Kehamilan

12 April 2020

4 Penyebab Gusi Berdarah saat Hamil dan Cara Mengatasinya, Bumil Harus Tahu!

Perubahan hormone serta produksi air liur dapat menyebabkan gusi berdarah saat hamil loh, Moms.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Wanita hamil dapat rentan terhadap penyakit gusi karena perubahan hormon dan peningkatan aliran darah. Sehingga sangat penting bagi wanita yang hamil untuk mempraktikkan kebiasaan kebersihan mulut yang baik.

Moms, perut bukanlah satu-satunya hal yang membengkak saat hamil. Gusi juga bisa menjadi sangat lunak, bengkak, merah, sensitif, dan mudah mengalami pendarahan selama kehamilan, terutama saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi Ibu Hamil

Tak perlu panik, gusi berdarah saat hamil merupakan hal yang normal. Keadaan ini kemungkinan akan kembali seperti semula setelah melahirkan. Tapi, ada baiknya Moms untuk meningkatkan kesehatan mulut sebelum mengalami gusi berdarah saat hamil.

Penyebab Gusi Berdarah Saat Hamil

Dokter gigi mungkin memberi Moms diagnosis gingivitis kehamilan ketika mengeluh tentang gusi berdarah saat hamil.Gingivitis suatu bentuk penyakit gusi yang ringan berasal dari kata Latin untuk gusi g-gingiva. Adapun penyebab gusi berdarah saat hamil meliputi:

1. Hormon

Perubahan Hormon

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab gusi berdarah saat hamil yang pertama adalah hormon. Moms, dapat menyalahkan gusi bengkak pada hormon kehamilan (estrogen dan progesteron) yang mengalir melalui darah dan meningkatkan aliran darah ke semua selaput lendir.

2. Perubahan Menu Makan

Perubahan pola makan

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab gusi berdarah saat hamil yang selanjutnya adalah perubahan menu makan. Setelah Moms hamil, mungkin akan lebih banyak karbohidrat, permen untuk penghilang mual, dan makanan cepat saji sebagai bentuk ngidam.

Sebuah studi yang dikeluarkan oleh National Institutes of Health pada tahun 2016, hal-hal tersebut bisa menyebabkan gusi berdarah saat hamil.

Baca Juga: 5 Camilan Pengusir Diare untuk Ibu Hamil, Aman!

3. Produksi Air Liur Menurun

Ilustrasi sakit gigi

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab gusi berdarah saat hamil yang selanjutnya adalah produksi air liur menurun. Kehamilan berarti lebih banyak hormon dan bagi sebagian orang ini mungkin berarti memiliki sedikit produksi air liur.

Lebih sedikit air liur berarti karbohidrat yang Moms makan berkeliaran di permukaan gigi lebih lama sehingga berpotensi menyebbakan penumpukan plak.

Plak adalah benda lunak dan lengket yang menumpuk di gigi dan penuh bakteri sehingga menyebabkan kerusakan gigi serta gusi berdarah saat hamil.

4. Perubahan Air Liur

perubahan air liur saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab gusi berdarah saat hamil yang selanjutnya adalah perubahan air liur. Moms, tidak hanya memiliki lebih sedikit air liur tetapi air liur pun bisa menjadi lebih asam daripada wanita yang tidak hamil.

Asam tersebut dapat meningkatkan risiko erosi, dan kerusakan gigi seperti gusi berdarah saat hamil.

Baca Juga: Radang Gusi saat Hamil, Tidak Sakit tapi Berdarah?

Gejala yang Menyertai Gusi Berdarah saat Hamil

Gusi Berdarah saat Hamil, tapi Tidak Sakit. Kenapa, Ya Ada Kemungkinan Radang Gusi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain pendarahan, Moms mungkin memperhatikan gejala gusi lainnya:

  • Gusi yang bengkak dan sakit. Seiring dengan gusi berdarah, Moms mungkin memperhatikan bahwa gusi Anda bengkak, sakit, dan merah.
  • Tumor kehamilan. Ini mungkin terdengar berbahaya, tetapi ini umumnya tidak berbahaya, dan menurut penelitian dari Obstetrics and Gynaecology Research, sebanyak 0,5-5 persen wanita hamil mengalaminya. Hal ini juga disebut granuloma piogenik, pembengkakan yang tampak mentah dan merah ini paling sering terjadi di antara gigi. Kabar baiknya adalah bahwa mereka mungkin akan lenyap ketika Si Kecil telah lahir ke dunia.

Mengobati Gusi Berdarah saat Hamil

gusibengkaksaathamil

Foto: Orami Photo Stock

Sementara itu, untuk mengobati gusi berdarah saat hamil, Moms bisa mencoba hal-hal di bawah ini.

  • Kumur garam setiap hari. Moms bisa menyiapkan 1 sendok teh garam ditambahkan ke 1 cangkir air hangat.
  • Menyikat dengan pasta soda kue dan air dapat membantu menghilangkan lebih banyak plak. Berkurangnya plak berarti lebih sedikit peradangan. Baking soda juga dapat membantu menetralkan asam berbahaya pada gigi jika Moms mengalami mual di pagi hari.

Seperti banyak dari gejala-gejala yang kerap dikeluhkan, gusi berdarah saat hamil akan hilang pada saatnya. Biasanya, Moms, hanya harus menunggu hingga Si Kecil yang dalam kandungan lahir ke dunia.

Gusi berdarah saat hamil memang tidak menyenangkan akan tetapi dengan pengetahuan yang Moms peroleh hal tersebut dapat teratasi dengan mudah.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait