Tren

TREN
16 Januari 2019

Menjadi Pengangguran, Begini Cara Menjelaskannya Pada Anak

Jelaskan sesuai usia anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Bukan hal yang mudah menghadapi kenyataan bahwa kita sudah tidak lagi bekerja dan sekarang berstatus sebagai pengangguran.

Mereka yang mungkin terbiasa dengan gaya hidup yang mewah, bukan tak mungkin akan merasakan juga hidup dalam krisis.

Hal tersebut makin rumit karena kita juga harus menjelaskan dan memberi pengertian pada Si Kecil.

Jika Moms atau Dads menjadi pengangguran, begini cara menjelaskannya pada anak!

Berikan Penjelasan yang Sesuai Usia

2016 07 06 father and son

Moms tak dapat menceritakan semua hal pada Si Kecil, termasuk urusan pekerjaan.

Ketika terpaksa harus terkena perampingan atau PHK tentu tak mungkin Moms akan mengatakan dengan kata-kata tersebut bukan?

Penelitian menyarankan untuk menyesuaikan apa yang Moms katakan berdasarkan usia dan tingkat kematangan anak.

Balita dan anak-anak prasekolah hanya membutuhkan penjelasan sederhana, misalnya "Pekerjaan ibu tidak membutuhkan ibu lagi, jadi ibu akan sering berada di rumah."

Anak-anak usia dasar mungkin memerlukan detail tambahan, tetapi tetaplah jelaskan dengan simpel, "Ayah tidak punya pekerjaan lagi karena perusahaan ditutup."

Sedangkan Moms mungkin harus lebih spesifik untuk anak-anak praremaja dan anak-anak yang lebih besar.

"Perusahaan mencoba untuk menghemat uang sehingga mereka harus membiarkan beberapa orang pergi, dan ibu adalah salah satu dari mereka."

Berapa pun usia anak, beri mereka kesempatan untuk mengajukan pertanyaan.

Baca Juga: Tinggalkan 5 Kebiasaan Buruk Ini Jika Ingin Sukses

Diskusikan Dampaknya

istock 496878336

Meskipun Si Kecil peduli dengan perasaan Moms, mereka tetap ingin tahu bagaimana hal ini akan memengaruhinya.

Ketika menjelaskan dampak dari kehilangan pekerjaan, penelitian menganjurkan untuk mengatakan sesuatu seperti, "Kita semua akan perlu membuat beberapa perubahan untuk mempermudah kita selama waktu yang sulit ini."

Kemudian buat garis besar perubahan besar. Misalnya, jika Moms harus pindah atau anak harus berhenti pergi ke tempat penitipan anak, beri tahu dia.

Selain itu, Moms juga harus menyebutkan pengorbanan yang lebih kecil, seperti makan di luar lebih jarang atau menonton film keluarga di rumah daripada di bioskop.

Jelaskan Rencana ke Depan

familly teaching skills

Bukan tak mungkin mereka sulit menerima perubahan yang terjadi. Meski demikian, pastikan Si Kecil tahu Moms mencintai dan akan tetap bisa merawatnya.

Kemudian biarkan dia tahu apa rencana ke depan. "Ibu sedang mencari pekerjaan baru," lalu untuk anak-anak di sekolah dasar, katakan, "Ini waktu yang sulit tetapi kita punya uang di bank, dan ayah sedang mencari pekerjaan baru."

Dengan anak-anak usia 8 tahun ke atas, Moms dapat lebih detail, "Meskipun ini adalah waktu yang sulit dan kita harus mengurangi beberapa hal, kita masih punya uang di bank. Ayah juga punya banyak pengalaman dan sedang mencari pekerjaan baru."

Baca Juga: Wujudkan Resolusi Finansial Keluarga Muda dengan 7 Investasi Ini!

Biarkan Mereka Membantu

penn mutual here to help 3x2.563d7872

Jangan terkejut jika anak menawarkan untuk menjual beberapa mainannya untuk membantu keluarga menghasilkan uang.

Biarkan anak Moms menjadi bagian dari proses dengan cara yang tidak akan membebani dirinya.

Anak-anak juga dapat membantu dengan pengambilan keputusan.

Mintalah ide untuk membantu keluarga menghemat uang. Mengajaknya untuk menjadi bagian dari sesi brainstorming akan membantunya merasa menjadi bagian keluarga seutuhnya.

Meskipun Moms mungkin lelah, stres, atau merasa waktu akan lebih baik dihabiskan untuk mengisi lamaran kerja, tetapi tetaplah pikirkan keadaan anak juga.

Cobalah untuk tidak menghilangkan beberapa ritual sehari-hari yang akan membantu anak tetap merasa tenang.

(MDP)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait