07 Oktober 2023

19 Pertanyaan saat USG, Bukan Cuma Jenis Kelamin Bayi!

Saat pemeriksaan kehamilan, Moms perlu tahu kondisi ibu dan janin secara menyeluruh

Tahukah Moms apa saja pertanyaan saat USG yang perlu dilontarkan ke dokter?

Nyatanya, USG (ultrasonografi) menjadi salah satu bagian yang penting dari kehamilan.

Pemeriksaan kehamilan ini bisa menjadi gambaran untuk Moms tentang pertumbuhan janin dalam perut.

USG bisa menjadi momen yang emosional untuk Moms, karena bisa melihat bahkan memotret Si Kecil dalam perut.

Moms bahkan bisa memajang foto Si Kecil yang mungkin masih seukuran kacang, sebagai pengingat ada janin yang harus dijaga selama beberapa bulan ke depan.

Namun, yang paling penting saat USG adalah memastikan kondisi Si Kecil yang bertumbuh di dalam kandungan.

Saat tiba waktunya USG, Moms bisa memastikan untuk melakukan beberapa hal terkait kondisi kandungan, termasuk:

  • Pengukuran bayi
  • Organ dalam bayi
  • Keutuhan kondisi fisik bayi

Untuk memastikan kesehatan Si Kecil saat masih dalam kandungan, Moms perlu melontarkan banyak pertanyaan saat USG.

Baca Juga: Tips Aman Ibu Hamil Melakukan USG

Apa Saja yang Perlu Ditanyakan saat Pemeriksaan USG Kehamilan?

Ibu Hamil Tes USG
Foto: Ibu Hamil Tes USG (Fetalhealthfoundation.org)

Ada beberapa hal penting yang bisa Moms ketahui lewat pertanyaan saat USG.

Selain pertanyaan tentang jenis kelamin, berikut adalah beberapa hal yang bisa Moms tanyakan kepada dokter saat pemeriksaan USG:

1. Ukuran Bayi

Bagian yang sangat penting dari USG kebidanan adalah untuk memeriksa pertumbuhan bayi dan memastikan mereka berada di 'jalur' yang tepat untuk tahap kehamilan.

Jika ukuran bayi lebih kecil dari yang seharusnya, ini bisa menjadi indikator kondisi tertentu yang perlu segera ditangani dengan bantuan dokter kandungan.

Teknisi ultrasound harus mengukur seluruh tubuh bayi, termasuk tungkai, lingkar kepala, dan sebagainya.

Jadi, tidak ada salahnya apabila Moms melontarkan pertanyaan saat USG terkait ukuran janin di dalam kandungan!

2. Kelengkapan Anggota Tubuh

Begitu kandungan mencapai usia 20 minggu, pemeriksaan USG biasanya dapat membantu mengetahui lengan dan kaki bayi.

Pada usia kehamilan tersebut, pemeriksaan USG juga bisa membantu menghitung jumlah jari tangan dan kaki Si Kecil di dalam kandungan.

Jika ada yang tidak lengkap, itu bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kondisi janin.

Namun, kondisi jari tangan dan kaki janin yang tidak lengkap juga bisa menandakan kondisi lain yang tidak berkaitan dengan kesehatan janin.

Intinya, apabila ada hal yang perlu dikhawatirkan, dokter kandungan dapat dengan mudah mengetahuinya dan memandu Moms melewatinya.

3. Organ Dalam Bayi

Kondisi dalam tubuh bayi, termasuk otak, ginjal, jantung, paru-paru, dan perutnya dapat diperiksa.

Kelainan pada pembentukan organ vital bayi juga bisa menjadi indikator berbagai kelainan lahir, jadi penting untuk dipantau.

4. Tulang Belakang Bayi

Pertanyaan saat USG yang bisa Moms lontarkan adalah tentang kondisi tulang belakang bayi.

Tenaga kesehatan yang melakukan USG harus memeriksa pembentukan tulang belakang bayi selama pemeriksaan.

Anomali pada tulang belakang bisa menjadi indikator spina bifida, lho!

5. Kondisi Plasenta dan Serviks

Tak melulu seputar bayi dalam perut, pertanyaan saat USG juga bisa terkait dengan kondisi plasenta dan serviks pada tubuh Moms.

Kedua hal tersebut memberikan wawasan penting bagi dokter kandungan tentang perkembangan kehamilan.

Dengan begitu, apabila kedua organ tersebut bermasalah, dokter bisa segera melakukan tindakan yang tepat.

Baca Juga: Mengenal Pemeriksaan Leopold, Alternatif Pemeriksaan Janin Tanpa USG

Setiap bayi dalam kandungan memang diharapkan lahir dengan normal dan sehat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb