18 April 2018

Perubahan Pada Payudara Sesudah Melahirkan

Ternyata air putih dapat membantu mengembalikan payudara yang kendur setelah melahirkan

Kelahiran memang dapat mempengaruhi bentuk maupun kondisi fisik Moms, tak terkecuali payudara yang memang memiliki peranan besar bagi kehidupan Si Kecil setelah lahir.

Setelah melahirkan, bentuk payudara Moms akan berubah ukuran menjadi lebih besar, berubah bentuk serta mulai memproduksi susu yang berlimpah guna menyusui Si Kecil.

Ketika berhenti menyusui, pada beberapa wanita mungkin akan mengalami payudara yang mengempis namun pada sebagian wanita bentuk dan ukurannnya akan tetap seperti itu.

Baca Juga : Mengenal Perubahan Payudara Saat Hamil

Perubahan pada Payudara

Pasca melahirkan, payudara Moms kemungkinan akan tampak memerah, bengkak, terasa sakit dan penuh dengan air susu sekitar 1-2 hari setelah melahirkan. Lalu pada hari ke 3-4, setelah bengkak berkurang, payudara akan tampak mengendur.

Payudara Moms juga akan memproduksi banyak air susu selama beberapa minggu ke depan, sehingga sebagian besar wanita mengalami kebocoran pada pakaian yang dikenakan.

Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar saja terjadi, karena hal ini disebabkan oleh hormon.

Hormon progesteron, estrogn dan oksitosin merangsang kelenjar susu payudara dan saluran susu untuk mempersiapkan kebutuhan menyusui bayi yang telah lahir.

Karena payudara dapat tumbuh, kulit sekitar payudarapun akan ikut merenggang, dan setelah berhenti menyusui, payudara akan mengerut dan kembali ke ukuran semula seperti saat sebelum hamil.

Cara mudah untuk mengatasinya adalah dengan menyusui. Jika Moms tidak menyusui maka perahlah air susu namun jangan sampai kosong. Hal ini dikarenakan secara alami saat payudara kosong, tubuh akan memproduksi kembali.

Baca Juga : 6 Mitos Seputar Perubahan Payudara Setelah Melahirkan

Selain itu, Moms dapat menempelkan bantalan kompres yang dingin. Jika nyeri tersebut tidak kunjung hilang selama beberapa hari, konsultasikan segera pada dokter. Karena hal tersebut bisa jadi hal itu merupakan gejala dari suatu penyakit, misalnya infeksi payudara.

Payudara memang akan mengerut, namuan tidak akan menjadi lebih kecil seperti sebelum memiliki bayi. Pada beberapa wanita, menyusui dapat membuat jaringan di payudara menjadi padat, tak hanya itu lemak dan jaringan ikat di dalam payudara dapat berpindah sehingga mengakibatkan bentuk dan ukuran payudara inipun berubah.

Perubahan ini terjadi tak hanya pada payudaranya saja namun juga pada puting payudara, dimana selama menyusui puting Moms menjadi turun. Namun kembali lagi bahwa hal ini hanya saat kok Moms, banyak hal yang dapat dilakukan guna mencegahnya.

Cara Mengencangkan Payudara

Melihat perubahan pada payudara Moms tentu saja akan membuat Moms tak nyaman bahkan sebagian merasa tak percaya diri.

Tak perlu khawatir Moms karena ternyata banyak sekali langkah mudah yang dapat Moms lakukan untuk kembali mendapatkan payudara yang kencang, di antaranya:

1. Menurunkan Berat Badan

Payudara ternyata juga bisa turun akibat Moms kehilangan terlalu banyak lemak dalam waktu cepat. Jika demikian yang terjadi pada tubuh Moms, maka cobalah untuk menurunkan berat badan secara perlahan guna membantu mengurangi ukuran payudara ke bentuk semula, mencegah kendur akibat penurunan berat badan.

2. Pemilihan Bra

Penggunaan bra yang tepat dapat mencegah Moms dari kerusakan ligamen, sehingga payudara Moms akan terlihat kendur. Terutama saat berolahraga, sebaiknya gunakan sport bra yang tepat.

Baca Juga : Waspada Mommyrexia, Tren Tetap Langsing Saat Hamil yang Justru Bahayakan Janin

3. Push-up

Lakukan push-up dalam gerakan plank – dengan posisi tubuh berbaring telungkup tapi tidak menyentuh lantai, posisikan siku menekuk, kedua tangan dan kedua kaki menopang tubuh Moms, lalu bergeraklah turun naik.

Olahraga otot ini dapat membantu jaringan untuk mendorong jaringan payudara maju, sehingga payudara akan terlihat penuh ke depan.

4. Air Putih

Dengan minum air putih sebanyak sekitar 1,8 liter per hari dapat membantu menjaga kekencangan kulit secara alami. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat kencang, sehat, dan elastis.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.