Scroll untuk melanjutkan membaca

PROGRAM HAMIL
01 Desember 2017

Perkembangan Janin Minggu Ke-5

Perkembangan embrio amat pesat di minggu ini, Mama harus pastikan asupan makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang janin, ya..
Perkembangan Janin Minggu Ke-5

PERKEMBANGAN JANIN

Embrio terus bertumbuh dan berkembang dengan pesat. Saat ini, ia belum berbentuk seperti manusia. Proses pembentukan ketiga lapisan germinal pada embrio, yaitu endoderm, mesoderm, dan, ektoderm, masih terus berlangsung.

Lapisan endoderm atau lapisan terdalam akan membentuk saluran pencernaan, usus, hati, dan paru. Lapisan tengah atau mesoderm akan membentuk jantung, alat kelamin, otot, tulang, dan ginjal.

Lapisan terluar, yaitu ektoderm akan membentuk rambut, kulit, mata, dan sistem saraf. Pada akhir minggu, embrio yang sebelumnya hanya berbentuk kumpulan sel, saat ini berbentuk tabung dengan bagian atas dan bawah yang melebar.

Di minggu ini, jantung embrio juga mulai terbagi menjadi 4 bilik.

TUBUH MOMS

Pada minggu ini, apabila Moms melakukan tes kehamilan, akan sangat besar kemungkinannya positif.

Tes ini mendeteksi adanya hCG, hormon yang meningkat pada saat kehamilan. Produksi hormon yang meningkat ini juga yang menyebabkan Moms merasa lelah, payudara mengeras, dan sering berkemih. Moms juga masih mengalami mual dan muntah (morning sickness).

Selama kehamilan, sebaiknya Moms menghindari polutan seperti merkuri (ikan yang terkontaminasi), pestisida (DDT, heptaklor, klordane), timbal (bensin, pengawet kayu, bahan bangunan cat), dan polychlorinated biphenyl atau PCB ( campuran senyawa kimia, terdapat di ikan yang terkontaminasi).

Hentikan juga penggunaan obat isotretinoin yang banyak dipakai untuk mengobati jerawat karena dapat menyebabkan kecacatan janin dan keguguran.

Pastikan juga Moms mengonsumsi makanan yang bergizi. Hindari makanan yang mengandung parasit seperti listeriosis dan toksoplasma yang dapat mengakibatkan kecacatan pada embrio.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari adalah :

  • Makanan mentah atau setengah matang karena risiko toksoplasma.
  • Ikan yang mengandung merkuri dalam kadar tinggi.
  • Kafein yang terkandung dalam kopi, teh, cokelat, cola. Asupan kafein bagi ibu hamil dibatasi 200 mg per hari. Efek yang dapat terjadi jika kelebihan kafein diantaranya insomnia (sulit tidur) dan frekuensi berkemih yang meningkat.
  • Vitamin A dalam dosis berlebih karena dapat menyebabkan kelainan bawaan.
  • Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi.
  • Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah.

Toksoplasmosis juga terdapat pada kotoran kucing. Apabila Moms memelihara kucing, sebaiknya meminta bantuan orang lain untuk membersihkan kotorannya.

Pastikan juga Moms memasak matang semua makanan, mencuci sayur dan buah sampai bersih, menghindari kotoran kucing, dan memakai sarung tangan apabila bersentuhan dengan tanah.

TIPS: KONSULTASI KANDUNGAN

Pilihlah dokter kandungan atau bidan dan buatlah janji untuk konsultasi. Moms bisa meminta rekomendasi dari teman atau kerabat lain yang telah berpengalaman untuk memilih dokter kandungan yang sesuai.

Sebagai persiapan, ingat-ingat hari pertama periode haid terakhir (agar dokter bisa menentukan due date Moms) dan buatlah list pertanyaan yang ingin Moms tanyakan kepadanya. Ketahui juga riwayat penyakit di keluarga Moms dan suami, karena biasanya dokter akan menanyakannya.

Umumnya, Moms akan diminta untuk kembali konsultasi setiap 4 minggu selama 7 bulan pertama, kemudian setiap 2 minggu pada bulan ke-8, lalu setiap minggu pada bulan ke-9.

Apabila terdapat masalah, kemungkinan Moms akan dijadwalkan lebih sering lagi berkunjung. Pemeriksaan USG dapat dilakukan minggu ini untuk mendeteksi gerakan janin dan anggota tubuh janin.

Kelainan seperti blighted ovum atau kehamilan di luar kandungan dapat diketahui dengan pemeriksaan USG.

Narasumber: dr. Ariefandy Pambudi, SpOG (RSIA Kendangsari MERR Surabaya)