09 Juli 2022

8 Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos, Salah Satunya Ngidam Makanan Asin!

Daripada nebak jenis kelamin bayi, lebih periksa USG untuk tahu kepastiannya

Banyak mitos beredar tentang apa saja yang menjadi tanda atau ciri-ciri hamil anak laki-laki.

Bahkan mitos yang mengatakan mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki sudah berjalan turun temurun sehingga banyak yang mempercayainya.

Tak bisa dipungkiri, sebagian besar orang tua mungkin menginginkan dan berharap secara spesifik untuk mendapatkan anak laki-laki.

Alasannya bisa beragam seperti ingin memiliki anak sepasang karena sudah punya anak perempuan, misalnya.

Mengandung buah hati memang hal yang paling membahagiakan, tetapi juga tidak mudah dilakukan.

Pasalnya, calon ibu harus menjaga kandungan tersebut agar tetap sehat. Berbagai macam pemeriksaan pun dilakukan guna mengetahui kondisi ibu dan janin.

Salah satunya memeriksa jenis kelamin yang dikandung melalui USG. Karena pertanyaan seputar jenis kelamin anak pasti sering muncul di benak ibu hamil.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Hamil Anak Perempuan yang Wajib Diketahui Calon Ibu

Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-laki Berdasarkan Mitos

Untuk mengetahui saat ini Moms memiliki ciri-ciri hamil anak laki-laki yang seringkali dijadikan panduan.

Namun, untuk tahu kepastiannya, hal yang perlu dilakukan adalah melalui pemeriksaan USG Moms!

Jangan percaya dengan mitos yang berseliweran dari generasi ke generasi, berikut ciri-ciri hamil anak laki-laki berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat.

1. Mengidam Makanan Asin

ciri hamil anak laki, Mengidam Makanan Asin
Foto: ciri hamil anak laki, Mengidam Makanan Asin

Foto: roti (freepik.com)

Tahukah Moms, mitos dari ciri-ciri hamil anak laki-laki yang bisa diketahui adalah Moms ngidam makanan asin.

Penelitian yang dilakukan oleh Frontiers in Psychology mengungkapkan bahwa sekitar 50-90 persen ibu hamil mengalami ngidam makanan tertentu.

Dipercaya jika ibu hamil yang ngidam makanan manis mengandung anak perempuan, sedangkan hamil anak laki-laki ngidam makanan asin.

Mengenai ngidam sendiri, dokter masih belum mengetahui alasan yang pasti mengenai perempuan hamil yang benar-benar menginginkan untuk makan hidangan dengan rasa, tekstur, dan aroma tertentu.

Hormon yang berubah mungkin menjadi penyebabnya. Ngidam mungkin terjadi karena pekerjaan berlebih yang dilakukan oleh tubuh yang memproduksi lebih banyak darah.

Jadi, mitos mengenai ngidam ini tidak bisa dipercaya ya Moms.

Agar Moms mengetahui jenis kelamin Si Kecil dengan lebih akurat, sebaiknya Moms melakukan USG secara rutin.

Lewat USG, Moms bisa melihat pertumbuhan Si Kecil di dalam kandungan, bagaimana kondisi kesehatannya dan juga jenis kelaminnya.

Jangan terpedaya oleh mitos yang satu ini ya, Moms!

Baca Juga: Ngidam Makanan Saat Hamil? Begini Caranya Supaya Tetap Sehat

2. Detak Jantung Janin Lebih Rendah

Detak Jantung Janin Lebih Rendah
Foto: Detak Jantung Janin Lebih Rendah

Foto: ibu hamil (unsplash.com)

Ciri-ciri hamil anak laki-laki lainnya adalah saat detak jantung janin lebih rendah.

Apabila detak jantung janin berada di sekitar 140 detak per menit, artinya Moms mengandung anak laki-laki.

Namun, hal ini dibantah oleh sebuah studi ilmiah yang dilakukan.

Studi tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara detak jantung janin laki-laki atau perempuan. Ya, jadi hal tersebut hanyalah mitos belaka, Moms!

Seperti yang sudah dibahas, biasanya detak jantung tersebut mencapai 140-160 detak per menit.

Namun, hal ini belum terbukti oleh medis. Karena pada dasarnya detak jantung janin normal berkisar antara 120-160 detak per menit.

Tidak hanya itu, detak jantung janin nyatanya bisa berubah-ubah, tergantung aktivitas janin di dalam kandungan dan usianya.

Nah, karena inilah ciri-ciri hamil anak laki-laki yang satu ini pun bisa dibilang hanya mitos belaka.

Baca Juga: 5 Mitos Kehamilan yang Salah Kaprah, Jangan Percaya ya Moms!

Memang benar adanya ketika detak jantung bayi perempuan akan lebih cepat dari bayi laki-laki. Namun hal ini hanya akan terbukti ketika sang bayi sudah lahir ke dunia.

Sebelum waktu tersebut, usia fetuslah yang memberikan efek pada kecepatan detak jantung Si Kecil.

Sekitar minggu ke 5 kehamilan, usia janin sendiri biasanya akan sama dengan detak jantung ibu yakni antara 8 hingga 85 detakan per menit.

Detak jantung tersebut akan meningkat secara stabil hingga minggu ke 9.

Di masa itu, detak jantung janin akan berada pada 170 hingga 200 per menit dan kemudian kembali melemah di antara 120 sampai 160.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Fetal Diagnosis and Therapy mengungkapkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara detak jantung janin laki-laki dan perempuan dalam kehamilan awal.

Baca Juga: Perkembangan Janin Minggu Ke-3

3. Bentuk Perut Rendah

Bentuk Perut Rendah
Foto: Bentuk Perut Rendah

Foto: perut ibu hamil (freepik.com)

Memiliki bentuk perut lebih rendah merupakan mitos ciri-ciri hamil anak laki-laki berikutnya.

Apabila kandungan berada lebih ke bawah atau rendah dan besar, dipercaya Moms mengandung anak laki-laki.

Namun, hal ini tidak perlu sepenuhnya dipercaya ya, Moms. Pasalnya belum ada penelitian medis yang membenarkan hal ini.

Sebenarnya, bentuk perut saat hamil sama sekali tidak terpengaruh oleh jenis kelamin sang janin.

Bentuk perut yang berbeda biasanya dikarenakan oleh bentuk rahim, keunikan tipe tubuh ibu hamil serta otot perut yang dimiliki.

Baca Juga: 6 Mitos Aneh tentang Kehamilan, Simak di Sini Moms!

4. Rambut dan Kulit Lebih Sehat

Rambut dan Kulit Lebih Sehat
Foto: Rambut dan Kulit Lebih Sehat

Foto: rambut perempuan (freepik.com)

Memiliki rambut yang berkilau dan kulit yang mulus merupakan dambaan seluruh perempuan di dunia. Namun, hal ini ternyata juga dijadikan salah satu mitos mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki, lho!

Banyak orang yang percaya bahwa bayi perempuan akan "mencuri" kecantikan sang ibu. Sementara di lain hal, anak laki-laki takkan membuat Moms berjerawat.

Hal ini juga sama dengan mitos mengenai hamil anak laki-laki yang menyebabkan rambut menjadi lebih cantik.

Banyak orang yang percaya bahwa jika mengandung anak laki-laki, maka kulit akan terlihat lebih sehat dan rambut menjadi tebal berkilau.

Tak ada yang benar dari rambut yang indah serta kulit yang sehat adalah ciri-ciri hamil anak laki-laki.

Hal yang benar terjadi adalah perubahan hormon yang sangat signifikan dan bisa memberikan efek berbeda untuk setiap perempuan yang hamil.

Jangan lupa untuk merawat rambut serta cuci muka yang rajin ketika rambut menjadi kering atau jerawat mulai tumbuh tak terkendali ya, Moms!

5. Mood Stabil

Mood Stabil
Foto: Mood Stabil

Foto: kehamilan (freepik.com)

Tidak mengalami mood swing atau perubahaan suasana hati ternyata dipercaya juga sebagai salah satu ciri-ciri hamil anak laki-laki. Namun sayangnya, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Ibu hamil pasti akan mengalami perubahan suasana hati baik itu mengandung anak perempuan atau laki-laki.

Hal ini sangat umum terjadi karena perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil.

Perlu diketahui bahwa perempuan akan memiliki mood swings dengan frekuensi dan tingkatan yang berbeda ketika dalam masa kehamilan.

Mood swings tersebut pun biasanya terlihat lebih menonjol ketika trimester awal dan juga trimester ketiga.

Stres secara fisik, kelelahan, hormon dan faktor lainnya bisa menyebabkan mood swings terjadi pada perempuan yang sedang hamil.

Ya, jenis kelamin janin sama sekali tidak memberikan kontribusi mengenai perubahan mood.

Baca Juga: Ketahui Ragam Cara Menunda Kehamilan, Dari yang Alami Hingga Pil KB

6. Morning Sickness atau Mual di Pagi Hari

Morning Sickness atau Mual di Pagi Hari
Foto: Morning Sickness atau Mual di Pagi Hari

Foto: mual di pagi hari (Orami Photo Stock)

Banyak yang bilang jika Moms tidak mengalami morning sickness hal itu bisa menjadi ciri-ciri hamil anak laki-laki.

Sementara di sisi lain, dengan hamil anak perempuan, perubahan hormon bisa menjadi lebih ekstrem.

Karena alasan tersebutlah banyak yang menganggap bahwa jika Moms mengalami morning sickness yang berlebihan, hal tersebut bisa jadi ciri mengandung anak perempuan.

Dalam sebuah studi yang dipublish oleh The Lancet , terungkap bahwa perempuan yang mengandung anak perempuan akan mengalami morning sickness yang lebih berat.

Kendari demikian, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung hasil penelitian tersebut.

Sebenarnya, morning sickness sendiri bisa dirasakan dalam frekuensi dan tingkatan yang berbeda pada setiap wanita hamil.

Bahkan orang yang sama bisa mengalami pengalaman yang berbeda pada kehamilan pertama dan kehamilan kedua walau mengandung janin dengan jenis kelamin yang sama.

7. Warna Urine jadi Kuning Kusam

Warna Urine jadi Kuning Kusam
Foto: Warna Urine jadi Kuning Kusam

Foto: buang air kecil (Orami Photo Stock)

Dikutip dari Parents, ciri-ciri hamil anak laki-laki bisa dilihat dari warna urine.

Bila berwarna kuning cerah, bisa saja mengandung seorang gadis, sementara warna yang lebih kusam bisa menunjukkan laki-laki.

Kendati demikian, masih menjadi dugaan yang lemah. Sebab warna, bau, dan volume urine bervariasi sepanjang hari dan dengan hidrasi yang berbeda.

Kemungkinan besar terkait dengan faktor-faktor seperti asupan cairan, adanya infeksi, dan penggunaan vitamin.

8. Perubahan Fisik

Perubahan Fisik
Foto: Perubahan Fisik (Mnn.com)

Foto: fisik ibu hamil (Orami Photo Stock)

Salah satu mitos yang masih dipercaya berikutnya, ciri-ciri hamil anak laki-laki ditandai dengan perubahan fisik Ibu.

Apabila Moms mengalami beberapa perubahan berikut ini, dipercaya Moms tengah hamil anak laki-laki:

  • Kulit lebih hangat dan menjadi lebih kering.
  • Pupil mata terlihat membesar.
  • Rambut menjadi lebih berkilau selama masa kehamilan.
  • Rambut bagian kaki tumbuh lebih lebat.

Baca Juga: Preeklampsia pada Ibu Hamil: Kenali Ciri, Penyebab dan Komplikasinya

Meskipun mungkin Moms bukan salah satunya, namun masih banyak calon ibu atau anggota keluarga lainnya yang mempercayai mitos ciri-ciri hamil anak laki-laki atau perempuan.

Beberapa alasan mitos ini masih beredar dan dipercayai hingga sekarang antara lain karena:

  • Ibu hamil atau keluarga tidak sabar menunggu usia janin untuk USG.
  • Ingin segera mempersiapkan perlengkapan bayi sesuai jenis kelaminnya.

Cara Mengetahui Hamil Anak Laki-laki

Proses USG Fetomaternal
Foto: Proses USG Fetomaternal (Hopkinsmedicine.org)

Foto: pemeriksaan USG (Orami Photo Stock)

Agar tidak hanya percaya pada mitos, ada beberapa cara agar Moms bisa mengetahui jenis kelamin bayi lebih awal, di antaranya sebagai berikut.

1. Tes Darah dan Sel DNA

Agar lebih yakin dengan ciri-ciri hamil anak laki-laki, sekarang Moms dapat mengambil tes darah saat 9 minggu dalam kehamilan.

Tes ini dapat mengungkapkan jenis kelamin bayi.

Tes DNA sel seperti Panorama dapat digunakan saat kehamilan karena darah membawa jejak DNA bayi.

Moms bisa memberikan sampel darah, mengirimkannya ke lab, dan mendapatkan hasilnya dalam waktu sekitar 7 hingga 10 hari.

Walaupun demikian, mengungkapkan jenis kelamin bukanlah tujuan utama dari tes ini.

Tes ini sebenarnya lebih fokus pada pengujian untuk sindrom Down dan kondisi genetik lainnya.

Karena mengetahui jenis kelamin sebenarnya bukan yang utama, akibatnya tes ini tidak selalu tercakup dalam asuransi.

Kecuali Moms berusia di atas 35 tahun atau memiliki riwayat yang mungkin memerlukan penyelidikan genetik.

2. USG

Moms biasanya dapat mengetahui jenis kelamin bayi melalui USG. Pengecekan USG akan dilakukan antara 18 dan 20 minggu kehamilan.

Ultrasonografer akan menunjukkan gambar bayi di layar dan memeriksa alat kelamin untuk mengetahui apakah anak laki-laki atau perempuan.

Namun, ketika Moms melakukan USG, dokter mungkin tidak dapat menentukan jenis kelamin bayi karena sejumlah keadaan.

Misalnya ketika bayi tida berada di posisi yang mudah untuk dipindai dengan USG, Moms mungkin memerlukan pemindaian ulang atau mungkin harus menunggu untuk mengetahuinya.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, USG tidak hanya dilakukan secara dua dimensi saja, tapi juga 3D (tiga dimensi yang memungkinkan dokter melihat lebar, tinggi, dan kedalaman janin dan organ Ibu).

Saat ini beberapa rumah sakit juga sudah dilengkapi peralatan USG 4D (empat dimensi) yang memungkinkan membuat video bergerak dari janin.

Baca Juga: Ternyata Ini Waktu yang Tepat Melakukan USG Kehamilan

Demikian beberapa mitos ciri-ciri hamil anak laki-laki yang bisa Moms ketahui.

Perlu diingat, yang bisa membuktikan jenis kelamin adalah melakukan USG, Moms.

Hal terpenting adalah Moms menjaga kehamilan agar tetap sehat, sehingga proses persalinan lancar, dan Si Kecil pun lahir dengan sempurna.

Lupakan mitos ciri-ciri hamil anak laki-laki dan fokus merawat diri dan janin yuk, Moms! Semoga kehamilannya lancar hingga melahirkan ya!

  • https://www.parents.com/pregnancy/signs/symptoms/boy-pregnancy-symptoms-old-wives-tales-gender/
  • https://www.whattoexpect.com/pregnancy/predicting-sex-of-baby
  • https://www.momjunction.com/articles/noticeable-symptoms-of-baby-boy-during-pregnancy_00381639/
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-having-a-boy#takeaway

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.