10 Desember 2022

Penangkal Petir: Fungsi, Jenis, dan Cara Memasangnya, Tertarik untuk Punya?

Fungsinya adalah mencegah rumah tersambar petir
Penangkal Petir: Fungsi, Jenis, dan Cara Memasangnya, Tertarik untuk Punya?

Foto: Orami Photo Stock

Penangkal petir menjadi hal yang penting untuk dimiliki saat musim hujan.

Ketika musim hujan datang, petir biasanya juga hadir bersamaan. Jadi, penangkal petir penting untuk dipasang di rumah.

Tak sedikit orang yang menyepelekan petir. Namun, petir bisa menjadi penyebab korslet listrik yang menyebabkan rumah kebakaran.

Yuk, cegah musibah dengan penangkal petir sekarang!

Baca Juga: Doa Mendengar Petir, Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Fungsi Penangkal Petir

Penangkal Petir
Foto: Penangkal Petir (Freepik.com/wirestock)

Fungsi penangkal petir adalah menyelamatkan rumah dari sambaran petir yang bisa menimbulkan musibah seperti kebakaran.

Petir sendiri bisa membawa aliran listrik yang sangat besar bahkan hingga mencapai ribuan volt.

Di tengah musim hujan, kita tak pernah tau kapan dan di mana persisnya petir menyambar permukaan bumi.

Namun, petir cenderung menyambar benda yang posisinya dekat dengan awan atau benda yang tinggi seperti pohon atau hunian bertingkat.

Sebenarnya, fungsi dari penangkal petir sendiri bukan untuk mencegah datangnya petir.

Fungsinya adalah menghalau petir agar tidak bisa menyambar berbagai macam benda atau bangunan yang berada di bawah awan.

Alat ini menyerap muatan listrik dan dialirkan ke tanah. Intinya muatan listrik negatif dari awan diserap oleh muatan listrik positif dari tanah melalui kabel konduktor.

Sehingga sambaran petir tidak langsung mengenai bangunan.

Jadi, jika Moms memiliki rumah tingkat atau pohon yang paling tinggi di antara bangunan lainnya, tak ada salahnya untuk memasang alat ini sebagai bentuk pencegahan bencana yang tak diinginkan.

Semakin tinggi tingkatan lantai sebuah bangunan, maka akan semakin tinggi pula kemungkinannya tersambar petir.

Namun bukan berarti rumah satu lantai tidak memiliki kemungkinan untuk tersambar petir, ya!

Meski hanya 1 lantai, namun jika rumah itu berada di dataran tinggi, maka potensi terkena sambaran petir pun bisa saja tinggi.

Penangkal petir sendiri digunakan sebagai media penghantar listrik dari sambaran kilat yang diteruskan ke media lain seperti tanah.

Alat ini memiliki 3 komponen utama yaitu splitzen (batang penangkal petir), grounding (media penghantar yang tertanam di tanah atau tempat pembumian) dan kawat konduktor.

Baca Juga: 10+ Tips Jemur Pakaian Saat Musim Hujan, Efektif Keringkan Baju!

Jenis Penangkal Petir

Penangkal Petir
Foto: Penangkal Petir (Freepik.com/wirestock)

Ada dua jenis penangkal petir yang bisa Moms pasang di rumah. Kira-kira mana yang paling cocok ya?

Yuk, simak di sini, Moms!

1. Penangkal Petir Konvensional

Jenis yang pertama adalah model konvensional.

Jenis ini sudah digunakan sejak zaman dulu. Perangkat atau bahannya pun bisa dikatakan cukup sederhana.

Penangkal petir jenis konvensional juga cocok dipasang di rumah atau bangunan kecil serta tower.

Untuk kisaran harganya dibanderol dengan harga Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Baca Juga: Moms, Ini Pupuk Buah yang Membantu Tanaman Cepat Berbuah

2. Penangkal Petir Elektrostatis

Selain yang konvensional, jenis lainnya bernama elektrostatis.

Penangkal petir jenis ini memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas. Jadi, cocok untuk melindungi bangunan dalam radius tertentu.

Jenis penangkal petir yang satu ini sangat cocok untuk diinstalasikan pada perkantoran, pabrik, area tambang, kebun, serta padang golf.

Jenis penangkal listrik yang satu ini memiliki fungsi yang bergantung pada ketinggiannya.

Jadi, semakin tinggi posisinya maka jangkauan perlindungannya terhadap sambaran petir pun akan semakin luas.

Penting untuk diketahui, setelah membahas mengenai tipe yang sesuai dengan fungsinya, kini saatnya membeli sesuai dengan kantong nih, Moms!

Sedangkan untuk jenis elektrostatis memiliki kisaran harga Rp8-9 juta. Harga tersebut sudah termasuk biaya pemasangan.

Kendati demikian, bila Moms memilih untuk memasangnya sendiri, harganya tentu akan lebih murah.

Baca Juga: 7 Dampak Negatif Memajang Tanaman Palsu, Hati-Hati Moms!

Cara Memasang Penangkal Petir

Petir
Foto: Petir (Orami Photo Stock)

Nah, selain memahami jenisnya, Moms juga perlu tahu nih cara memasang penangkal petir.

Pemasangan alat ini perlu dilakukan dengan aman agar fungsinya bisa bekerja sesuai dengan harapan.

Nah, jika Moms atau Dads sudah memutuskan untuk memasangnya sendiri, jangan lupa melakukan konsultasinya terlebih dahulu ya.

Ini dia cara memasang penangkal petir:

1. Persiapkan Sistem Grounding

Grounding merupakan media penghantar antara instrumen elektronik dengan media netral yaitu tanah.

Alat ini dipasang di tanah dan memiliki fungsi yang cukup penting dalam aliran penangkal listrik.

Apabila grounding tak bekerja, maka tanah tak bisa jadi media pembuangan aliran listrik.

2. Buat Jalur Kabel

Setelah grounding sudah tertanam di dalam tanah, buat jalur kabel konduktor dari tanah menuju ke pusat tiang penangkal petir.

Hindari lekukan kabel ataupun benda runcing, karena akan berakibat gagalnya penghantar petir atau loncatan muatan listrik saat petir menyerang rumah.

3. Tentukan Posisi Penangkal Petir

Selanjutnya tentukan posisi splitzen (batang penangkal petir) yang diletakan di atap dan penangkal petir di rumah siap digunakan.

Nah, itu dia Moms serba-serbi pemasangan penangkal petir yang perlu Moms ketahui. Jangan lupa konsultasi dengan ahlinya, ya!

  • https://www.pinhome.id/blog/tips-memasang-penangkal-petir-yang-aman/
  • https://www.99.co/blog/indonesia/penangkal-petir/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb