09 Maret 2023

Wisata Ranca Upas dan Fakta Rusaknya Kebun Edelweis!

Kejadian ini membuat para petani murka dan marah

Ranca Upas merupakan salah satu destinasi populer di Bandung yang kerap dikunjungi banyak wisatawan ibu kota.

Sayangnya, tempat wisata yang dikenal sangat indah nan asri ini viral dan disebut-sebut rusak oleh sejumlah aktivitas Anggota Komunitas Motor Trail Gatett Costem.

Kekacauan acara yang digelar di Ranca Upas, Kabupaten Bandung, ini menyebabkan kebun edelweis rawa rusak.

Masalah ini cukup menyita perhatian publik, nih Moms. Mengingat, hancurnya kebun edelweis menyebabkan populasi bunga ini semakin langka dan membuat para petani marah.

Terlebih, bunga ini hanya tumbuh di beberapa daerah tertentu dan membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa tumbuh dengan cantik.

Maka, kejadian ini sangat disayangkan. Lantas, bagaimana kelanjutan ceritanya?

Simak fakta-faktanya sekaligus informasi tambahan mengenai wisata di Ranca Upas di sini, ya Moms.

Baca Juga: Mengulik Arti Bunga Edelweiss yang Hidup di Puncak Gunung Semeru

Fakta Bunga Edelweis Rusak di Ranca Upas

Ini dia Moms informasi mengenai rusaknya bunga edelwies yang tengah menjadi perhatian publik.

1. Mengaku Menginjak Edelweis

Edelweis Dulu dan Setelah Hancur
Foto: Edelweis Dulu dan Setelah Hancur (TikTok.com/@ress.devils)

Komunitas Motor Trail Gatett Costem mengakui menginjak kebun edelweis di Ranca Upas, Kabupaten Bandung hingga menyebabkan bunga edelweis rawa, rusak.

Saat itu, para peserta terpaksa menginjak di sembarang tempat, termasuk lahan yang ditanami edelweis karena jalur yang disediakan panitia sudah hancur.

Sedangkan, untuk menggelar acara tersebut, para anggota harus membayar sebesar Rp200 ribu.

2. Para Petani Geram

Tanaman edelweis yang terbilang sulit untuk dibudidayakan ini, membuat para petani menjadi geram terhadap kegiatan tersebut.

Beredar video berdurasi 4 menit yang memperlihatkan seorang pria yang marah akibat lahan edelweis di Kawasan Ranca Upas, hancur.

Pria yang diketahui bernama Supriatna menyebut bunga itu cukup langka karena hanya ada di 2 lokasi di Jawa Barat.

Ia mengaku menjadi salah satu orang yang melakukan budidaya edelweis di Ranca Upas. Supriatna pun kini berusaha untuk menanam ulang edelweis.

Menurutnya, kurang lebih 2.000 edelweis hancur di tanah seluas 3-4 hektare.

Sementara, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turut mengecam kegiatan di kawasan wisata Kampung Cai Ranca Upas yang merusak lingkungan.

3. Video Klarifikasi

Video klarifikasi insiden panita pun diunggah di akun Instagram resmi @Ranca_Upas. Video tersebut diwakilkan oleh 3 orang dari pihak panitia yang meminta maaf.

"Mewakili seluruh panitia event Ranca Upas 5 Maret 2023, saya minta maaf atas kejadian yang telah terjadi dan kelalaian panitia sehingga merugikan semua pihak," ucap 3 orang tersebut.

Di video tersebut, mereka juga meminta maaf kepada para sponsor dan penyedia tempat Ranca Upas.

"Saya sangat menyesali kejadian ini dan sekali lagi mohon maaf untuk seluruh pihak yang telah dirugikan terutama para peserta event," tambah mereka.

Setelah kejadian ini, semoga bisa menjadi pelajaran untuk panitia atau pihak lainnya ya. Selain itu, bisa juga menjadi pelajaran bagi para wisatawan untuk menjaga alam.

Simak juga informasi seputar wisata Ranca Upas di bawah ini, ya Moms.

Baca Juga: Menyenangkan, Ini 7 Rekomendasi Wisata Anak di Bandung!

Lokasi dan Tiket Masuk Kawasan Wisata Ranca Upas

Bumi Perkemahan Ranca Upas
Foto: Bumi Perkemahan Ranca Upas (Rancaupas.id)

Wisata Ranca Upas terletak di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Lokasi tepatnya berada di Jalan Raya Ciwidey-Patengan KM. 11, Patengan, Kecamatan Rancabali, Bandung, Jawa Barat. 

Keluar dari Tol Soroja dan melewati Soreang-Ciwidey, Moms bisa menemukan Ranca Upas yang posisinya sangat dekat dengan banyak tempat wisata Bandung lainya.

Mulai dari Kawah Putih, Situ Patenggang, Ciwalini, eMTe Highland Resort, hingga Glamping Lakeside Rancabali.

Kawasan wisata dan bumi perkemahan ini berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.

Area milik perusahaan BUMN Perhutani ini memang kerap dijadikan tempat berkemah, termasuk bagi para pelajar dan mahasiswa.

Ada biaya tiket masuk yang harus Moms persiapkan sebelum mengunjungi Ranca Upas, begitu pula dengan biaya kemahnya, yaitu:

  • Tiket masuk wisatawan Nusantara: Rp25.000/orang + kemah Rp15.000/orang/malam
  • Tiket masuk wisatawan Mancanegara: Rp44.000/orang + kemah Rp15.000/orang/malam. 

Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk ke kawasan wisata alam, tapi belum dengan harga parkir yang berkisar Rp3.000-Rp8.000.

Selain berkemah, Moms juga bisa mencoba berbagai wahana yang tersedia seperti ATV, kolam pemandian air panas, hingga penangkaran rusa.

Nah, setiap wahana tersebut memiliki tiket masuk yang berbeda-beda.

Moms tak perlu khawatir jika tidak membawa tenda atau perlengkapan lainnya, sebab tempat perkemahan yang satu ini menyediakan penyewaan tenda dan peralatan lainnya.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Cottage di Bandung, Lokasinya Dekat Wisata Alam!

Wahana dan Kegiatan di Ranca Upas

Ranca Upas dikelola oleh Perhutani, sebuah perusahaan yang berkomitmen untuk mengembangkan kawasan edu-agroforestry.

Berkat tata kelola yang apik, membuat Ranca Upas menjadi surga kemah kekinian dan salah satu pilihan destinasi alam terbaik di Bandung.

Berikut berbagai aktivitas yang bisa Moms lakukan saat berwisata di tempat wisata Ciwidey ini, antara lain:

1. Bumi Perkemahan Ranca Upas

Tempat Berkemah di Ranca Upas
Foto: Tempat Berkemah di Ranca Upas (Wisataperhutani.com)

Berkemah di Bumi Perkemahan Ranca Upas menjadi favorit bagi wisatawan, baik lokal maupun luar Bandung.

Berkemah di tempat sejuk ini dapat dinikmati berbagai usia, dalam jumlah kecil sampai besar hingga ratusan orang.

Bahkan dikutip dari Perhutani.co.id, Ranca Upas pernah menjadi tuan rumah untuk acara Jambore Kemitraan Pariwisata 2022. 

Moms bisa membawa sendiri tenda dan perlengkapan kemah yang dibutuhkan, seperti kayu bakar, sleeping bag, lampu tenda, dan kebutuhan lainnya.

Namun, jika Moms tidak memilikinya, jangan khawatir karena Moms bisa menyewanya di sini. 

Tarif sewa tendanya juga cukup murah dan variatif, tergantung kapasitas yang diberikan.

Untuk tenda dome kapasitas 2-3 orang, tarif tendanya adalah Rp150.000/unit/malam.

Sedangkan untuk tenda pleton dengan kapasitas 40 orang, harga yang ditawarkan adalah Rp750.000/unit/malam.

Selain tenda, tempat ini juga menyediakan toilet bersih dan warung makan lokal dengan menu-menu khas berkemah, seperti mie instan, kopi, dan gorengan.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Sisir Bayi dan Manfaatnya untuk Si Kecil

2. Onsen atau Pemandian Air Panas Alami

Pemandian Air Panas Ranca Upas
Foto: Pemandian Air Panas Ranca Upas (Wisataperhutani.com)

Ingin memanjakan diri dengan berendam di pemandian air panas dan di tengah hutan rimbun serta udara yang sejuk seperti Ciwidey?

Atau Moms mungkin ingin menghangatkan tubuh setelah berkemah?

Moms bisa menikmati onsen atau pemandian air panas alami di Ranca Upas hanya dengan Rp28.000.

3. Kolam Pemandian Air Panas

Kolam Renang Air Panas Ranca Upas
Foto: Kolam Renang Air Panas Ranca Upas (Infociwidey.com)

Selain onsen, Moms juga bisa berenang di kolam pemandian air panas bersama keluarga.

Dengan harga tiketnya cukup terjangkau, yakni Rp22.000 per orang, Moms sudah bisa merasakan sensasi berenang air hangat di hutan dengan wahana seluncur dan ember tumpah. 

4. Igloo Camp

Igloo Camping Ranca Upas
Foto: Igloo Camping Ranca Upas (Perhutani.co.id)

Jika Moms ingin kemah kekinian yang instagramable, Moms bisa memilih paket berkemah di Igloo Camp Ranca Upas.

Dengan budget Rp700.000/malam, Moms bisa berkemah di tempat yang sangat nyaman dan tidur beralaskan spring bed.

Rasakan sendiri sensasi berkemah di alam sembari melihat bintang dan menikmati fasilitas layaknya hotel di sini.

Baca Juga: Ketahui 12 Tips saat Camping Bersama Keluarga, Ramah Anak!

5. Penangkaran Rusa

Penangkaran Rusa Ranca Upas
Foto: Penangkaran Rusa Ranca Upas (Wisataperhutani.com)

Ingin melihat rusa dan memberi makan mereka? Moms bisa mengajak Si Kecil berkunjung ke penangkaran rusa yang juga dikelola oleh Ranca Upas. 

Moms hanya perlu membeli makanan rusa tersebut dengan harga Rp10.000-Rp20.000 per ikat dan bisa bebas memberi makan sembari berfoto dengan hewan tersebut.

Tak jarang, tempat ini juga dijadikan spot untuk foto prewedding, lho Moms. 

Kawasan wisata Ranca Upas juga menyediakan paket prewedding senilai Rp750.000, sudah termasuk mendapatkan full akses ke padang savana dan penangkaran rusa.

6. Petik Stroberi

Petik Strawberry Ranca Upas
Foto: Petik Strawberry Ranca Upas

Rasanya belum afdol ke Bandung jika Moms tidak menikmati sensasinya memetik stroberi langsung dari pohonnya.

Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp60.000, Moms juga bisa mengajak Si Kecil untuk memetik dan menikmati stroberi langsung dari pohonnya.

Baca Juga: 3+ Pilihan Tanaman Hidroponik Rumahan Terbaik, Ada Bayam dan Stroberi!

7. Outbound

Outbond Ranca Upas
Foto: Outbond Ranca Upas (Sky-adventure.com)

Jika Moms dan keluarga menyukai aktivitas berbau petualangan, maka Moms harus mencoba beberapa wahana outbond yang ada di Ranca Upas.

Mulai dari trekking lintas hutan, motor ATV, panahan, kuda tunggang, serta paintball bisa dicoba di tempat ini.

Harga untuk setiap wahana berbeda-beda, yakni:

  • Paintball: Rp70.000
  • ATV: Rp150.000
  • Panahan: Rp70.000
  • Kuda tunggang: Rp35.000

Baca Juga: Selain Rabbit Town, 5 Tempat Wisata Ini Juga Lagi Hits di Bandung

Nah, itulah beberapa informasi terkait kawasan wisata Ranca Upas yang cocok untuk Si Kecil dan keluarga beserta fakta rusaknya kebun edelweis!

Semoga bisa menjadi pelajaran, ya Moms.

  • https://www.ciwideyoutbound.com/ranca-upas.html
  • https://www.perhutani.co.id/product/ranca-upas/
  • https://wisataperhutani.com/detail-destinasi/
  • www.nathab.com

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.