11 Agustus 2022

7 Manfaat Bermain untuk Anak, Tak Hanya Dukung Tumbuh Kembangnya!

Bermain rupanya sebuah kebutuhan dan keharusan

Bermain adalah aktivitas yang sangat penting untuk proses tumbuh kembang anak. Meskipun terdengar sepele, manfaat bermain untuk anak tidak bisa disepelekan, nih Moms!

Bermain sendiri berkontribusi pada kemampuan kognitif, fisik, sosial, dan emosional anak-anak dan remaja. Hal ini senada dengan ungkapan Saskhya Aulia Prima, M.Psi., Psikolog Anak dalam acara yang diselenggarakan oleh Wings Group bertajuk "Anak Indonesia, Anak Gembira" pada Sabtu, 23 Juli 2022.

"Bermain secara fisik, seperti ngobrol sama orang di situ mereka berpikir dan hal ini menstimulasi anak dari cara berpikirnya," jelas Saskhya Aulia Prima.

Saskhya juga menjelaskan bahwa bermain bisa membuat anak gembira, anak yang gembira membuat perkembangan anak bisa tersalurkan dengan baik.

Kemudian, menurut jurnal American Academy of Pediatrics (AAP), bermain sangat penting untuk perkembangan anak karena berkontribusi pada kesejahteraan kognitif, fisik, sosial, dan emosional anak-anak dan remaja.

Selain itu, manfaat bermain untuk anak juga termasuk pemberian kesempatan ideal bagi orang tua untuk terlibat penuh dengan anak-anak mereka.

Baca Juga: 7 Taman Tempat Bermain Anak Paling Seru di Jakarta

Manfaat Bermain untuk Anak

Nah, setelah Moms mengetahui manfaat bermain pada anak secara singkat, berikut manfaat lainnya yang bisa anak dapatkan ketika mereka bermain.

1. Merangsang Perkembangan Otak

Melansir dari artikel jurnal Psychobiology of Plasticity: Effects of Training and Experience on Brain and Behavior, bermain bisa meningkatkan perkembangan otak.

Termasuk memberikan anak pemahaman tentang pengambilan keputusan. Hal ini membantu mereka untuk pertumbuhan otak di masa depannya.

2. Meningkatkan Berpikir Kreatif

manfaat bermain untuk anak
Foto: manfaat bermain untuk anak

Foto ilustrasi berpikir kreatif (Sumber: Orami Photo Stock)

Manfaat paling nyata dari bermain adalah meningkatkan kreativitas anak. Kreativitas dikaitkan dengan proses berpikir untuk mengeksplorasi dalam membuat ide-ide baru.

Seperti yang sudah disinggung di atas, bermain membuat anak bahagia, ketika anak bahagia maka otak anak-anak akan menjadi lebih kreatif.

Baca Juga: Tak Disangka, Ini 5 Keuntungan Jika Anak Sering Bermain di Luar Rumah

3. Lebih Dekat dengan Keluarga

Manfaat bermain untuk anak lainnya adalah membangun hubungan antara orang tua, pengasuh, atau keluarga lainnya yang bermain dengan Si Kecil.

Percakapan dengan anak-anak selain membuat hubungan lebih dekat, juga membantu proses pembentukan otak dan mendorong untuk penyelarasan emosional.

"Anak umur berapa pun butuh koneksi sosial dengan orang tua. Kalau yang sibuk banget, sehari minimal 20 sampai 30 menit sisakan waktu untuk anak-anak. Lebih banyak lebih bagus, lakukan hal yang menyenangkan. Kalau bisa main fisik bareng," jelas Saskhya Aulia.

4. Menumbuhkan Empati dan Meningkatkan Keterampilan Sosial

manfaat bermain
Foto: manfaat bermain (rd.com)

Foto ilustrasi rasa empati pada anak (Sumber: Orami Photo Stock)

Ada banyak permainan yang bisa dilakukan anak-anak jika bermain secara langsung atau tatap muka. Kesempatan bermain tatap muka bisa meningkatkan keterampilan sosial sekaligus menumbuhkan empati.

Interaksi sosial sendiri tidak bisa datang begitu saja tanpa dilatih, lho Moms. Dengan bermain, anak bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar interaksi sosial.

Saat bermain bersama, anak-anak belajar bekerja sama, mengikuti aturan, berlatih pengendalian diri, dan pastinya bergaul dengan orang lain.

5. Mengajarkan Pelajaran Hidup

Bermain secara tatap muka membantu anak untuk mengembangkan keterampilan pemecah masalah. Ketika anak bermain role play atau permaian peran, anak harus berpikir untuk bertindak di dalam permainan peran ini.

Hal inilah yang melatih keterampilan anak untuk berperilaku dan melatih diri di masa depan ketika mereka menemukan kejadian yang sama di kehidupannya.

6. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Fisik

Moms, sudah tahu bukan, bahwa bermain bisa membantu mengembangkan emosional anak. Kecerdasan emosional sangat penting untuk pertahanan dan kesehatan mental anak.

7. Meningkatkan Keterampilan Motorik

keterampilan motorik
Foto: keterampilan motorik

Foto ilustrasi keterampilan motorik (Sumber: Orami Photo Stock)

Bermain yang melibatkan aktivitas fisik juga meningkatkan keterampilan motorik kasar, kekuatan, daya tahan, dan kesehatan fisik.

Seperti yang Moms ketahui, permaian tradisional anak-anak cukup beragam bahkan banyak yang membutuhkan ketangkasan hingga keseimbangan tubuh.

Dengan bermain secara fisik, motorik anak terlebih dari sisi keseimbangan bisa membantu bagi perkembangan anak.

"Kenalkan dengan permainan tradisional, gunakan waktu kualitas dengan keluarga. Hormon kegembiraan dari keluarga bukan dari gadget," ungkap Saskhya Aulia.

Moms, dewasa ini memang orang tua terkadang terlihat lebih sibuk dengan aktivitas, bukan? Namun ada beberapa tips dari Saskhya Aulia untuk bisa bermain dengan anak.

Terlebih, bermain dengan anak bukan hal yang rumit. Pertama, Moms bisa mencari mainan di sekitar di luar gadget, asalkan Moms ikut terlibat dalam permainannya.

"Gak usah beli mainan rumit. Main art and craft yang sederhana pun bisa, yang penting mainnya bareng. Kalau gadget kan main sendiri-sendiri," kata Saskhya Aulia.

Kedua, biasakan untuk meluangkan waktu 20 sampai 30 menit. Lebih lama lebih baik, sebab anak diusia berapa pun sangat membutuhkan peran orang tua.

Baca Juga: Bermain Sepak Bola: Teknik, Posisi dan Tugas Pemain, serta Cara Bermain agar Menang di Pertandingan

Yuk, cek perkembangan buah hati dengan tools Pencapaian Si Kecil dari Orami App. Di sini, Moms bisa memantau tumbuh kembang anak sesuai usianya.

Tetap Membatasi Waktu Anak Bermain Agar Tidak Berlebihan

main dengan anak-2.jpg
Foto: main dengan anak-2.jpg (mentalfloss.com)

Foto ilustrasi keluarga sedang bermain (Sumber: Orami Photo Stock)

Bermain dengan anak memang menyenangkan, tetapi bukan berarti bisa dilakukan sepuasnya. Jangan sampai anak jadi lupa waktu karena terlalu asyik bermain.

Misalnya, dengan mengatakan bahwa sore ini akan bermain bersama anak, 'Dek, sore ini main, tapi mainnya 30 menit saja ya', sambil menunjukkan jarum jam kapan waktu bermain usai.

Dalam Healthy Children, disebutkan bahwa selain meningkatkan kesehatan dan perkembangan anak, manfaat bermain untuk anak juga dapat membangun hubungan yang aman dan stabil, serta mampu mengolah stres sehingga anak punya ketahanan sosial-emosional.

Nah, itu dia Moms manfaat bermain untuk anak dan langkah apa yang Moms bisa lakukan untuk mendukung waktu bermainnya agar lebih menyenangkan.

Terakhir, Saskhya Aulia Prima menjelaskan bahwa bermain merupakan kebutuhan utama anak dan bukan kebutuhan sampingan.

Maka, jangan lupa untuk para orang tua bahwa bermain adalah hak anak. Selain itu sediakan waktu untuk bisa bermain dengan anak-anak sebab mereka membutuhkan orang tua.

Semoga bermanfaat, ya Moms!

  • https://publications.aap.org/pediatrics/article/119/1/182/70699/The-Importance-of-Play-in-Promoting-Healthy-Child?autologincheck=redirected
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/8793038/
  • https://www.healthychildren.org/English/family-life/power-of-play/Pages/the-power-of-play-how-fun-and-games-help-children-thrive.aspx
  • https://www.parentingforbrain.com/benefits-play-learning-activities-early-childhood/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.