, dan lainnya.

Style dari vintage ini juga menunjukan kesan semi-formal dan formal. Motif dan model dari busana vintage ini juga jauh berbeda dengan retro.

Busana dengan gaya vintage lebih banyak bermotif bunga-bunga, polkadot, dan garis.

Ada juga yang tidak mempunyai motif atau polos dan hanya menampilkan warna yang teduh seperti krem dan pastel.

Baca Juga: 4 Pekerjaan Wajib Cuma dari Rumah, Biar Makin Cuan!

Ciri Khas Retro Style Pria

retro style pria
Foto: retro style pria (Thefashionisto.com)

Ciri khas retro style pria biasanya terlihat dari pemilihan atasan kemeja dengan warna mentereng atau bermotif, serta penambahan aksesori seperti suspender dan dasi kupu-kupu.

Berikut ini ciri khas gayanya.

1. Kemeja Flanel

Membicarakan mengenai ciri khas style retro pada fashion pria, tidak bisa dilepaskan dengan kemeja flanel.

Salah satu jenis outfit retro ini bisa digunakan dalam kegiatan apa pun. Tinggal bagaimana kemeja flanel ini disesuaikan dengan tema yang lebih formal atau kasual.

Caranya bisa dengan memadukan dengan bawahan seperti menggunakan chino pants untuk memberikan kesan rapi dan formal.

Bisa juga menggunakan celana jeans panjang atau pendek untuk kesan yang lebih kasual dan santai.

2.Jaket Kulit

Outfit ini juga merupakan penanda untuk ciri khas style retro pada fashion pria.

Terlebih lagi jika jaket kulit yang ditambah aksen bulu di bagian kerah, akan memberikan kesan classy bagi penggunannya.

Penggunaan jaket ini bisa dipadukan dengan celana jeans atau kalau ingin memberikan totalitas kepada penampilan, celana cutbray bisa menjadi pilihan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Jaket Pria dan Wanita yang Fashionable dari Brand Lokal, Bahannya Berkualitas, Harga Terjangkau

3. Menambahkan Aksesori Suspender

Retro Style Pria dengan Suspender
Foto: Retro Style Pria dengan Suspender (Keikolynn.com)

Suspender adalah sabuk gantung yang elastis yang dipasang dari pinggang celana depan melingkar ke bahu hingga ke pinggang celana belakang.

Aksesori ini biasanya dikenakan di atas kemeja lengan panjang yang dihiasi dasi kupu-kupu.

Penambahan topi fedora juga umumnya digunakan untuk menambah kesan retro.

Melihat keseluruhan look seperti foto di atas, tentu langsung terasa ciri khas retro style-nya, ya!

4. Kemeja Bermotif Mencolok

Salah satu ciri khas style retro pada fashion yang digunakan oleh kebanyakan orang adalah dengan memberikan kesan warna yang mencolok serta memadukannya dengan outfit yang berwarna mencolok juga.

Salah satunya warna kuning kecokelatan. Kemeja Hawai bisa menjadi pilihan untuk outfit ini.

Terlebih lagi Hawaiian shirt dapat memberikan penampilan di kala liburan musim panas dan sangat cocok diterapkan di wilayah tropis.

5. Dungarees atau Baju Kodok

Outfit ini pernah booming pada masanya.

Jika digunakan, dungarees atau baju kodok ini dapat menambah kesan retro bagi pemakainya, apalagi ditambah dengan pemakaian kaus lengan pendek.

Bagi pria yang menggunakan outfit tersebut tentunya dapat menampilkan sisi maskulinitasnya melalui fashion.

Selain menampilkan gaya retro, klasik, dan simpel bagi pemakainya, penggunaan jaket bomber juga...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb