Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
08 April 2022

Fungsi Obat Merah dan Cara Menggunakannya yang Tepat

Cek juga alasan medis obat merah terasa perih saat terkena luka
Fungsi Obat Merah dan Cara Menggunakannya yang Tepat

Obat merah selalu menjadi pertolongan pertama saat terkena luka.

Tak heran kalau obat ini selalu tersedia di kotak P3K bersama dengan kapas.

Obat merah merupakan salah satu jenis obat yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Selain dinamakan obat merah, jenis obat ini sering dijuluki dengan nama cairan antiseptik merah.

Ciri khas dari obat ini adalah warnanya yang oranye kemerahan dengan tekstur yang cair dan bening.

Obat merah biasanya dijual dalam kemasan botol kecil.

Bagian ujungnya terdapat lubang untuk mempermudah kita meneteskannya di bagian kulit yang terkena luka.

Baca Juga: 7 Kesalahan Perawatan Luka Anak Yang Harus Dihindari

Fungsi Obat Merah

Obat Merah

Foto: Obat Merah (www.collinsdictionary.com)

Foto: collinsdictionary.com

Obat merah memiliki fungsi sebagai obat yang bisa menghambat dan menghentikan pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan kulit.

Dengan begitu ketika terjadi luka, maka infeksi akibat virus, jamur, hingga protozoa bisa dicegah dengan baik.

Menurut jurnal penelitian Povidone Iodine in Wound Healing: A Review of Current Concepts and Practices dijelaskan fungsi dasar dari cairan antiseptik ini untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme saat kulit mengalami luka.

Namun, ternyata obat merah tidak bisa digunakan pada beberapa jenis luka pada kulit yang disebabkan oleh kondisi tertentu.

Misalkan saja luka-luka yang ada di bawah ini:

  • Luka yang disebabkan akibat gigitan binatang
  • Luka bakar di atas 50%
  • Luka yang terjadi pada mata dan area sekitarnya
  • Luka yang terbuka lebar dan dalam
  • Terdapatnya benda asing seperti kotoran yang tidak bisa dihilangkan meski sudah dibasuh dengan air bersih yang mengalir.

Jenis luka-luka yang ada di atas harus memerlukan pertolongan dari petugas medis.

Jadi, tidak bisa diobati begitu saja dengan obat merah.

Baca Juga: 7+ Obat Pengering Luka dari Bahan Alami untuk Pertolongan Pertama pada Luka RIngan, Yuk Coba!

Mengapa Luka Terasa Perih saat Ditetesi Obat Merah?

Obat Merah

Foto: Obat Merah (www.houstonchronicle.com)

Foto: houstonchronicle.com

Saat Moms meneteskan obat merah pada bagian yang luka, pasti akan ada rasa perih yang dirasakan.

Hal ini ternyata ada alasan medisnya.

Cairan antiseptik ini memiliki kandungan hidrogen peroksida, povidone iodine, dan alkohol.

Kandungan alkohol dan hidrogen peroksida ini yang memberikan rasa perih saat terkena luka.

Kedua kandungan ini merangsang respon dari saraf-saraf tubuh dan memicu rasa perih seperti terbakar selama beberapa detik.

Setelah beberapa detik tersebut, rasa perih akan menghilang dengan sendirinya.

Alkohol akan mengaktifkan VR-1 yang merupakan reseptor untuk menghasilkan sensasi terbakar saat terpapar suhu panas atau senyawa kimia tertentu seperti alkohol.

Kandungan hidrogen peroksida akan memberikan rasa perih.

Selain itu, juga berfungsi merusak sel-sel yang sudah mati dan memicu pertumbuhan sel-sel baru sehingga luka menjadi cepat sembuh.

Baca Juga: 5 Tips yang Bisa Dilakukan agar Luka Cepat Kering

Cara Menggunakan Obat Merah yang Tepat

Obat Merah

Foto: Obat Merah (www.poison.org)

Foto: poison.org

Jika ingin menggunakan obat merah sebagai pengobat luka, ada cara tepat yang bisa dilakukan karena penggunan obat ini tidak bisa sembarangan.

Moms tidak bisa langsung mengoleskannya ke bagian yang luka begitu saja.

Jika tidak digunakan dengan tepat, maka tidak bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Oleh karena itu, jika ingin menggunakannya, ikutilah langkah-langkahnya di bawah ini!

Baca Juga: 5 Rekomendasi Salep untuk Luka Bakar yang Aman

  • Bersihkan luka dengan meletakkannya di bawah air mengalir. Tujuannya untuk membersihkan kotoran yang ada di atas luka.
  • Jika luka sudah dibersihkan dengan air mengalir, biarkan luka kering terlebih dahulu sebelum diteteskan dengan obat merah. Keringkan dengan kain bersih atau tisu.
  • Teteskan beberapa tetes obat merah tepat di atas kulit yang terluka, lalu tunggu obat merah mengering dengan sendirinya.
  • Hindari meniup obat merah untuk mengeringkannya karena bisa menimbulkan bakteri dari mulut berpindah ke luka. Keringkan dengan menggunakan kipas.
  • Setelah obat merah kering, tutup luka dengan plester atau perban supaya kotoran atau bakteri tidak mudah masuk ke dalam luka. Dengan begitu, luka bisa dengan cepat sembuh.

Selalu ganti plester atau perban setelah mandi atau saat bagian yang terluka terkena air.

Saat mengganti plester atau perban, lakukan hal yang sama dari awal seperti di atas.

Hindari menimpa sisa obat merah dengan obat merah yang baru karena membuat luka menjadi lama sembuhnya.

Hal ini dikarenakan ada kemungkinan sisa obat merah yang sudah ditutup plester atau perban dan terkena air akan dimasuki bakteri.

Jadi, lebih baik membersihkan lukanya, baru kemudian memberi obat merah lagi.

Cara Lain Menyembuhkan Luka selain dengan Obat Merah

Obat Merah

Foto: Obat Merah (www.algaebarn.com)

Foto: algaebarn.com

Tidak semua luka pada kulit dapat diobati dengan obat merah.

Di bawah ini, ada beberapa cara untuk mengobati luka selain dengan menggunakan obat merah, yaitu:

  • Hentikan pendarahan pada luka dengan menekannya menggunakan tisu atau kapas bersih.
  • Cuci luka terbuka dengan menggunakan air bersih mengalir hingga benar-benar bersih dan tidak ada kotoran yang menempel pada luka.

Baca Juga: Catat 8 Cara Mengobati Luka Memar yang Dijamin Ampuh

  • Bersihkan kulit di area sekitar luka dengan menggunakan sabun. Usahakan agar sabun tidak mengenai luka.
  • Keringkan luka yang sudah dibersihkan dengan kain bersih. Hindari menggunakan kain berbahan bulu atau kain berserat agar tidak tersangkut di luka.
  • Oleskan salep antibiotik dan tunggu hingga kering.

Salep antibiotik bisa menjadi solusi selain obat merah yang bisa digunakan untuk mengobati luka.

Ada dua salep antibiotik yang paling banyak digunakan, yakni bacitracin dan neosporin.

Sekarang sudah memahami fungsi dari cairan antiseptik berwarna oranye kemerahan ini.

Semoga informasi di atas bisa berguna untuk menambah pengetahuan medis.

  • https://www.verywellhealth.com/benefits-of-iodine-4570996
  • https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/iodine-topical-route/proper-use/drg-20064375
  • https://www.webmd.com/diet/health-benefits-iodine#
  • https://www.healthline.com/health/iodine-uses
  • https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-35/iodine
  • https://hellosehat.com/hidup-sehat/pertolongan-pertama/obat-merah-untuk-luka/
  • https://www.sehatq.com/artikel/obat-merah-untuk-mengobati-luka