Program Hamil

PROGRAM HAMIL
24 Februari 2021

Menstruasi Setelah Berhubungan Intim Apakah Bisa Hamil? Simak Penjelasannya!

Banyak dari Moms sering bingung apakah menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Adeline Wahyu

Apakah Moms sedang mencoba untuk hamil atau ingin menghindari kehamilan tanpa alat kontrasepsi?

Maka pengaturan waktu dapat membuat perbedaan besar pada kehidupan Moms.

Sayangnya, sangat sedikit penelitian yang menyelidiki apakah tindakan seksual tertentu memengaruhi kemungkinan kehamilan.

Salah satu pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh para Moms adalah bagaimana bila mendapatkan menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil?

Lalu bagaimana fakta dari hubungan  kehamilan dan menstruasi?

Moms perlu menyimak penjelasan di bawah ini mengenai menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil?

Fakta Menstruasi setelah Berhubungan Intim Apakah Bisa Hamil

Menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil? Mari simak faktanya di bawah ini.

1. Kecil Kemungkinan Hamil Jika Mendapatkan Menstruasi

saat menstruasi setelah berhubungan intim.jpeg

Foto: Parents.com
Menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil? Jawabannya jelas tidak.

Akan tetapi, ada kalanya kehamilan mungkin terjadi dan ada kalanya pula kemungkinan tersebut sangat tipis.

Selama siklus 28-30 hari yang khas, ovulasi kemungkinan besar akan terjadi antara Hari 11 dan Hari 21.

Ketika ini terjadi, sel telur (ovum) hanya akan tersedia untuk pembuahan selama 12 hingga 24 jam.

Baca Juga: Menstruasi Normal dan Teratur, Kenapa Tidak Kunjung Hamil?

2. Berhubungan Intim Sebelum Masa Menstruasi, Tidak Akan Membuat Hamil

Berhubungan seks sebelum menstruasi.jpeg

Foto: Timesofindia.com

Hari-hari sebelum menstruasi akan menjadi hari paling aman' jika Moms ingin berhubungan seks tanpa risiko kehamilan.

Inilah mengapa, ketika Moms bertanya menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil? Maka jawabannya tidak.

Namun, penting untuk diingat bahwa jendela peluang ini dapat bervariasi.

Siklus yang lebih panjang biasanya memiliki hari aman yang juga lebih panjang. Sedangkan siklus yang lebih pendek akan memiliki hari aman yang lebih sedikit.

Karena itu, Moms mungkin berisiko hamil jika Moms berovulasi di kemudian hari atau salah menghitung hari-hari 'aman' Moms.

Akan tetapi di sisi lain, jika Moms mencoba untuk hamil, maka sebelum menstruasi bukanlah waktu terbaik untuk memulai.  Moms masih bisa menikmati seks.

Ketika akhirnya Moms menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil adalah kemungkinan yang hampir tidak memiliki peluang.

3. Berhubungan Seks Selama Menstruasi, Tidak Akan Hamil

Berhubungan Seks Saat menstruasi.jpeg

Foto: Time.com

Kemungkinan besar, Moms tidak akan hamil ketika berhubungan intim saat menstruasi.

Menstruasi adalah sinyal bahwa sel telur tidak dibuahi atau ditanamkan, sehingga menyebabkan penurunan kadar hormon dan pelepasan lapisan rahim.

Selama tahap ini dalam siklus Moms, peluang atarisiko kehamilan akan tetap dapat diabaikan sampai Moms berovulasi berikutnya.

Namun, itu artinya risikonya tidak hamil ketika berhubungan intim saat menstruasi itu belum tentu nol.

Jika Moms memiliki siklus yang sangat pendek, ovulasi dapat terjadi segera setelah menstruasi Moms.

Akan tetapi, mengingat bahwa sperma dapat hidup di dalam diri Moms hingga lima hari, American Pregnancy menyebutkan bahwa ada kemungkinan meski kecil bahwa berhubungan seks di akhir haid dapat menyebabkan pembuahan beberapa hari kemudian.

Meskipun sangat kecil kemungkinannya, itu masih menjadi misteri alam.

Kembali lagi harus Moms ingat, ini adalah fakta ketika berhubungan intim saat menstruasi, bukan menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil.

Baca Juga:Berhubungan Intim Saat Menstruasi, Bisakah Hamil?

4. Pendarahan Bukan Selalu Menstruasi dan Bisa Menjadi Tanda Kehamilan

Pendarahan Bisa menjadi tanda kehamilan.jpeg

Foto: flo.health
Pada saat yang sama, penting untuk diperhatikan bahwa pendrahan yang Moms alami, belum tentu merupakan darah menstruasi.

Dalam beberapa kasus, pendarahan yang terjadi mungkin pendarahan implantasi, tanda awal kehamilan.

Pendarahan implantasi terjadi enam sampai 12 hari setelah pembuahan ketika embrio menempel pada dinding rahim.

Tidak seperti menstruasi biasa, pendarahan implantasi biasanya berwarna dan mengalir lebih terang disertai kram ringan.

5. Catat Siklus Menstruasi Untuk Menghitung Peluang Hamil

Catat jadwal menstruasi.webp

Foto: today.com
Alih- alih terus bertanya bagaimananjika menstruasi setelah berhubungan itim, apakah bisa hamil atau tidak, lebih baik Moms melihat kapan waktu terbaik untuk hamil atau sebaliknya.

Meskipun Moms mungkin berasumsi bahwa Moms aman dari kehamilan dalam beberapa hari pertama setelah menstruasi, Moms sebenarnya sedang memasuki jendela kesuburan baru.

Dengan demikian, kehamilan mungkin terjadi ketika Moms berhubungan setelah masa menstruasi. Ingat, ini adalah kebalikan dari menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil.

Perlu Moms catat bahwa dalam siklus 28 hingga 30 hari, jendela kesuburan biasanya antara hari 11 dan 21.

Jika menstruasi Moms berlangsung selama lima hingga tujuh hari, maka Moms sudah berada dalam jarak pandang dari jendela siklus Moms.

Baca Juga: Siklus Menstruasi Panjang, Bagaimana Agar Bisa Cepat Hamil?

6. Setiap Orang Bisa Memiliki Kemungkinan Hamil Berbeda

Kemungkinan hamil tiap orang berbeda

Foto: sciencenews.org

Dikutip dari Medical News Today, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk hamil setelah berhubungan seks tergantung pada situasinya.

Pembuahan dapat terjadi dalam beberapa jam hingga hari dan implantasi biasanya terjadi sekitar seminggu kemudian.

Tetapi perlu Moms ketahui bahwa tidak ada satu jenis hubungan seksualpun yang menjamin kehamilan, meskipun pasangannya subur, sehat dan tidak menggunakan kontrasepsi.

7. Faktor Kesehatan dan Usia Berpengaruh Terhadap Kesempatan Hamil

Kesehatan dan umur berpengaruh pada peluang kehamilan.jpeg

Foto: stormontvail.org

Sebuah studi lama dari tahun 2000, menilai kemungkinan hamil di antara pasangan muda yang berhubungan seks tanpa kontrasepsi selama siklus menstruasi.

Para peneliti menemukan fakta bahwa para pasangan muda memiliki sekitar 1 dari 20 peluang untuk hamil ketika mereka tidak mengatur waktu hubungan seksual mereka secara sengaja dalam masa kesuburan yang optimal.

Menurut American Society for Reproductive Medicine, wanita sehat berusia 30 tahun memiliki peluang 20% ​​untuk hamil setiap bulan jika dia berhubungan seks selama masa suburnya, tepat sebelum atau selama ovulasi.

Pada usia 40 tahun, kemungkinan hamil dengan cara ini turun menjadi 5%. Sementara nilai kesuburan setiap orang sangat bervariasi dan itu menurun seiring bertambahnya usia.

8. Pembuahan Melalui Banyak Proses Hingga Berujung Kehamilan

Proses pembuahan Cukup Panjang.jpeg

Foto: Sheknows.com
Pembuahan hanya dapat terjadi jika sel telur dan sperma yang layak bertemu.

Waktu yang dibutuhkan tergantung pada apakah orang tersebut telah berovulasi dan seberapa cepat sperma mencapai sel telur.

Sperma dapat hidup di saluran reproduksi wanita selama kurang lebih 5 hari, sehingga kehamilan setelah berhubungan seks dapat berlangsung hingga 1 minggu sebelum ovulasi. Sementara itu, telur hidup selama 12-24 jam setelah ovulasi.

Ini berarti pembuahan dapat terjadi jika hubungan seksual terjadi di mana saja dari beberapa hari sebelum ovulasi hingga sekitar 1 hari setelah ovulasi.

Setelah sperma membuahi sel telur, sel telur mulai membelah dengan cepat.

Ini berjalan ke tuba falopi dan ke dalam rahim, di mana ia harus ditanamkan di dinding rahim. Dalam siklus alami yang tidak melibatkan teknologi reproduksi, sekitar setengah dari semua telur yang telah dibuahi tidak ditanam. Dalam kasus ini, pembuahan tidak menyebabkan kehamilan.

Baca Juga: Ketahui Usia yang Tepat Untuk Hamil dan Memiliki Anak

9. Implantasi Tergantung Pada Proses Pergerakan Sel Telur Ke Rahim

Proses implantasi saat berhubungan.jpeg

Foto: Live Science
Tubuh mulai memproduksi lebih banyak hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (HCG) setelah sel telur yang telah dibuahi ditanamkan di lapisan rahim. Hal ini biasanya terjadi 6-12 hari setelah ovulasi.

Implantasi tidak dapat terjadi segera setelah pembuahan karena sel telur yang telah dibuahi membutuhkan waktu untuk mencapai rahim.

Penelitian dalamNational Library of Medicine yang lebih lama atau pada 1999, menunjukkan bahwa semakin lambat sel telur yang dibuahi maka semakin besar kemungkinan keguguran dini.

Studi tersebut menemukan bahwa implantasi terjadi pada hari ke 8-10 setelah ovulasi untuk 84% peserta. Dari sel telur yang ditanamkan setelah hari ke 11, 82% mengakibatkan keguguran sebelum 6 minggu.

Itulah 9 fakta yang terkait dengan menstruasi dan peluang kehamilan serta jawaban ketika banyak yang bertanya bagaimana bila mendapatkan menstruasi setelah berhubungan intim apakah bisa hamil atau tidak.

Apapun itu, memahami siklus menstruasi diri sendiri adalah cara terbaik untuk melihat peluang atau menghindar peluang kehamilan yang mungkin terjadi saat Moms berhubungan seks.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait