Trimester 1

3 Maret 2021

Segala Hal yang Perlu Moms Ketahui Tentang USG 4D

Moms, berikut ini penjelasan tentang USG 4D yang perlu dipahami.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Amelia Puteri

Dulu, USG hanya berbentuk 2D dan berwarna hitam putih. Nah, sekarang sudah ada teknologi USG 4D yang tentunya semakin mengikuti perkembangan zaman.

Ultrasonografi atau yang biasa dikenal dengan USG adalah prosedur untuk menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memindai perut dan rongga panggul wanita, serta membuat gambar (sonogram) bayi di dalam kandungan.

Pemeriksaan USG sangat membantu Moms untuk melihat perkembangan janin, apakah sehat dan normal atau mengalami suatu gangguan.

USG umum digunakan dalam dunia medis terutama yang berkaitan dengan diagnosis penyakit tertentu. Namun, USG paling banyak digunakan untuk melihat tumbuh kembang janin dalam rahim pada wanita hamil.

Untuk itu, ibu hamil sangat penting melakukan pemeriksaan USG. Dilansir dari March of Dimes, kebanyakan wanita melakukan USG pada trimester kedua pada usia kehamilan 18 sampai 20 minggu.

Namun, beberapa wanita juga mendapatkan USG pada trimester pertama sebelum 14 minggu kehamilan. Perkembangan teknologi USG juga mengalami banyak kemajuan.

Apa yang menjadi kelebihan dari USG versi 4D untuk memeriksa kandungan Moms selama kehamilan? Selain itu, bagaimana cara melihat hasil USG 4D dan kisaran biaya yang harus dikeluarkan? Ini ulasannya.

Baca Juga: Seberapa Perlu USG 4 Dimensi untuk Ibu Hamil?

Apa Manfaat dari USG 4D?

Manfaat dari USG 4D.jpg

Foto: probomedical.com

Saat menanti kelahiran sang buah hati, tentunya akan membuat rasa penasaran orang tuanya. Bisa dibilang, teknologi pemeriksaan USG 4D ini memiliki banyak kelebihan yang membuat akan menjawab rasa penasaran orang tua.

USG 4D sangat aman dilakukan selama masa kehamilan dan justru dianjurkan.

Selain itu, gambar yang terdapat dalam USG versi 4D dapat membantu dokter menemukan masalah pada bayi dan memudahkan mereka untuk menjelaskannya kepada Moms.

USG 4D memang masih cukup baru diperkenalkan dalam praktik medis. Namun, dapat dipahami bahwa USG 4D melengkapi pemeriksaan 2D dan 3D dengan memperoleh gambar secara real time yang berbentuk video.

USG 4D juga memungkinkan visualisasi gerakan embrio dua minggu lebih awal dari USG 2D. Nah, dibandingkan dengan USG 2D, USG versi 4D menawarkan manfaat lebih nyata untuk penilaian kondisi prenatal janin.

Dilansir dari Maedica Journal of Clinical Medicine, manfaat terbesar dari USG 4D dapat berupa penilaian wajah janin secara real time. Selain itu, simak beberapa manfaat dari USG 4D lainnya, yaitu:

  • Gambar yang ditampilkan sangat jelas, sehingga apabila terjadi kelainan pada janin akan langsung terlihat.
  • USG 4D akan diperlihatkan dalam bentuk video, sehingga dapat melihat aktivitas janin secara lebih jelas.
  • Moms dan Dads dapat melihat bayi di dalam kandungan sedang meringis, bernapas, menelan, mengedipkan mata, dan menunjukkan arah anggota tubuh.
  • Dapat melihat denyut jantung bayi, serta melihat kelainan pada janin dengan lebih detail, misalnya bibir sumbing atau kelainan pada pembuluh darah.
  • Melihat apakah ada terjadi cacat lahir, seperti spina bifida atau cacat jantung. Cacat lahir adalah kondisi kesehatan yang dialami bayi saat lahir. Cacat lahir mengubah bentuk atau fungsi satu atau lebih bagian tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah secara keseluruhan, dan bagaimana tubuh bekerja.
  • Pemeriksaan USG 4D pada trimester ketiga dapat dilakukan untuk memberikan informasi mengenai perkembangan janin, serta dapat mengetahui kesejahteraan janin sebelum persalinan.
  • USG 4D merangsang studi multisentrik pada janin dan bahkan perilaku embrio dengan pencitraan yang lebih meyakinkan daripada USG 2D atau 3D. Selain itu, menurut jurnal yang sama, spektrum besar masalah neurologis, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), skizofrenia, epilepsi, atau autisme bisa disebabkan oleh sebagian dari masalah perkembangan saraf prenatal.

Dalam waktu yang relatif singkat, ada banyak hal dan aspek-aspek penting yang bisa Moms perhatikan dari USG 4D. Pemeriksaan dengan USG 4D ini akan menjadi pengalaman yang menakjubkan bagi orang tua baru.

Jadi, ada baiknya Moms mendeteksi adanya masalah perkembangan saraf sejak masih dalam kandungan.

Baca Juga: Berapa Kali USG Sebaiknya Dilakukan Selama Hamil?

Bagaimana USG 4D Dilakukan?

Bagaimana USG 4D Dilakukan?.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum melakukan USG versi 4D, Moms harus memastikan bahwa kandung kemih terasa penuh. Hal ini sangat penting, maka dari itu kosongkan kandung kemih setidaknya 90 menit sebelum melakukan pemeriksaan USG.

Lalu, konsumsi 1 gelas air, susu, kopi, atau lainnya sekitar 60 menit sebelum melakukan pemeriksaan. Moms tetap boleh makan dengan normal sebelum melakukan USG 4D.

Proses pemeriksaan USG 4D sama dengan jenis USG yang lainnya. Untuk USG bagian perut, Moms akan berbaring dan dokter akan mengoleskan gel tertentu pada bagian perut.

Nah, tujuannya untuk membantu membawa gelombang suara. Kemudian, nantinya akan ada gambar yang ditampilkan pada layar untuk melihat perkembangan bayi.

Moms bisa mendapatkan foto atau salinan dari hasil USG untuk dibawa pulang. Jika terjadi suatu keanehan pada bayi, dokter juga akan segera memberitahu.

Umumnya, tidak ada perbedaan yang terlalu banyak antara cara membaca hasil USG 2D, 3D, dan 4D. Namun, hal yang paling membedakan ketiganya adalah kejelasan gambar janin yang terlihat pada alat USG.

Baca Juga: Mengapa Harus Melakukan USG Kehamilan? Ini Waktu Tepat untuk Melakukannya!

Apa yang Didapatkan dari Hasil USG 4D?

Apa yang Didapatkan dari Hasil USG 4D?.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Check up kehamilan sangat penting dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi secara keseluruhan baik kondisi rahim, janin, dan kesehatan Moms.

Selain dapat melihat perkembangan bayi dalam kandungan secara real time, ada beberapa hal penting yang bisa Moms dapatkan dari hasil USG 4D.

Dilansir dari laman American Pregnancy Association, hal ini bisa dilihat dari trimester kehamilan, yaitu:

Trimester Pertama:

  • Konfirmasi apakah kehamilan sehat atau tidak.
  • Mendengar detak jantung bayi.
  • Mengukur panjang ubun-ubun atau usia kehamilan.
  • Konfirmasi apakah terjadi kehamilan ektopik atau tidak.

Trimester Kedua:

  • Memeriksa usia kehamilan secara pasti.
  • Memeriksa apakah ada karakteristik potensial sindrom Down pada minggu 13-14.
  • Mengidentifikasi jenis kelamin bayi pada minggu 18-20. Beberapa faktor seperti tahapan kehamilan dan posisi janin akan memengaruhi akurasi prediksi jenis kelamin.
  • Memeriksa apakah ada kelainan bawaan atau kondisi yang tidak normal pada janin pada minggu 18-20.
  • Konfirmasi kehamilan kembar atau tidak.
  • Mengidentifikasi kadar cairan ketuban yang berlebihan atau berkurang.
  • Mengevaluasi kesehatan janin secara keseluruhan.

Trimester Ketiga:

  • Mengidentifikasi lokasi plasenta.
  • Memeriksa apakah ada potensial kematian intrauterine. Intrauterine fetal death (IUFD) adalah kondisi kematian janin sebelum dilahirkan atau kematian janin ketika proses persalinan.
  • Mengamati gerakan-gerakan janin.
  • Mengidentifiasi apakah ada kelainan rahim dan panggul pada ibu hamil.

Baca Juga: Tips Aman Ibu Hamil Melakukan USG

Berapa Biaya untuk Melakukan USG 4D?

Berapa Biaya untuk Melakukan USG 4D?.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, USG 4D menjadi cara yang tepat untuk Moms dapat memeriksa perkembangan bayi di dalam kandungan bahkan dalam real time.

Tentu saja, hal ini akan sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan Moms dan Dads untuk melakukan USG 4D.

Berbeda dengan USG 2D atau 3D, melakukan pemeriksaan USG versi 4D mengeluarkan biaya yang lebih mahal.

Rata-rata pemeriksaan USG 4D di Indonesia dikenakan kisaran biaya antara Rp400.000 hingga Rp800.000. Namun, ada juga biaya pemeriksaan USG 4D yang mencapai Rp1.000.000 ke atas.

Perbedaan biaya-biaya tersebut disesuaikan dengan lokasi rumah sakit yang dituju, fasilitas rumah sakit, dokter kandungan yang menangani, dan banyak hal lainnya. Bisa juga ditambahkan biaya tambahan untuk cetak hasil USG 4D.

Baca Juga: Kenali 4 Macam Jenis USG Kehamilan, Dari Manfaat Hingga Harga!

Jadi, sebenarnya tergantung pada kesanggupan Moms dan Dads masing-masing.

Melakukan USG 4D, 3D, atau 2D pada intinya memiliki manfaat yang sama, yaitu memantau perkembangan janin. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan akurat, Moms dapat memilih pemeriksaan USG 4D.

Itulah beberapa hal penting tentang USG 4D yang harus Moms pahami. Perkembangan janin harus selalu dipantau, jadi pastikan lakukan pemeriksaan yang tepat, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait