08 November 2018

Mengapa Anak Menyimpan Rahasia? Ternyata Ini Alasannya!

Menyimpan rahasia dari orangtua dianggap sebagai cara anak untuk menemukan identitas


Seiring dengan usia anak yang semakin beranjak remaja, akan banyak sekali hal yang mungkin membuat Moms terkejut. Salah satunya adalah perubahan pada psikologinya, seperti mulai menyimpan rahasia.

Hal ini merupakan hal yang wajar dan umum terjadi, namun mengapa kiranya anak menyimpan rahasia? Moms mungkin akan bertanya-tanya, apakah mungkin dia tak lagi percaya pada Moms bukan?

Simak ulasan berikut agar Moms semakin mengerti alasan anak menyimpan rahasia dari orang tua dan cara menanganinya:

Baca Juga : Sudah Benarkah Cara Mama 'Mendengarkan Anak' Selama Ini?

Mengapa Anak Menyimpan Rahasia?

shutterstock 1040271223
Foto: shutterstock 1040271223

Salah satu perubahan yang terjadi pada anak-anak adalah ketika dia mulai belajar membedakan rahasia sesuai dengan manfaat dan konsekuensinya.

Pada masa awal remaja, dia sangat sadar bahwa kerahasiaan memungkinkan dia untuk menciptakan identitas dia sendiri sehingga dia merasa harus menjaga informasi spesifik dari orang tua dia.

Dengan demikian, konsep kerahasiaan di antara orang tua dan anak dapat menjadi kontroversi tergantung pada isi rahasia, individu atau kelompok yang menjaga rahasia, dan motivasi yang mendasari kerahasiaan tersebut.

Sebenarnya, anak tidak perlu harus memberitahukan setiap masalah kepada orang tua, karena ada kalanya menyimpan rahasia bisa menjadi pilihan yang tepat.

Setiap remaja membutuhkan privasi dan ruang untuk diri dia sendiri. Bukan tugas orang tua untuk mengawasi setiap gerakan, pikiran, atau perilaku yang dia lakukan kecuali hal tersebut merusak diri dia.

Moms harus mulai berani memberi dia kebebasan karena itu adalah hal yang dia dambakan. Berilah kepercayaan untuk anak memiliki rahasianya sendiri. 

Baca Juga : 6 Penyebab Anak Suka Marah, Salah Satunya karena Perilaku Orang Tua Juga

Menjadi Teman yang Baik

shutterstock 557866771
Foto: shutterstock 557866771

Ketika Moms sudah mulai menemukan bahwa semakin banyak rahasia yang dia tutupi, jangan semakin memaksa dia untuk berbagi dengan Moms.

Tempatkanlah diri sebagai sosok yang tak akan pernah menghakimi anak, buatlah dia menganggap bahwa Moms adalah temannya yang dapat selalu mendukung.

Cara seperti ini akan membuat anak selalu mampu bersifat terbuka pada Moms, karena dia percaya bahwa tak akan ada penilaian buruk terhadap dia.

Ketika pada waktunya Moms menemukan sesuatu yang sudah dirasa salah, maka jangan langsung menghakiminya.

Berilah anak teguran di waktu yang tepat, berikan pula dia solusi agar dia mampu berpikir secara luas atas kesalahan yang dia lakukan.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.