13 June 2023

17 Obat Batuk untuk Ibu Hamil dari yang Alami Sampai Medis!

Jika Moms sakit batuk saat hamil, coba obati dengan cara ini

Batuk bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Jangan khawatir, ada obat batuk untuk ibu hamil yang aman dikonsumsi, lho.

Menurut American Pregnancy Association, penyakit ini tidak terlalu berbahaya untuk janin yang dikandung, meskipun Moms mungkin akan merasa lelah dan lemas.

Namun, flu pada ibu hamil akan membahayakan kesehatan janin apabila tidak segera ditangani secara serius.

Risiko paling utama adalah terjadinya skizofrenia pada anak yang akan dilahirkan, terutama bila influenza menyerang ibu hamil selama trimester pertama kehamilan.

Risiko lainnya adalah autisme, prematuritas, dan gangguan bipolar pada bayi.

Apabila ibu hamil menderita flu dalam kurun waktu yang lama, maka bisa menyebabkan nyeri pada tenggorokan dan perut.

Hal ini yang merangsang kontraksi sehingga memicu kelahiran prematur.

Menurut dokter, ada banyak obat batuk yang aman untuk ibu hamil di pasaran, tetapi sebetulnya tidak ada obat yang 100% aman.

Ada obat-obat tertentu yang justru akan memberikan efek samping kurang baik bagi janin.

Karena itu, Moms juga perlu mengetahui obat batuk untuk ibu hamil yang aman, ya.

Ini karena agar Moms dapat mengonsumsinya tanpa rasa khawatir akan efek sampingnya. Mari simak ulasannya!

Baca Juga: 9 Posisi Tidur Bayi saat Pilek dan Batuk, Yuk Coba!

Obat Batuk untuk Ibu Hamil Secara Alami

Ibu Hamil Batuk
Foto: Ibu Hamil Batuk (Orami Photo Stock)

Ibu hamil batuk tidak perlu buru-buru mengonsumsi obat flu yang beredar di pasaran.

Ada banyak obat batuk yang aman, serta alami dan efektif untuk meredakan batuk saat hamil.

Moms bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah.

Berikut adalah daftar obat batuk untuk ibu hamil secara alami:

1. Bawang Putih

Bagian dari keluarga bawang-bawangan, bawang putih adalah penangkal alami terhadap flu terutama batuk selama hamil.

Bahkan dalam sebuah penelitian, konsumsi suplemen bawang putih setiap hari mengurangi peluang terkena flu lebih dari 60%.

Bagi mereka yang sakit, bawang putih membantu pulih lebih cepat.

Selama kehamilan, sebaiknya konsumsi satu siung bawang putih mentah setiap kali makan.

Jika batuk semakin parah, konsumsi satu siung bawang putih setiap 2–3 jam.

Bagi Moms yang kurang suka baunya yang menyengat, bisa diakali mengolesi bawang putih dengan madu.

Mengapa madu? Sebab madu bersifat antibakteri, antimikroba, dan antiseptik, yang tentu sangat membantu mempercepat pemulihan batuk saat hamil.

Baca Juga: Obat Mual saat Hamil untuk Moms yang Mengalami Morning Sickness, Catat!

2. Bawang Merah

Selain bawang putih, keluarga bawang-bawangan lain yang mampu menangkal flu secara alami adalah bawang merah.

Bawang merah mentah memiliki phytochemical yang membantu menjaga saluran pernapasan terbuka.

Tambahkan irisan bawang merah setiap kali makan atau Moms bisa membuat jus bawang merah dicampur dengan madu.

3. Cuka Apel (Apple Cider Vinegar)

Cuka apel membantu tubuh dalam keadaan alkalin, di mana sebagian besar penyakit tidak dapat berkembang dalam lingkungan alkalin tersebut.

Cuka apel juga mengandung bakteri baik yang membantu melawan infeksi.

Campur 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam air atau teh dan minum tiga kali sehari. Cara lainnya adalah kumur cuka apel untuk meredakan sakit tenggorokan.

4. Lemon dan Jeruk Nipis

Jeruk Nipis
Foto: Jeruk Nipis (Freepik.com/racool-studio)

Lemon dan jeruk nipis sangat kaya akan vitamin C, bersifat antibakteri dan juga membantu tubuh dalam keadaan basa.

Telah lama diakui bahwa lemon dan jeruk nipis sangat berkhasiat, terutama sebagai obat batuk untuk ibu hamil.

Selain sangat alami dan efektif, lemon dan jeruk nipis adalah obat batuk yang aman untuk ibu hamil.

Meskipun demikian, ibu hamil tetap harus mengikuti aturan pakainya agar tidak mengurangi khasiatnya.

Khususnya bagi ibu hamil yang menderita penyakit lambung, sebaiknya tetap berhati-hati mengonsumsi lemon dan jeruk nipis sesuai takaran yang tepat sehingga tidak menyerang lambung.

Ambil dua buah lemon atau jeruk nipis, peras airnya. Setelah itu tambahkan satu liter air, satu sendok makan madu dan sejumput garam. Minum sepanjang hari.

Bisa juga dengan mencampurkan air perasan jeruk nipis dengan kecap manis dan minum secara teratur setiap hari.

Cara lainnya, belah lemon menjadi dua bagian, tambahkan sejumput lada hitam dan garam, lalu peras lemon dan rasakan aroma harumnya.

Baca Juga: Sakit Perut saat Hamil? Tenang, Ini Obat Sakit Perut untuk Ibu Hamil

5. Jahe

Jahe dapat digunakan untuk meredakan radang tenggorokan dan sebagai obat batuk untuk ibu hamil.

Caranya mudah, siapkan dua ruas jahe, kupas sebelum mencucinya dengan air bersih lalu rebus dengan dua gelas air.

Setelah air mendidih dan berkurang setengahnya, minum secara teratur tiga kali sehari sampai batuk hilang.

Moms juga bisa membuat minuman teh dicampur jahe untuk membantu meredakan tenggorokan.

6. Daun Kemangi

Bukan hanya bagus untuk masakan dan berbau harum, daun kemangi memiliki sifat baik untuk meredakan batuk kering sehingga dapat menjadi obat batuk untuk ibu hamil.

Caranya sangat mudah, minum secara teratur air rebusan daun kemangi satu sendok teh saja setiap kali minum.

7. Daun Seledri

Seledri memiliki khasiat yang sama dengan daun kemangi.

Untuk penggunaan daun seledri, Moms juga bisa merebusnya, tapi kali ini ditambah dengan 1 sendok makan madu.

Sampai saat ini, air rebusan seledri terbukti efektif untuk meredakan batuk untuk ibu hamil ataupun tidak.

8. Daun Sirih

Pengobatan alternatif lain yang bisa dicoba, yaitu dengan merebus daun sirih, lalu tambahkan beberapa potong jahe.

Minum air rebusan tersebut secara teratur, hingga gatal-gatal pada tenggorokan tidak terasa lagi.

Air rebusan daun sirih itu sangat manjur meringankan batuk dan kandungan jahenya memberikan efek hangat pada tenggorokan dan mulut.

9. Garam Laut

Berkumur dengan air garam hangat dapat mengurangi rasa gatal, nyeri, dan bengkak di tenggorokan.

Caranya, masukkan satu sendok teh garam laut ke dalam satu gelas air hangat, aduk rata, gunakan untuk berkumur secara teratur.

Baca Juga: Ketahui 6 Penyebab Tulang Ekor Sakit saat Hamil

10. Kunyit dan Garam

Jika Moms tidak suka air garam, ganti dengan bubuk kunyit secukupnya dicampur dengan susu atau madu dan minum selagi hangat.

Kunyit memiliki sifat antiradang dan antibakteri yang bisa mengatasi batuk.

Jadi, Moms pun bisa memilih campuran kunyit dan garam ini sebagai obat herbal untuk mengatasi batuk saat hamil.

11. Minyak Kelapa

Minyak kelapa bersifat antivirus, antibakteri, dan antijamur.

Tambahkan minyak kelapa pada menu masakan setiap hari atau dapat diminum langsung dengan ditambahkan satu sendok makan madu.

12. Sup Ayam

Rebus kaldu tulang dalam panci, tambahkan bawang, wortel, seledri, jamur, peterseli, dan potongan ayam.

Jangan lupa garam laut untuk menambah rasa.

Sup ayam membantu meredakan demam akibat flu dan mengurangi rasa gatal pada tenggorokan.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Obat Kumur Terbaik, Ada untuk Ibu Hamil!

Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotek

Obat
Foto: Obat (Orami Photo Stock)

Setelah tahu berbagai obat batuk untuk ibu hamil yang bisa didapatkan dengan mudah di dapur, sekarang saatnya membahas obat batuk ibu hamil di apotek.

Dilansir dari The University of Texas Southwestern Medical Center, ada beberapa obat batuk yang aman dikonsumsi ibu hamil, di antaranya:

13. Dextromethorphan

Dextromethorphan adalah obat yang bisa meredakan batuk, terutama bila Moms mengalami batuk yang tanpa henti.

Jenis obat batuk untuk ibu hamil ini bisa melegakan secara cepat dan instan.

Dosis maksimal dextromethorphan bagi ibu hamil adalah 120 mg dalam waktu 24 jam,

Biasanya obat yang mengandung dextromethorphan memiliki tulisan "DM" di namanya.

14. Guaifenesin

Guaifenesin adalah obat batuk untuk ibu hamil yang umum ditemukan di pasaran. Dosis maksimalnya adalah 2.400 mg dalam 24 jam.

Obat yang satu ini adalah ekspektoran, yakni bekerja dengan meningkatkan kelembaban di saluran pernapasan dan mengencerkan lendir dari dada atau tenggorokan.

Sehingga Moms bisa mengeluarkan batuk dengan lebih mudah.

Pada dosis standar over the counter (OTC), guaifenesin umumnya dianggap dapat diterima untuk digunakan pada kehamilan.

Namun, Moms harus selalu memeriksa label dan menghindari produk guaifenesin yang mengandung alkohol atau propilen glikol karena dapat berbahaya bagi janin.

15. Dekongestan

Obat dekongestan mampu mengurangi hidung tersumbat dan tekanan sinus yang biasanya terjadi saat batuk dan flu.

Dekongestan dapat meredakan hidung tersumbat dan tenggorokan dengan mempersempit pembuluh darah yang membengkak di hidung, tenggorokan, dan sinus.

Biasanya dekongestan bisa ditemui dalam bentuk hirup atau spray. Dosis yang dianjurkan adalah maksimal 240 mg dalam 24 jam.

Ingat ya Moms bahwa konsultasi ke dokter sangat dianjurkan sebelum mengonsumsi obat apa pun selama kehamilan.

Baca Juga: 7 Penyebab Pusar Sakit saat Hamil, Biasa Terjadi di Trimester 2

16. Paracetamol

Menggunakan asetaminofen (parasetamol) dapat membantu dalam jangka pendek untuk mengurangi sakit kepala dan tubuh serta meredakan demam.

Acetaminophen dapat diminum dengan aman dua kali sehari untuk sakit tenggorokan dan sakit kepala karena pilek dan batuk.

Namun, Moms tetap perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan agar penggunaannya aman.

Hal ini karena asetaminofen tampaknya melintasi plasenta.

Tetapi tiga penelitian yang dikutip dari American Family Physician, yang melibatkan lebih dari 10.000 bayi baru lahir menunjukkan tidak ada peningkatan risiko malformasi pada bayi baru lahir.

Khususnya bagi bayi yang terpapar asetaminofen pada trimester pertama.

17. Antihistamin

Antihistamin dapat meredakan gejala batuk disertai pilek dan tenggorokan gatal pada ibu hamil yang mengalami flu.

Antihistamin minum, seperti cetirizine (Zyrtec), chlorpheniramine (Chlor-Trimeton), diphenhydramine (Benadryl), fexofenadine (Allegra), dan loratadine (Claritin) tampaknya aman.

Begitu juga dengan semprotan hidung cromolyn sodium (Nasalcrom) dan semprotan hidung steroid Rhinocort.

Tetapi tanyakan kepada dokter Moms sebelum menggunakannya agar terhindar dari risiko efek samping yang tak diinginkan.

Baca Juga: 7 Penyebab Sakit Leher saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Cara Cepat Meringankan Batuk pada Ibu Hamil

Ibu Hamil Batuk
Foto: Ibu Hamil Batuk (Orami Photo Stock)

Berikut adalah cara cepat yang bisa dilakukan apabila Moms mengalami batuk saat hamil:

1. Pantau Suhu Tubuh

Periksa suhu tubuh Moms dua kali sehari untuk memastikan apakah ada tanda-tanda demam.

2. Istirahat dan Kurangi Stres

Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan aktivitas berat terlebih lagi saat terkena flu.

Mengurangi stres juga penting saat hamil agar dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

3. Konsumsi Makanan yang Bergizi

Konsumsi makanan sehat yang bergizi seperti sayuran, buah-buahan, terutama yang banyak mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Pastikan juga setiap makanan yang dikonsumsi telah bersih dan benar-benar matang.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Ibu Hamil Minum Air
Foto: Ibu Hamil Minum Air (Freepik.com/yanalya)

Perbanyak minum air putih karena flu membuat ibu hamil rentan mengalami dehidrasi.

Ini tentu yang membutuhkan perhatian lebih besar dibanding pada wanita yang tidak hamil.

Selain air putih, Moms juga bisa mencegah dehidrasi dengan membuat sendiri limun, kaldu tulang, teh herbal, air kelapa dan minuman elektrolit khusus.

Jauhi kafein karena dapat lebih memicu dehidrasi.

5. Selalu Jaga Kebersihan

Rajin mencuci tangan dengan air bersih dan sabun untuk mencegah bakteri atau virus.

Hindari kontak dengan seseorang yang sedang menderita flu, pilek, atau batuk sehingga tidak memperparah gejala.

6. Konsumsi Obat

Konsumsi obat sesuai resep dokter. Sebaiknya menghindari antihistamin, ibuprofen, dan aspirin ketika batuk saat hamil.

Apabila batuk membandel, segera konsultasikan kepada dokter dan mintalah obat batuk yang aman untuk ibu hamil.

Untuk mengatasi hidung yang tersumbat, oleskan balsam atau minyak gosok pada dada untuk menghangatkan, dan juga sedikit di bawah hidung.

Baca Juga: 5+ Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil, Ampuh Sembuhkan Nyeri Akibat Gigi Berlubang

Dengan ulasan obat batuk untuk ibu hamil di atas, semoga Moms tidak lagi bingung saat mengalami kondisi kesehatan ini, ya.

Segera konsultasikan ke dokter bila batuk terus berlanjut dan ketika Moms ragu saat akan mengonsumsi obat tertentu.

Apa yang biasanya Moms lakukan untuk meringankan batuk dan flu ketika hamil? Bagikan pengalaman Moms di kolom komentar, ya!

  • https://americanpregnancy.org/
  • https://utswmed.org/medblog/otc-cold-medication-safe-pregnancy/
  • https://www.medicinenet.com/what_can_i_take_for_a_cough_while_pregnant/article.htm
  • https://www.uspharmacist.com/article/pregnancy-and-otc-cough-cold-and-analgesic-preparations
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/what-medicines-are-safe-during-pregnancy#allergies
  • https://utswmed.org/medblog/otc-cold-medication-safe-pregnancy/
  • https://www.midatlanticwomenscare.com/obstetrics/medicines-that-are-safe-for-pregnant-women-to-take-when-sick/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12825840/
  • https://www.webmd.com/allergies/allergy-medication-pregnant

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb