Trimester 1

12 November 2021

Jenis Kelamin Saat Lahir Berbeda, Ini Penyebab Perbedaan Hasil USG!

Saat di USG perempuan kok saat lahir laki-laki?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Meski perkiraan jenis kelamin cukup akurat jika dilakukan dengan USG, ada kalanya perbedaan hasil USG dengan kelahiran dapat terjadi.

Selama masa kehamilan, tentu saja Dads dan Moms pasti menerka-nerka jenis kelamin bayi, laki-laki atau perempuan ya? Apakah mirip dengan ibunya atau justru ke bapaknya? Apalagi jika ini adalah kehamilan pertama, rasa senang dan tidak sabar melihat wajah Si Kecil pasti sangat dirasakan.

Meski ada pula Moms yang kerap tidak penasaran dan membiarkan hal tersebut menjadi kejutan.

Untuk itu, waktu yang paling ditunggu-tunggu saat periksa kehamilan adalah waktu ultrasonography (USG). Dari USG ini, Moms dan Dads bisa mengetahui bagaimana kondisi bayi termasuk melihat apa yang sedang dilakukan bayi dalam kandungan dan jenis kelaminnya.

Metode USG pun sudah berkembang, tidak hanya dapat melihat bayi dalam dua dimensi, tetapi sudah bisa dilakukan dengan USG 3D (tiga dimensi) atau juga USG 4D (empat dimensi).

Tentu saja beragam jenis ini melahirkan perbedaan hasil USG, mulai dari tampak yang buram, terbatas, hingga gambaran janin menjadi lebih jelas.

Mengetahui jenis kelamin janin menjadi penting untuk menyiapkan pakaian dan perlengkapan bayi lainnya yang disesuaikan dengan jenis kelamin. Masa ini menjadi masa yang membahagiakan bukan?

Baca Juga: Ini Cara Membaca Hasil USG Berdasarkan Jenisnya, Jangan Bingung Lagi ya!

Perbedaan Hasil USG

Perbedaan hasil USG.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Very Well Family, perbedaan hasil USG pernah terjadi, walaupun jarang ditemukan. Sebuah studi menemukan bahwa dalam 1 dari 100 kasus pada perbedaan hasil USG, jenis kelaminnya salah diidentifikasi ketika USG 14 minggu terakhir.

Menurut sebuah studi Australasian Journal of Ultrasound in Medicine tahun 2014 dari Australia yang meninjau 642 hasil USG janin yang dilakukan antara minggu ke 11 dan 14, tingkat keberhasilan keseluruhan dalam menentukan jenis kelamin janin adalah 75%. Kesalahan paling umum adalah menetapkan janin laki-laki sebagai perempuan.

Studi lain telah menemukan terjadinya perbedaan hasil USG bahkan kurang dari 1 persen. USG pada trimester awal lebih cenderung mengarah pada identifikasi jenis kelamin yang keliru.

Teknisi ultrasound dapat dengan sukses dan akurat menentukan jenis kelamin bayi hanya tiga dari empat kali selama 12 minggu pertama kehamilan.

Mungkin Moms pernah mendengar bahwa ada kasus ketika melakukan pemeriksaan USG hasilnya adalah perempuan, tetapi saat lahir justru laki-laki.

Perbedaan hasil USG ini ternyata bisa saja terjadi loh, Moms. Untuk bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai jenis kelamin, Moms harus menunggu hingga usia kehamilan 20 minggu.

Pada waktu ini Moms akan mendapatkan hasil yang akurat hingga tingkat akurasi sekitar 95%.

Jika Moms mendapatkan perkiraan di sebelum usia kehamilan tersebut memang bisa jadi terjadi perbedaan hasil USG karena anatomi kelamin yang belum sempurna.

Jadi, jangan biarkan Moms untuk mendapatkan perbedaan hasil USG yang salah atau tidak akurat karena anatomi kelamin belum terbentuk dengan sempurna.

Tentu saja untuk mendapatkan gambaran kelamin yang harus dilakukan adalah melihat anatomi kelamin.

Ultrasonografi dapat memberikan hasil akurat, tergantung kapan dilakukan, seberapa terampil ahli sonografi, dan apakah bayi berada dalam posisi yang menunjukkan area di antara kedua kaki mereka.

“Kadang-kadang tali pusar yang menonjol di area itu bisa disalahartikan sebagai penis,” kata Jonathan Schaffir, MD, seorang ob-gyn di The Ohio State University Wexner Medical Center.

Intinya, lebih dari 99% ultrasound yang dilakukan antara minggu ke 18 dan 20 akan membuat penentuan yang benar. Hanya jika dilakukan sebelum minggu ke 14 tingkat akurasi hasil USG dapat turun secara signifikan.

Maka, sebaiknya Moms memerhatikan kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG agar kesalahan dalam menentukan jenis kelamin ini dapat dihindari.

Baca Juga: 5 Perbedaan USG Abdominal dan USG Transvaginal, Moms Wajib Tahu!

Perbedaan Hasil USG Laki-laki dan Perempuan

Perbedaan hasil USG laki-laki dan perempuan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

USG merupakan cara yang akurat. Lalu, apa yang dilihat oleh dokter saat pemeriksaan USG?

Anatomi kelamin tentu saja menjadi kuncinya. Tentu saja terdapat perbedaan hasil USG kelamin laki-laki dan perempuan.

Menurut UT Southwestern Medical Center, penentuan jenis kelamin bayi dapat ditentukan saat masa pembuahan, yakni ketika sperma menyumbangkan kromosom Y, yang menghasilkan anak laki-laki, atau kromosom X, yang menghasilkan anak perempuan.

“Saat minggu ke 14 atau ke 15, jenis kelamin bayi baru mulai terlihat jelas, apakah itu membentuk penis atau klitoris,” jelas Patricia Santiago-Munoz, M.D., Obstetrics & Gynecology.

Perbedaan hasil USG perempuan dan laki-laki dapat dilihat dari anatomi kelamin. Anatomi kelamin perempuan dan laki-laki tentu saja adalah hal yang berbeda.

Jenis kelamin perempuan biasanya tidak memiliki tonjolan tulang. Penonjolan ini biasanya cikal bakal menjadi seperti alat kelamin penis.

Alat kelamin laki-laki, seperti testis, skrotum, dan penis ini sering kali dapat terlihat pada minggu ke 18 sampai 20 kehamilan.

Aliran urin juga terkadang dapat terlihat pada janin. Jika bergerak ke atas, maka kemungkinan besar anak laki-laki.

Sementara perempuan memiliki bentuk kelamin seperti bibir. Dengan kata lain, vagina muncul dimulai dengan bentuk bibir tersebut.

Maka bisa dibilang pemeriksaan jenis kelamin USG cenderung subjektif karena mengandalkan akurasi dari dokter yang melihat jenis kelamin janin.

Baca Juga: Apa Itu USG Fetomaternal? Simak Fungsinya pada Ibu Hamil dan Janin

Hasil USG Trimester Awal

Perbedaan hasil USG di awal kehamilan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Memeriksa USG pada usia kehamilan 2 bulan, tentu saja tidak ada salahnya, ini untuk mengecek kesehatan dan perkembangan janin tentunya.

Pada usia kehamilan 2 bulan, berat janin akan mencapai setengah ons atau ukuran 1 inci di bawah perut.

Melansir jurnal Obstetrics and Gynecology, pada usia kehamilan di bawah 11 minggu, saat melakukan USG agak sulit melihat jenis kelamin yang sebenarnya.

Namun sistem saraf pusat dan organ utamanya hampir lengkap dan bisa terlihat. Tekanan jantung sudah bisa terdengar pada kehamilan 2 bulan ini.

Bayi akan mulai melakukan sesuatu yang luar biasa pada usia 2 bulan ini. Dengan lengan dan kakinya yang sedang berkembang, ia kan memulai untuk melakukan tendangan-tendangan kecil dalam perut ibu.

Pada usia hamil 2 bulan, masih sulit untuk menebak jenis kelamin yang sebenarnya. Meskipun prediksi jenis kelamin jauh lebih akurat selama USG di usia 20 minggu, masih ada kemungkinan hal itu salah.

Begitu juga dengan salah satu pengalaman orang tua dengan perbedaan hasil USG. Ketika sang ibu mengandung anak laki-laki, mereka telah memilihkan nama terbaiknya untuk calon bayi laki-lakinya.

Tidak hanya memilihkan nama, mengecat ruangan kamar berwarna biru dan membelikan pakaian laki-laki juga telah dilakukan. Ternyata, saat lahir yang keluar adalah bayi perempuan.

Namun mereka tidak kaget dan menerima berita itu dengan tenang.

Baca Juga: Moms, Ini Dia Ukuran Normal Hasil USG dan Tahapan Perkembangan Janin!

Penyebab Perbedaan Hasil USG Berubah

Penyebab perbedaan hasil USG.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Perbedaan hasil USG antara jenis kelamin USG dan jenis kelamin aslinya semata-mata bukan karena kesalahan Moms atau masalah pada janin.

Sebab, penilaian objektif sangat memungkinkan dokter melakukan kesalahan dalam melihat jenis kelamin janin.

Posisi janin menjadi penyebab yang paling umum mengapa jenis kelamin bisa berubah.

Saat di USG, posisi janin bisa saja sedang dalam posisi yang sulit atau tak terdeteksi sehingga dokter juga sulit untuk melihat dari bentuk kelamin janin tersebut.

Dokter tidak bisa memprediksi jenis kelamin dari posisi atau dari bentuk janin. Harus melihat anatomi dari alat kelamin janin baru dokter bisa menentukan apakah janin berjenis kelamin perempuan ataupun laki-laki.

Ada pula mitos yang beredar bahwa jenis kelamin bisa dilihat hanya dengan bentuk perut Moms. Hal tersebut tidak tepat.

Bentuk perut yang melebar atau seperti lancip sekalipun disebabkan oleh posisi janin, kondisi otot perut Moms dan juga postur tubuh. Jadi, Moms juga tidak bisa menebak jenis kelamin janin hanya melalui bentuk perut.

Faktor lainnya yang mungkin terjadi pada perbedaan hasil USG adalah area kelamin yang tertutup oleh tali pusat. Tentu saja dokter akan sulit melihat anatominya tadi.

Perbedaan hasil USG juga terjadi karena kondisi janin yang tidak terlihat jelas membuat dokter mungkin melihat bagian lain seperti kelamin misalnya tulang ekor yang kerap terlihat seperti penis. Kondisi ini sangat memungkinkan jenis kelamin berubah.

Baca Juga: Segala Hal yang Perlu Moms Ketahui Tentang USG 4D

Itu dia penjelasan mengapa bisa terjadi perbedaan hasil USG. Apakah Moms pernah mengalami perbedaan hasil USG dan jenis kelamin berubah saat di USG?

  • https://www.verywellfamily.com/ultrasound-photos-of-girls-and-boys-in-pregnancy-2758367
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/j.2205-0140.2014.tb00028.x
  • https://www.thebump.com/a/ultrasound-wrong-gender
  • https://obgyn.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/uog.21921
  • https://utswmed.org/medblog/gender-prediction/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait