10 Maret 2023

Ini Larangan Puasa Sebelum Ramadan, Moms dan Dads Wajib Tahu

Cari informasinya di sini, yuk Moms!
Ini Larangan Puasa Sebelum Ramadan, Moms dan Dads Wajib Tahu

Foto: Freepik

Meski pada bulan Syakban dianjurkan untuk menjalankan puasa sunah, tapi ternyata terdapat larangan puasa sebelum Ramadan, lho Moms.

Larangan puasa sebelum Ramadan ini perlu Moms dan Dads ketahui agar puasa tidak terjalan sia-sia.

Maksud dari larangan puasa sebelum Ramadan ini adalah terdapat hari-hari bagi umat Muslim dilarang berpuasa sebelum Ramadan.

Sebab, pada hari-hari yang dilarang puasa sebelum Ramadan ini hukum puasanya dikatakan haram.

Kira-kira kapan larangan puasa sebelum Ramadan, ya Moms? Untuk itu, mari simak artikel ini hingga akhir, ya Moms.

Baca Juga: 11+ Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadan, Masya Allah!

Larangan Puasa Sebelum Ramadan

Ilustrasi Puasa
Foto: Ilustrasi Puasa (Freepik.com/odua)

Mengutip dari NU Online, Mazhab Syafi'i melarang dan mengajarkan agar umat Muslim tidak berpuasa setelah malam nisfu Syakban.

Dengan demikian umat Muslim dilarang berpuasa mulai tanggal 16 hingga tanggal 29 atau 30 bulan Syakban.

Bukan tanpa sebab, pelarangan ini dilakukan karena puasa yang dijalankan setelah Nisfu Syakban ini dianggap mendahului puasa Ramadan.

Hal ini dijelaskan dalam hadis Abu Hurairah RA dari Nabi SAW, beliau bersabda:

لا تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلا يَوْمَيْنِ إِلا رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

Artinya “Jangan mendahului Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari (sebelumnya). Kecuali seseorang yang terbiasa berpuasa, maka (tidak mengapa) berpuasalah.”

Haram hukumnya berpuasa di hari-hari setelah nisfu Syakban ini dikarenakan itu merupakan hari syak atau hari keraguan karena sebentar lagi akan menginjak bulan Ramadan.

Keraguan ini dikhawatirkan dapat menyebabkan orang-orang yang berpuasa setelah nisfu Syakban tidak sadar bahwa sebenarnya sudah memasuki bulan Ramadan.

Baca Juga: 5+ Referensi Menu Takjil Buka Puasa untuk Jualan di Bulan Ramadan

Kemudian hal ini juga diperjelas melalui hadis yang diiriwayatkan oleh Abu Dawud, (3237). Tirmizi, (738). Ibnu Majah, (1651) dari Abu Hurairah RA sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلا تَصُومُوا ) صححه الألباني في صحيح الترمذي 590)

Artinya “Ketika telah memasuki pertengahan Syakban, maka janganlah kamu semua berpuasa.” (Dinyatakan shahih oleh Al-Albany dalam Shahih Tirmizi, no. 590).

Selain hari setelah Nisfu Syakban atau tanggal 16 Syakban, hari yang paling diragukan atau diharamkan untuk menjalankan puasa sebelum Ramadan adalah hari ke-30 bulan Syakban.

Ini karena di hari ke-30 bulan Syakban, ada kemungkinan menjadi hari pertama di bulan Ramadan.

Sehingga puasa sebelum Ramadan pada hari ke-30 Syakban ini diharamkan, kecuali bagi orang yang sudah terbiasa berpuasa dan bertepatan pada hari tersebut, seperti puasa Senin dan Kamis.

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam penjelasan hadis, yang berbunyi

“Jangan mendahului Ramadan dengan berpuasa sehari atau dua hari (sebelumnya). Kecuali seseorang yang terbiasa berpuasa, maka (tidak mengapa) berpuasalah.

Beliau mengatakan, “Para ulama rahimahumullah berbeda pendapat terkait dengan larangan ini, apakah larangan haram atau larangan makruh?

Yang kuat adalah larangan haram. terutama hari yang diragukan di dalamnya.” Syarh Riyadus Shalihin, 3/394.

Keharaman puasa di hari-hari tersebut tidak berlaku bagi enam orang, yakni mereka yang biasa melakukan puasa, seperti:

Namun, tetap syarat puasa di tanggal tersebut harus mereka yang sebelumnya telah melaksanakan puasa sebelum nisfu Syakban.  

Hal ini sebagaimana dijelaskan Syekh Wahbab al-Zuhaili dalam Fiqhul Islami wa Adillatuhu yang berbunyi,

قال الشافعية: يحرم صوم النصف الأخير من شعبان الذي منه يوم الشك، إلا لورد بأن اعتاد صوم الدهر أو صوم يوم وفطر يوم أو صوم يوم معين كالا ثنين فصادف ما بعد النصف أو نذر مستقر في ذمته أو قضاء لنفل أو فرض، أو كفارة، أو وصل صوم ما بعد النصف بما قبله ولو بيوم النص.

Artinya, “Ulama mazhab Syafi’i mengatakan, puasa setelah nisfu Syakban diharamkan karena termasuk hari syak, kecuali ada sebab tertentu.

Seperti orang yang sudah terbiasa melakukan puasa dahr, puasa daud, puasa Senin-Kamis, puasa nazar, puasa qada, baik wajib ataupun sunah;

puasa kafarah, dan melakukan puasa setelah nisfu Syakban dengan syarat sudah puasa sebelumnya, meskipun satu hari nisfu Syakban."

Nah, itulah informasi mengenai larangan puasa sebelum Ramadan yang bisa Moms dan Dads ketahui. Semoga artikel ini membantu, ya!

  • https://www.nu.or.id/nasional/haram-puasa-setelah-nisfu-sya-ban-kecuali-bagi-6-orang-CT44c

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.