19 Juni 2019

Moms, Mari Mengajari Balita Menghadapi Rasa Kecewa dengan 5 Cara Berikut

Bagaimana agar karakter balita bisa lebih kuat?

Tidak ada orang tua yang ingin balita kecewa, tapi itulah kenyataan hidup yang cepat atau lambat harus dihadapinya.

Sebagai orang tua, peran Moms bukanlah untuk menjauhkan balita dari rasa kecewa, tapi justru membekalinya dengan kemampuan untuk bangkit dan menghadapi rasa kecewa secara bijak.

Menghadapi rasa kecewa memang tidak mudah, apalagi bagi seorang balita.

Tapi dengan membantu balita hadapi rasa kecewa, berarti Moms membekalinya dengan berbagai karakter yang penting untuk kesuksesan hidupnya kelak, seperti:

  • Mampu mengatasi masalah.
  • Mampu berpikir kreatif.
  • Bersikap optimis.
  • Memiliki emosional yang kuat dan matang.
  • Tidak pantang menyerah.

Baca Juga : Yuk Kenalkan Balita Cara Mengenali Perasaannya

Mulai sekarang yuk Moms, ikuti cara membantu balita hadapi rasa kecewa dengan beberapa langkah berikut:

1. Ajarkan untuk Berharap Secara Wajar

Foto : Kveller.com

Berbeda dengan orang dewasa, balita belum memahami bahwa dalam kehidupan seringkali ada situasi tidak terduga diluar kendalinya, yang membuat harapannya tidak terpenuhi.

Itulah kenapa si kecil bisa tantrum dan sulit ditenangkan saat dia batal bermain di taman karena hujan atau persediaan puding favoritnya di toko sudah habis.

Dr. Tamar Chansky, penulis buku Freeing Your Child From Negative Thinking, merekomendasikan setiap orang tua untuk membantu anak memahami bahwa meski saat ini harapannya tidak terpenuhi, masih ada kesempatan lain yang akan datang di masa depan.

Sebagai contoh, Moms bisa katakan “Besok kita akan pergi bermain di taman, tapi jika turun hujan maka kita harus menundanya dan kamu mungkin akan merasa kecewa. Tapi kamu tahu kan, kalau kita selalu bisa pergi lagi di lain hari?”

Percayalah Moms, menjelaskan realitas hidup kepada balita dengan cara sederhana akan membantunya menjadi pribadi yang lebih bijak dan matang secara emosional.

Baca Juga : Gangguan Perilaku dan Emosi pada Anak, Haruskah ke Dokter?

2. Berempati

moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 2
Foto: moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 2

Foto : Popsugar.com

Moms pasti sudah tahu, kalau rasa kecewa bisa membuat balita sedih dan terkadang sakit hati. Membantu balita hadapi rasa kecewa bukan berarti si kecil tidak boleh menangis atau cemberut ya, Moms.

Menurut Richard Lerner, direktur Tufts University’s Institute for Applied Research in Youth Development, respon terbaik yang bisa Moms berikan adalah berempati dan membuka kesempatan untuk berdiskusi tentang perasaannya.

Sebagai contoh, ketika balita menangis karena kecewa Moms bisa mengatakan “Moms tahu ini pasti berat untukmu, Moms juga pasti akan merasa sedih kalau mengalaminya.”

Baca Juga : Gangguan Perilaku dan Emosi pada Anak, Haruskah ke Dokter?

3. Membantu Melihat Sisi Lain Dari Suatu Keadaan

moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 3
Foto: moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 3

Foto : Mormondom.com

Membantu balita hadapi rasa kecewa juga bisa menjadi kesempatan emas untuk menguatkan kemampuannya dalam berpikir kreatif serta melihat sisi lain dari situasi yang membuatnya kecewa.

Nah, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memberikan pertanyaan serta membuka kesempatan untuk berdiskusi.

Misalnya, “Apa kamu punya ide aktivitas seru lain yang bisa kita lakukan didalam rumah?” atau “Menurutmu, apa yang akan terjadi kalau tadi kita sedang bermain di taman lalu mendadak turun hujan besar seperti sekarang?”

Baca Juga : Dampak Buruk Memukul Bokong untuk Menghukum Anak

4. Ajarkan Cara Menenangkan Diri

Foto : Sleep.org

Penulis buku Dealing With Disappointment, Elizabeth Cary, menyarankan orang tua untuk mengajarkan balita cara untuk menenangkan diri sendiri saat merasa kecewa. Menurutnya ada 6 kategori umum yang bisa membantu balita menenangkan diri, yaitu:

  • Bisa berupa gerakan kasar seperti berlari, menari atau melompat, serta gerakan halus seperti menarik napas dengan dalam atau meniup bulu.
  • Auditori/Verbal. Berbicara dengan orang lain untuk meluapkan perasaannya atau mendengarkan musik yang meningkatkan mood.
  • Membaca buku atau bermain I Spy di luar ruangan.
  • Menggambar, membuat kue, bermain play dough.
  • Menenangkan Diri. Meminta pelukan Moms atau minum segelas air.
  • Membaca cerita lucu, menonton video lucu, atau melihat sisi lucu dari situasi yang sedang terjadi.

5. Dorong untuk Bangkit dan Terus Berjuang

moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 5
Foto: moms, begini cara membantu balita menghadapi rasa kecewa 5

Foto : Hellodoktor.com

Ada begitu banyak momen yang bisa membuat balita kecewa, seperti tidak menang dalam lomba, tidak terpilih sebagai pemeran dalam drama perpisahan preschool, maupun karena melihat dirinya belum bisa menggambar sebaik sepupunya.

Disinilah waktu yang tepat untuk berdiskusi dengan balita bahwa dia bisa menjadi lebih baik di masa depan, dengan terus semangat berlatih. Jangan lupa untuk terus mengingatkan tentang kebanggaan yang akan dirasakannya di masa depan bila dia optimis dan terus berlatih.

Dengan dukungan, komunikasi, dan contoh nyata dari Moms dan Dads, Si Kecil pasti akan tumbuh menjadi pribadi kuat yang selalu bisa menghadapi berbagai kesulitan hidup di masa depan.

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu balita menghadapi rasa kecewa?

(WA)

Sumber: parents.com

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.