Trimester 1

21 Oktober 2021

Moms Hamil 3 Bulan? Cari Tahu Gejala hingga Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Menjelang akhir trimester pertama, inilah momen penting selama hamil 3 bulan yang bisa dioptimalkan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Karla Farhana

Moms sedang hamil 3 bulan? Ada begitu banyak perubahan pada tubuh Moms ketika memasuki trimester pertama.

Tidak cuma soal perkembangan janin dalam rahim, Moms juga pasti penasaran apa saja ciri-ciri atau gejala hamil 3 bulan, hingga nutrisi yang dibutuhkan Moms dan janin.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, yuk simak penjelasan lengkap seputar hamil 3 bulan di bawah ini, Moms!

Gejala Hamil 3 Bulan

Hamil 3 Bulan -1

Foto: Orami Photo Stock

Moms akan merasakan gejala-gejala hamil 3 bulan ini.

Meski sama seperti dua bulan sebelumnya seperti kelelahan atau sering buang air kecil (BAK), tetapi ada beberapa perbedaan yang dirasakan, yaitu:

  • Morning sickness bisa memuncak saat hamil 3 bulan.
  • Keputihan saat hamil 3 bulan berfungsi untuk mencegah infeksi masuk ke dalam rahim
  • Kram kaki karena menanggung beban lebih berat saat hamil 3 bulan
  • Nyeri punggung dan nyeri perut akibat perubahan kadar hormon dan rahim yang tumbuh meregangkan ligamen dan tendon
  • Gusi berdarah
  • Varises akibat rahim menekan pembuluh darah dan memperlambat sirkulasi darah.

Perlu Moms ketahui, adanya pembengkakan pembuluh darah di kaki akibat rahim yang menekan bisa menjadi penyebab varises.

Selain itu, berat badan yang bertambah juga bisa menambah beban yang mengarah pada munculnya varises.

Perubahan pada Tubuh

Hamil 3 Bulan -3

Foto: Orami Photo Stock

Perut Moms perlahan akan mulai terlihat saat hamil 3 bulan, karena rahim saat ini seukuran jeruk bali.

Rahim diangkat ke daerah perut dan menutupi seluruh daerah panggul. Moms pasti akan mengalami perubahan fisik dan emosional pada fase ini, seperti:

  • Payudara menjadi lunak ukurannya meningkat. Areola pun menjadi lebih gelap dan lebih besar
  • Stretch marks di perut dan payudara sebagai akibat dari peregangan kulit selama kehamilan
  • Garis gelap di perut yang membentang dari tengah perut ke tulang kemaluan
  • Gangguan tidur karena adapatasi tubuh terkait perubahan kadar hormon
  • Kurangnya libido karena fluktuasi kadar hormon dan juga perubahan penampilan fisik yang membuat kurang percaya diri
  • Berat badan bertambah sekitar 0,5-1 kg

Baca Juga:'Ini Kenaikan Berat Badan Normal saat Hamil, Wajib Tahu!

Perkembangan Janin

Hamil 3 Bulan -4

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir Baby Centre, pada awal usia hamil 3 bulan atau 13 minggu, bayi akan memiliki berat sekitar 23 g dan panjangnya sekitar 7,4 cm dari kepala hingga pantat.

Bulan ini, otot-otot wajah bayi mendapatkan latihan karena fitur mungilnya membentuk ekspresi.

Dia akan menyipit dan meringis, bahkan mungkin mengalami cegukan saat dia mempraktikkan gerakan yang diperlukan untuk bernapas.

Tubuhnya mulai ditumbuhi lapisan rambut yang halus, yang dikenal sebagai lanugo, yang akan membantu membuatnya tetap hangat.

Otak bayi juga berkembang, terutama bagian yang bertanggung jawab untuk memori dan pemecahan masalah.

Jantungnya sekarang sepenuhnya terbentuk dan berdetak sekitar 3 kali lebih cepat dari milik Moms.

Bayi tumbuh cepat dan pada minggu ke 16 akan mencapai sekitar 11,6 cm panjangnya, seukuran alpukat.

Bayi bahkan akan mulai memiliki kuku kecil. Embrio terus berkembang pesat selama bulan ketiga trimester pertama. Pada akhir bulan akan terlihat jelas seperti bayi manusia.

Tes yang Harus Dilakukan

Hamil 3 Bulan -2

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa tes yang dilakukan saat Moms hamil 3 bulan, antara lain:

  • Tes urin untuk menentukan kadar gula dan protein dalam tubuh dan untuk memeriksa adanya infeksi
  • Tes darah untuk mendeteksi golongan darah dan faktor Rh untuk memeriksa anemia
  • Tes retensi cairan untuk memeriksa apakah ada pembengkakan di lengan dan kaki
  • Tes skrining trimester pertama dengan USG, skrining untuk kelahiran dan cacat genetik, dan mendeteksi gangguan kromosom
  • Tes pemeriksaan serum ibu untuk menilai risiko melahirkan bayi dengan down syndrome, edward syndrome, atau cacat tabung saraf
  • Chorionic Villus Sampling (CVS)

Baca Juga: 7 Keluhan Ibu Hamil Trimester 1, Pernah Mengalami?

Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Hamil 3 Bulan -5

Foto: Orami Photo Stock

Nutrisi optimal sepanjang kehamilan sangat penting untuk menumbuhkan bayi yang sehat, meminimalkan komplikasi, dan juga penyembuhan yang cepat setelah kelahiran.

"Tidak pernah dalam hidup seorang perempuan nutrisi begitu penting seperti ketika dia hamil dan menyusui," kata Elizabeth Somer, MA, RD, penulis Nutrition for a Healthy Pregnancy dilansir Webmd.

Pemenuhan nutrisi yang seimbang juga dapat mengurangi kemungkinan bayi mengalami obesitas, diabetes, dan penyakit jantung di kemudian hari.

"Kami telah menemukan bahwa seorang anak tidak hanya apa yang dia makan, tetapi juga apa yang Anda makan selama kehamilan, dan mungkin apa yang ibu Anda makan," kata Randy Jirtle, PhD, seorang peneliti di bidang epigenetika.

Lantas, bagaimana memenuhi nutrisi selama trimester pertama? Orami merangkum tips-tips yang bisa Moms ikuti, yaitu:

  • Fokus pada makanan padat nutrisi
  • Fokus pada makanan mengandung asam folat untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf, termasuk spina bifida
  • Ibu hamil membutuhkan sekitar 80 gram protein selama kehamilan dari hewan pemakan rumput atau sayuran organik
  • Asupan lemak sehat yang cukup sangat penting untuk perkembangan organ dan otak bayi
  • Makan beragam buah dan sayuran akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh
  • Setidaknya 10 gelas cairan sehari untuk mengisi kembali cairan ketuban bayi
  • Hindari makanan olahan/kemasan/gula tinggi

Vitamin untuk Ibu Hamil 3 Bulan

Hamil 3 Bulan -7

Foto: Orami Photo Stock

Ada begitu banyak vitamin yang dibutuhkan ibu hamil 3 bulan. Apa saja?

1. Asam Folat

Multivitamin berfungsi lebih dari sekadar memasok asam folat yang diperlukan untuk bayi yang sedang tumbuh.

Perempuan yang di awal kehamilan yang mengonsumsi multivitamin atau vitamin prenatal secara teratur mengurangi risiko preeklamsia sebesar 45%.

Preeklampsia yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan protein dalam urin, adalah penyebab utama persalinan prematur dan kematian janin.

"Jika Anda kesulitan mengonsumsi vitamin prenatal atau mengalami efek samping yang tidak diinginkan, bicarakan dengan dokter Anda tentang pilihan lain yang aman," saran Jennifer Shu, MD, dokter anak dan rekan penulis Heading Home with Your Newborn: From Birth ke Realitas.

Multivitamin kehamilan berkualitas tinggi yang mengandung setidaknya 400 mcg asam folat untuk membantu mencegah cacat tabung saraf.

Suplemen ini paling penting pada tahap awal kehamilan karena sumsum tulang belakang dikembangkan 4 minggu setelah pembuahan.

2. Asam Folinat

Tidak semua Moms dapat mengonsumsi asam folat. Terutama Moms yang memiliki mutasi gen MTHFR.

Mutasi gen ini bertanggung jawab untuk konversi asam folat mennjadi senyawa lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dilansir dari MTHFR Support Australia, bagi Moms dengan kondisi seperti ini, bisa mengonsumsi suplemen asam folinat atau 5-MTHF sebagai gantinya.

3. Probiotik

Ada juga Lactobacillus Rhamnosus probiotik. Jika kedua orang tua memiliki riwayat eksim, kemungkinan bayinya terkena eksim adalah sekitar 60-80%.

Probiotik yang mengandung strain lactobacillus telah terbukti mengurangi kemungkinan anak terkena alergi hampir 80%.

Menurut penelitian di Cambridge University, Lactobacillus Rhamnosus dapat mengurangi kemungkinan bayi mengalami atopi, seperti:

  • Asma
  • Eksim
  • Hay fever

4. Magnesium

Magnesium juga sangat penting untuk dikonsumsi selama hamil 3 bulan.

Selain bermanfaat untuk perkembangan tulang dan gigi janin, magnesium juga dapat mencegah kontraksi prematur uterus.

Ini juga merupakan suplemen yang bagus untuk dikonsumsi selama masa kehamilan karena membantu otot untuk rileks. Selain itu manfaatnya, adalah:

  • Mengatasi sembelit
  • Membantu pertumbuhan jaringan
  • Membuat tidur nyenyak

5. Minyak Ikan atau Omega-3

Jangan lupakan minyak ikan atau omega 3, karena sangat penting untuk perkembangan neurologis dan visual pada bayi dan dalam produksi ASI.

Mengonsumsi suplemen dengan omega 3 selama kehamilan dapat meningkatkan perkembangan kognitif bayi.

Omega 3 yang terus dikonsumsi juga dapat mengurangi risiko, antara lain:

Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari pada Trimester Pertama Kehamilan, Catat!

Pantangan Ibu Hamil 3 Bulan

Hamil 3 Bulan -6

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa pantangan makanan bagi Moms yang sedang hamil 3 bulan, yaitu:

  • Daging mentah atau kurang matang
  • Ikan mentah seperti sashimi atau sushi
  • Keju lunak
  • Telur mentah
  • Mayones
  • Buah dan sayuran yang tidak dicuci
  • Makanan pedas, berlemak, dan kafein tinggi

Bukan hanya makanan, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan, seperti:

  • Hindari mengangkat benda berat dan melakukan aktivitas stres yang akan memberi tekanan pada rahim
  • Kenakan pakaian longgar dan bra yang nyaman
  • Kenakan alas kaki nyaman yang rata dan tidak menekan kaki yang mengakibatkan sakitnya punggung
  • Hindari terlalu sering terpapar produk pembersih

Nah, karena badan mulai beradaptasi saat hamil 3 bulan, Moms harus sangat memperhatikan kesehatan dan kebugaran diri, ya!

  • https://mthfrsupport.com.au/2016/10/preconception-pregnancy-and-folate/
  • https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/impact-of-maternal-supplementation-with-probiotics-during-pregnancy-on-atopic-eczema-in-childhood-a-metaanalysis/0DD5C549F687188AC97E9E1EB10AEEE9
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait