26 Oktober 2018

Mata Besar Indah Anak Ini Ternyata Disebabkan Penyakit Langka

Meski terlihat indah dan besar, hal ini rupanya dikarenakan penyakit langka yang di derita

Kebanyakan orang termasuk Moms juga mungkin sepintas akan memuji mata besar nan indah yang dimiliki Mehlani Martinez. Meski terlihat mengagumkan, tak banyak yang tahu bahwa ternyata mata anak berusia 2 tahun ini disebabkan oleh penyakit langka.

Mehlani memiliki sindrom Axenfeld-Rieger yaitu sebuah kondisi langka yang mempengaruhi perkembangan mata. Sang ibu, Karina Martinez mengatakan bahwa Mehlani didiagnosis ketika dia baru berusia satu minggu. "Saya belum pernah mendengar penyakit itu sebelumnya sampai itu menimpa bayi kami," kata Karina.

Baca Juga: Dampak Buruk Terlalu Lama Lihat Gadget Pada Mata Anak

Kondisi Mata Langka

anak mata besar2
Foto: anak mata besar2

Sindrom Axenfeld-Rieger mempengaruhi kornea dan iris, sehingga mata memiliki penampilan yang berbeda dari kebanyakan orang lain. Iris, yang merupakan bagian berwarna dari mata, dapat tampak kecil atau cacat.

Lubang ekstra pada iris dapat terjadi yang membuatnya tampak seperti ada lebih dari satu pupil, atau pupil mungkin berada di luar.

Kebanyakan dari mereka yang menderita sindrom ini juga memiliki glaukoma, yang merupakan tekanan internal di dalam mata yang dapat merusak saraf optik jika tidak diobati.

Hal ini dapat membuat mata anak terlihat lebih besar daripada anak-anak lain, dan seiring waktu, pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan meskipun operasi dapat membantu mencegah hal ini.

Mehlani memiliki glaukoma, meskipun sejauh ini visinya baik-baik saja. Karina mengatakan mereka belum tahu apa yang akan di masa depannya, tetapi dia harus mengenakan kacamata hitam di luar karena glaukoma juga bisa membuat mata sensitif terhadap cahaya.

Baca Juga: Sedih, Masih Kecil Anak Ini Sudah Mengidap Kanker Payudara

Khawatir Anak Akan Diejek

anak mata besar1
Foto: anak mata besar1

Tak hanya sekadar kondisi kesehatan sang putri saja yang menjadi kekhawatiran. Sejumlah tanggapan di media sosial membuatnya was-was.

Belum lagi membayangkan ketika Mehlani akan masuk sekolah nanti, ia khawatir akan perlakukan dari teman-temannya. Sebagai ibu, Karina tentu takut sang anak akan menerima ejekan yang mengecilkan hatinya.

"Pada saat ini saya pikir dia terlalu muda untuk mengerti, jadi dia tidak tahu apa-apa. Dia tidak tahu ada yang salah dengan matanya," ujarnya.

Meski demikian, saat ini banyak yang menguatkan Karina, di akun Twitter-nya banyak respon dari para orang tua yang juga memiliki anak-anak dengan sindrom yang sama.

"Orang-orang sangat baik dan memberitahu saya jika ada pertanyaan yang bisa saya tanyakan kepada mereka," katanya.

Karina ingin Mehlani tahu dia akan selalu dicintai, ia juga selalu mengatakan bahwa Tuhan membuatnya seperti itu karena suatu alasan. Setiap orang memiliki sesuatu yang membuat mereka berbeda.

Bagi Moms yang mungkin mengalami hal yang sama, cobalah bertukar pikiran dan mencari para orang tua dengan kondisi yang sama untuk saling memberi dukungan satu sama lain.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.