29 November 2023

7 Ragam Rumah Adat Minangkabau dan Fakta Keunikannya

Simak fakta menarik mengenai rumah adat Minangkabau dan aneka ragamnya!

Rumah adat Minangkabau merupakan rumah adat milik suku Minang yang mendiami daerah Sumatera Barat.

Rumah adat ini dinamakan dengan nama rumah gadang.

Rumah adat Minangkabau biasanya dibangun di atas tanah milik keluarga induk dalam suku tersebut secara turun temurun.

Fungsi dasar dari rumah adat Minangkabau adalah sebagai tempat tinggal bersama keluarga.

Tapi selain itu, fungsinya juga bisa sebagai tempat berkumpul dan musyawarah.

Baca Juga: Ini 20 Rekomendasi Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Lama

Fakta Unik Rumah Adat Minangkabau

Rumah Adat Minangkabau
Foto: Rumah Adat Minangkabau (andalastourism.com)

Rumah adat Minangkabau ternyata memiliki beberapa fakta unik yang bisa Moms ketahui.

Beberapa di antaranya adalah:

1. Punya Bentuk Seperti Perahu

Fakta unik dari rumah adat Minangkabau yang pertama adalah memiliki bentuk yang mirip dengan perahu jika dilihat secara keseluruhan.

Hal ini karena kecil pada bagian bawah dan besar pada bagian atasnya.

Rumah adat ini termasuk dalam jenis rumah panggung yang berfungsi supaya penghuninya bisa terhindari dari hewan liar saat malam hari.

Rata-rata tinggi kolong rumahnya antara satu hingga dua meter.

2. Atap Rumah Sebagai Lambang Kemenangan

Salah satu ciri khas keunikan dari rumah adat Minangkabau adalah bagian atapnya yang menjulang tinggi dan berbentuk mirip dengan tanduk kerbau atau yang disebut dengan nama gonjong.

Bentuk tanduk kerbau dipilih sebagai lambang dari kemenangan suku Minang dalam perlombaan lomba adu kerbau di Pulau Jawa pada masa lampau.

Selain itu, ada makna lain dari bentuk atap rumah adat Minangkabau ini yakni bentuknya runcing menjulang ke atas diibaratkan sebagai harapan untuk mencapai Tuhan.

3. Peletakan Tiang Rumah

Fakta unik dari rumah adat Minangkabau lainnya adalah dari segi peletakan tiang rumahnya.

Tiang rumah adat Minangkabau ini tidak ditanamkan ke tanah seperti layaknya bangunan rumah pada umumnya.

Melainkan ditumpu di atas batu datar yang kuat dan lebar.

Tujuannya adalah supaya jika terjadi gempa, rumah akan bergerak di atas batu datar tempat tiang tersebut berdiri.

Selain itu, getarannya bisa terendam oleh batu sehingga rumah tidak rusak parah.

Baca Juga: Ini Penyebab Sakit Kepala pada Bayi, Moms Perlu Catat!

4. Tiang Utama Bisa Berumur Panjang

Masih dengan tiang bangunan rumah adat Minangkabau, tiang utama yang digunakan pada rumah ini ternyata bisa berumur panjang.

Pasalnya, kayu yang digunakan sebagai tiang terbuat dari pohon juha yang direndam dalam kolam terlebih dahulu selama bertahun-tahun.

Sehingga bisa menghasilkan tiang yang kuat dan kokoh.

Jadi tak heran kalau umurnya bisa bertahan hingga puluhan tahun.

5. Ukiran yang Penuh Makna

Rumah Gadang
Foto: Rumah Gadang (wikimedia.org)

Selain ciri khas bentuk rumah dan atapnya, rumah adat Minangkabau juga memiliki ciri ukiran dengan bentuk unik dan berwarna-warni.

Pola ukirannya berbentuk bunga dan hewan dengan warna merah, kuning, biru, hitam, dan putih yang dominan.

Ukiran yang ada pada bangunan rumah adat ini mencerminkan keselarasan dalam masyarakat Minang dengan alam di sekitarnya.

6. Tidak Menggunakan Paku

Tak berbeda jauh dengan rumah-rumah adat khas Indonesia, rumah adat ini ternyata juga dibangun tanpa menggunakan paku.

Uniknya, walaupun tidak menggunakan paku.

Tapi bangunannya justru bisa kuat dan tahan lama hingga puluhan tahun lebih.

Sebagai ganti dari paku, ada pancang yang terbuat dari kayu.

Saat terjadi gempa, maka sambungan yang dihubungkan dengan pasak kayu hanya akan bergoyang dan membuat rumah jadi tahan gempa.

Baca Juga: Sinopsis Backstreet Rookie, Drama Laris Penuh Kontroversi

7. Hanya Memiliki Satu Tangga

Rumah adat Minangkabau hanya memiliki satu tangga dan tangga itu hanya boleh diletakkan tepat di depan pintu masuk rumah.

Tangga yang cuma satu ini melambangkan kepercayaan terhadap Tuhan yang hanya ada satu.

8. Jumlah Kamar Sesuai Jumlah Perempuan

Fakta unik yang terakhir dari rumah adat Minangkabau adalah jumlah kamar yang disesuaikan dengan jumlah perempuan yang tinggal di dalam rumah.

Jadi misalkan ada tiga orang perempuan, yakni ibu dan dua orang anak perempuannya, maka jumlah kamar ada tiga.

Satu untuk ibu dan ayah, lalu sisa dua kamar untuk dua anak perempuannya dan suaminya yang akan menempatinya nanti.

Baca Juga: 7 Artis yang Lepas Hijab setelah Cerai, Ada Marshanda!

Ragam Rumah Adat Minangkabau

Rumah adat Minangkabau tak hanya punya satu ragam saja, tapi ada beberapa jenis.

Perbedaan ragam rumah adat Minangkabau ini dikarenakan masing-masing daerah atau desa setempat dulunya memiliki ciri khas bentuk, bahan, dan ukuran rumah buatan mereka yang berbeda.

Berikut beberapa ragam rumah adat Minangkabau yang perlu Moms ketahui, yaitu:

Pertama ada rumah adat Minangkabau yang namanya Gadang Gajah Maharam.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb