03 April 2018

Manfaat Belajar Balet Untuk Anak

Tidak hanya membuat postur tubuh menjadi lebih baik

 

Siapa yang tidak kenal dengan balet. Tarian yang awalnya berasal dari Italia dan mulai berkembang di Prancis sejak abad ke-16 ini juga sudah lama terkenal di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tempat kursus balet yang tersebar luas pada banyak wilayah Indonesia. Balet ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi juga bisa diajarkan pada anak-anak.

Balet bisa dijadikan kegiatan ekstrakurikuler bagi anak-anak. Umumnya balet dikhususkan pada anak dengan rentang usia 4-7 tahun. Namun beberapa tempat kursus balet juga memperbolehkan anak mulai usia 2 tahun untuk diajarkan balet, karena pada usia tersebut anak dapat merespon baik antara musik dan gerakan sederhana. Tentunya balet yang diajarkan berbeda dengan yang dewasa dimana gerakannya lebih sederhana, bebas, serta kreatif.

 

Lalu, apakah manfaat mengajarkan balet untuk anak?

 

  1. Latih Daya Ingat

Tarian balet tentu memiliki banyak gerakan dimulai dari gerakan sederhana bagi pemula hingga gerakan rumit bagi anak yang mahir. Gerakan-gerakan inilah yang akan melatih daya ingat anak untuk mengingat setiap gerakan yang diajarkan. Jika dilakukan secara rutin dan berulang akan menghasilkan daya ingat anak yang lebih baik dibanding anak yang tidak mengikuti kelas balet.

 

  1. Membentuk Postur Tubuh Yang Lebih Baik

Gerakan dalam balet biasanya menuntut penari untuk berdiri tegak, sehingga melatiih tulang punggung untuk tidak terbiasa bungkuk. Nantinya, ini akan bermanfaat pada perkembangan tulang punggung si kecil dan pembentukan postur yang lebih indah.

 

  1. Melatih Keseimbangan dan Koordinasi Tubuh

Lewat balet, anak akan diajarkan bagaimana menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh yang baik. Hal ini disebabkan karena gerakan-gerakan balet banyak yang mengandalkan kekuatan otot kaki.

 

  1. Lebih Fokus

Tarian balet sangat memerlukan konsentrasi tinggi agar menciptakan gerakan yang sempurna. Konsentrasi ini meliputi keseimbangan antara gerakan balet dengan musik yang mengiringinya. Ini akan melatih anak bagaimana bersikap lebih fokus dalam melakukan suatu hal. Kebiasaan ini akan mengajarkannya pada kegiatan sehari-hari yang lain seperti belajar.

 

  1. Melatih Percaya Diri

Balet juga mengajarkan anak menumbuhkan rasa percaya diri. Adanya pengalaman tampil di depan banyak orang, akan melatihnya untuk percaya diri secara perlahan-lahan.

 

Jadi, apakah mama tertarik untuk mengajak anak anda belajar balet? Tidak ada salah untuk mencobanya asalkan atas keinginan anak itu sendiri bukan sebuah paksaan.

 

<PIA>

 

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.