13 Februari 2019

Mengenal Arsenic Hour, Momen Bayi Menangis Tanpa Sebab di Malam Hari

Tidak ada penyebab pasti dari arsenic hour

Pernahkan Si Kecil menangis secara tiba-tiba menjelang sore atau tengah malam? Bisa jadi Si Kecil mengalami arsenic hour. Ketika hal itu terjadi, Moms biasanya sangat sulit untuk menenangkan bayi. Beberapa bayi bahkan menangis tanpa henti sepanjang malam.

Apa Penyebab Arsenic Hour?

bayi arsenic hour
Foto: bayi arsenic hour

Foto: Pixabay.com

Sayangnya, tidak ada penyebab pasti dari arsenic hour. Dikutip dari Momstrick.com, kolik, masalah pada perut atau usus akibat kelebihan gas, sering kali dianggap sebagai penyebab utamanya. Namun, selain kolik ada beberapa kondisi lain yang juga diduga sebagai penyebabnya, yaitu:

1. Terlalu Lelah

Bayi terkadang mengalami kesulitan mengembangkan pola tidur yang baik dan seiring waktu, ‘utang’ waktu tidur yang menumpuk membuat mereka merasa sangat kelelahan.

Rasa lelah yang berlebihan inilah yang diduga membuat bayi tidak nyaman dan menangis tanpa henti, sementara pada waktu tersebut mereka masih kesulitan untuk tidur.

2. Overstimulasi

Bayi dapat dengan mudah menjadi terlalu bersemangat karena semua aktivitas dan suara di sekitar mereka. Bahkan mereka akan menjadi lebih agresif saat siang hari.

Sementara bayi tidak dapat melakukan semua aktivitas karena salah satu dampaknya adalah membuat mereka rewel atau sering mengalami arsenic hour.

3. Masalah pada Perut atau Pencernaan

Gas dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan ketidaknyamanan itu dapat menyebabkan ratapan yang diungkapkan melalui tangisan oleh Si Kecil. Jika Moms menyusui, makanan yang Moms konsumsi dapat berkontribusi sebagai penyebab masalah perut atau pencernaan pada Si Kecil.

Baca Juga: Bayi Sering Menangis? Redakan dengan Teknik 5S

Bagaimana Cara Mengatasi Arsenic Hour?

shutterstock 431658898
Foto: shutterstock 431658898

foto: Parents.com

Bagaimanapun juga arsenic hour memang sering terjadi pada bayi. Tidak ada cara pasti yang dapat digunakan untuk menghindarinya, tidak peduli seberapa kerasnya Moms mencoba.

Dalam situasi ini, Moms bahkan harus terjaga selama berjam-jam bersama Si Kecil yang masih terus rewel. Itu tentunya bukanlah hal yang mudah, tetapi jika Moms siap, itu akan sedikit membantu.

Dikutip dari Todaysparent.com, ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan selama menghadapi arsenic hour yang dialami Si Kecil. Apa saja? Yuk kita lihat di bawah ini!

1. Atasi Penyebab yang Moms Curigai dan Ulangi

Apakah Moms menduga Si Kecil menangis karena lapar? Bosan? Basah? Overstimulasi? Cobalah untuk menyusuinya, mengganti popoknya, atau mengajaknya bermain. Moms mungkin akan menemukan solusi untuk menenangkan Si Kecil selama arsenic hour.

2. Ubah Suasana Lingkungan atau Pemandangan untuk Si Kecil

Distraksi terkadang dapat menjadi trik jitu. Taruh Si Kecil di kereta dorong dan keluarlah untuk berjalan-jalan sebentar, atau mandikan menggunakan air hangat. White noise mungkin dapat juga membantu menenangkan Si Kecil.

3. Fokus untuk Menidurkan Si Kecil

Jika Moms tahu bayi baru lahir tidak mendapatkan waktu tidur sebagaimana yang ia butuhkan, cobalah untuk membantunya tidur lelap untuk beristirahat. Hal ini mungkin dapat membantunya merasa lebih nyaman dan berhenti menangis.

Baca Juga: 5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Orangtua Saat Menidurkan Balita

4. Sendawakan Bayi

Jika Moms curiga gas yang menyebabkan Si Kecil mengalami arsenic hour, maka cobalah untuk rutin menyendawakan Si Kecil setiap kali setelah menyusu. Bagaimanapun gas yang menumpuk di dalam perut atau usus bayi akan membuatnya merasa tidak nyaman.

5. Jika Semua Gagal, Tetaplah di Sisi Si Kecil

Berada dekat dengan Si Kecil dapat membuatnya tetap tenang. Jika berbagai cara di atas sudah Moms lakukan tetapi tidak berhasil meredakan tangis Si Kecil, berikan Si Kecil pada anggota keluarga lain karena bayi biasanya akan menanggapi perubahan bau.


Jadi, menurut Moms apa yang menyebabkan arsenic hour pada Si Kecil? Kolik atau sesuatu yang lain? Share yuk!

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.