Scroll untuk melanjutkan membaca

RUPA-RUPA
22 November 2022

Ketahui Pengertian, Ciri, Tujuan, dan Manfaat Musyawarah Berikut Ini!

Ternyata musyawarah ada banyak manfaatnya lho! Berikut ulasannya!
Ketahui Pengertian, Ciri, Tujuan, dan Manfaat Musyawarah Berikut Ini!

Tampaknya musyawarah telah menjadi hal yang penting bagi kebanyakan orang. Manfaat musyawarah sangat banyak, bahkan asas musyawarah juga juga telah menjadi salah satu yang tertulis dalam dasar negara.

Lantas, apa sih yang dimaksud dengan musyawarah dan apa manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari? Berikut ulasannya!

Baca Juga: Mengenal Cakra, Dipercaya Dapat Menyeimbangkan Kesehatan Fisik dan Mental, Yuk Cari Tahu!

Pengertian Musyawarah

Ilustrasi Musyawarah

Foto: Ilustrasi Musyawarah

Kata musyawarah sendiri berasal dari bahasa Arab, yakni Syawara yang artinya berunding, urun rembuk atau mengajukan sesuatu.

Sementara dalam tata Negara Indonesia dan kehidupan modern musyawarah dikenal dengan sebutan syuro, rembug desa, kerapatan nagari, bahkan demokrasi.

Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), musyawarah merupakan pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah.

Musyawarah juga memiliki tujuan untuk mencapai mufakat atau persetujuan.

Pada dasarnya, prinsip dari musyawarah ini adalah bagian dari demokrasi sehingga saat ini sering dikaitkan dengan dunia politik demokrasi.

Dalam demokrasi Pancasila di Indonesia, penentuan hasil dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat.

Namun jika tidak ada jalan keluar atau mengalami kebuntuan, biasanya akan dilaksanakan voting atau pemungutan suara.

Dari berbagai pengertian itu dapat disimpulkan bahwa musyawarah adalah suatu sistem pengambilan keputusan yang melibatkan banyak orang dengan mengakomodasi semua kepentingan.

Dengan begitu akan tercipta satu keputusan yang disepakati bersama dan dapat dijalankan oleh seluruh peserta yang mengikuti musyawarah.

Baca Juga: Hari Anak Sedunia, Ciptakan Masa Depan Anak yang Lebih Baik dengan Memerhatikan Hak-Hak Mereka

Prinsip Musyawarah

Ilustrasi Musyawarah

Foto: Ilustrasi Musyawarah

Suatu musyawarah dilakukan dengan tujuan mencapai mufakat atau persetujuan bersama.

Prinsip kegiatan ini termasuk bagian dari demokrasi, sehingga sering dikaitkan dengan dunia politik demokrasi.

Dalam demokrasi Pancasila, musyawarah sering dilakukan untuk menentukan hasil dari suatu diskusi.

Jika mengalami kebuntuan, akan dilakukan pemungutan suara atau voting.

Oleh karena itu, musyawarah harus mengikuti prinsip-prinsip tertentu, yaitu:

  • Bersumber dari paham sila keempat Pancasila.
  • Keputusan harus dipertanggungjawabkan dan tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
  • Setiap peserta memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mengemukakan pendapat.
  • Keputusan harus diterima dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
  • Hasil keputusan dapat diperoleh melalui pemungutan suatu atau voting.

Baca Juga: 25 Panggilan Sayang Suami Istri Romantis dan Kekinian, Bikin Makin Lengket!

Ciri-Ciri Musyawarah

Diskusi Bisnis

Foto: Diskusi Bisnis (Freepik.com/tirachardz)

Musyawarah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dan tercantum dalam sila keempat Pancasila ini memiliki ciri-ciri tertentu, terutama dilakukan berdasarkan kepentingan bersama.

Selain mengedepankan kepentingan bersama, hasil keputusan dari suatu musyawarah harus dapat diterima dengan akal sehat dan hati nurani, serta mengutamakan pertimbangan moral.

Suatu pendapat yang diusulkan dalam musyawarah cenderung mudah dipahami dan tidak memberatkan sebagian pihak yang ikut terlibat dalam musyawarah tersebut.

Sebuah musyawarah biasanya mempunyai ciri-ciri antara lain:

  • Dilakukan lebih dari dua orang.
  • Semua orang yang melaksanakan musyawarah mempunyai kedudukan yang sama.
  • Semua orang dalam forum musyawarah boleh mengeluarkan pendapat terkait permasalahan.
  • Tidak mengutamakan sifat egois tiap individu maupun kelompok.
  • Harus menghargai peserta musyawarah lain.

Baca Juga: Mengenal Lumba-Lumba Vaquita, Penghuni Laut yang Hampir Punah

Tujuan dan Manfaat Musyawarah

Ilustrasi Musyawarah

Foto: Ilustrasi Musyawarah

Secara umum, berikut ini adalah beberapa manfaat dari musyawarah:

1. Melatih untuk Mengemukakan Pendapat

Dalam proses musyawarah, baik itu musyawarah dalam keluarga atau di masyarakat, setiap orang memiliki ide atau gagasan yang berbeda-beda.

Pendapat ini sebetulnya bisa diekspresikan atau diutarakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang sedang dibahas.

Dengan musyawarah keluarga misalnya, anak bisa berlatih mengutarakan pendapatnya yang nantinya bisa menjadi bahan pertimbangan dalam mencari solusi atas masalah yang sedang dibahas.

Semisal saat anak memilih jurusan untuk kuliah, anak bisa memberikan dasar pertimbangannya dalam memilih jurusan, dan orangtua juga bisa memberikan saran atau gambaran yang lebih luas yang mungkin belum anak pahami.

2. Masalah Bisa Segera Terpecahkan

Manfaat musyawarah dalam keluarga juga sangat penting, seperti untuk mencari beberapa alternatif untuk menyelesaikan suatu masalah, yang dalam hal ini merupakan kepentingan bersama.

Pendapat yang berbeda dari anak atau anggota keluarga yang lain nyatanya bisa lebih baik dari Moms.

Jadi dalam membuat pertemuan, sangat penting untuk mendengarkan pendapat orang lain.

3. Keputusan yang Dihasilkan Mempunyai Nilai Keadilan

Musyawarah juga bisa disebut sebagai proses audiensi di mana keputusan diambil berdasarkan kesepakatan bersama di antara anggota.

Kesepakatan yang dihasilkan tentunya tidak mengandung unsur paksaan.

Alhasil semua anggota dapat menjalankan keputusan secara bertanggung jawab dan tanpa paksaan.

Baca Juga: Mengenal Cakra, Dipercaya Dapat Menyeimbangkan Kesehatan Fisik dan Mental, Yuk Cari Tahu!

4. Hasil Keputusan yang Diambil Menguntungkan Semua Pihak

Keputusan yang diambil secara musyawarah juga tidak boleh merugikan salah satu pihak atau anggota dalam musyawarah.

Ini dilakukan supaya hasil yang diputuskan dalam musyawarah bisa diterima dan dilaksanakan oleh seluruh anggota dengan keikhlasan.

Di sini juga jadi manfaat musyawarah pada anak, sebab anak akan berlatih untuk mengikuti aturan dan persetujuan yang sudah dibuat.

Semisal saat orangtua dan anak sepakat untuk mengatur jam bermain gadget menjadi lebih sedikit jika nilai akademis di sekolah menurun.

Maka ini akan melatih agar anak ikhlas dan fokus kepada hal yang lebih penting.

5. Dapat Menyatukan Pendapat yang Berbeda

Perbedaan pendapat pasti akan ditemui dalam setiap musyawarah yang melibatkan semua anggotanya, terutama jika menyangkut urusan dan kepentingan bersama.

Inilah keindahan musyawarah karena setiap pendapat yang berbeda akan dikumpulkan dan ditinjau bersama-sama untuk kebaikan dan keburukan.

Sehingga pada akhir musyawarah akan dipilih satu atau lebih pendapat yang berbeda untuk akhirnya disetujui.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Camilan Sehat untuk Anak, Salah Satunya Es Krim!

6. Adanya Kebersamaan

Manfaat musyawarah lainnya adalah mempererat hubungan persaudaraan antar sesama anggota.

Setiap orang akan bertemu dengan beberapa karakter berbeda dari para anggota dan mereka jadi lebih dekat karena di dalam musyawarah setiap orang diharapkan untuk saling terbuka.

Dengan saling terbuka ini, maka akan tumbuh rasa kebersamaan bahwa sesuatu dilakukan untuk satu tujuan bersama.

7. Dapat Mengambil Kesimpulan yang Benar

Hasil keputusan yang diambil selama musyawarah merupakan keputusan yang dianggap sudah benar dan sah.

Sehingga hasil tersebut harus dilaksanakan dengan baik oleh mereka yang telah berparisipasi dalam musyawarah.

8. Mencari Kebenaran dan Mencegah Kekeliruan

Dengan musyawarah, semua anggota bisa menemukan kebenaran dari masalah yang dibicarakan untuk kepentingan bersama.

Baca Juga: Sejarah dan Rekomendasi Potongan Botak Mullet, Tertarik Mencobanya Dads?

9. Menghindari Celaan

Dengan musyawarah, setiap orang akan terhindar dari berbagai macam tanggapan dan kritik dari orang lain.

Karena semua hasil dan proses musyawarah dibahas bersama dan ditinjau oleh semua anggota.

10. Terciptanya Stabilitas Emosi

Dalam musyawarah akan ditemukan pendapat yang berbeda dengan yang Moms sampaikan.

Hal seperti ini akan melatih Moms untuk menahan emosi dengan menghargai apapun pendapat orang lain yang sedang dalam musyawarah, sehingga membuat emosi antar anggota tetap stabil

Baca Juga: 6 Resep Risol Mayo Simpel, Lezat, dan Anti Gagal, Yuk Dicoba di Rumah Moms!

Contoh Musyawarah

Ilustrasi Musyawarah

Foto: Ilustrasi Musyawarah

Ada beberapa contoh musyawarah yang bisa diterapkan dalam banyak tempat, misalnya:

1. Dalam Keluarga

Musyawarah bisa dilakukan saat hendak melakukan banyak hal, seperti pembagian tugas di rumah atau menentukan destinasi liburan.

2. Dalam Lingkungan Sekolah

Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS, musyawarah untuk mengadakan lomba, pemilihan ketua kelas, dan masih banyak lagi.

3. Dalam Lingkungan Masyarakat

Musyawarah bisa dilakukan untuk membentuk panitia ulang tahun desa, meninjau pembentukan sistem keamanan desa, dan meninjau pemeliharaan jalan desa, dan lain-lain.

4. Dalam Lingkungan Negara

Rapat anggota DPR, musyawarah untuk merumuskan undang-undang dan lain sebagainya.

Baca Juga: Serba-serbi Potongan Rambut Caesar Cut untuk Tampilan Rapi Nan Trendi

Cara Mengutarakan Pendapat dalam Musyawarah

Terapi Kelompok

Foto: Terapi Kelompok (Istockphoto.com)

Suatu musyawarah tentu akan memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk mengutarakan pendapat.

Dengan begitu, diperlukan suatu argumen yang baik untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Argumen adalah suatu upaya untuk membuat lebih dari sekadar pernyataan.

Suatu argumen terselip penawaran serangkaian pernyataan terkait yang mewakili dukungan terhadap pernyataan utama.

Hal tersebut tak lain guna meyakinkan orang lain bahwa sesuatu yang diucapkan dan ditegaskannya adalah benar.

Sebelum berargumen, penting untuk memahami komponen dasar yang membentuk suatu argumen, yaitu:

  • Premis

Pernyataan berupa fakta yang menjelaskan alasan dan atau bukti untuk memercayai suatu klaim (inferensi).

  • Inferensi

Sesuatu yang diselesaikan di akhir argumen.

Namun, dalam argumen sederhana, bisa jadi tidak ditemukan inferensi, melainkan hanya terdiri atas premis dan kesimpulan

  • Kesimpulan

Penalaran dari sebuah argumen atau sering juga disebut inferensi akhir.

Untuk memaparkan argumen, seorang yang membuat klaim mesti menawarkan pernyataan lanjutan yang setidaknya secara teori dapat mendukung klaim tersebut.

Sebab, suatu argumen bertujuan untuk menawarkan alasan dan bukti.

Apabila inferensi mendapat pernyataan yang mendukung, suatu argumen dapat dikatakan berhasil. Begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: Wisata Cikao Park, Taman Hiburan Kebanggaan Warga Purwakarta

Mengenal Apa Itu Mufakat?

Meeting

Foto: Meeting (Istockphoto.com)

Pemahaman mengenai musyawarah saja belum cukup dalam mengetahui bagaimana proses mencari kesepakatan bersama itu berjalan.

Musyawarah harus mencapai kata mufakat yang diakui oleh para anggota musyawarah.

Mufakat adalah kata lain dari sepakat atau setuju yang diraih oleh anggota musyawarah yang bersangkutan setelah proses pembicaraan selesai dilakukan.

Mufakat merupakan suatu kesepakatan hasil dari musyawarah yang dilakukan oleh suatu kelompok berisi anggota dengan tujuan mencari pemecahan terkait suatu masalah.

Mufakat dapat dicapai setelah satu suara diambil, karena memang dalam prosesnya mufakat menghadirkan banyak pendapat dari para anggota yang dikumpulkan untuk ditelaah lebih lanjut.

Ada kalanya musyawarah tidak mencapai kata mufakat dan untuk mengakhirinya diperlukan cara terakhir.

Maka dari itu untuk keluar dari masalah ini satu-satunya jalan adalah mengadakan voting, yakni pengambilan suara.

Musyawarah mufakat adalah pengambilan suara terbanyak oleh para peserta atau anggota menjadi hal yang sepakat disetujui.

Baca Juga: 15 Keistimewaan Bayi Prematur yang Perlu Moms Ketahui

Itulah beberapa manfaat musyawarah dan contoh-contohnya.

Dengan mengajarkan manfaat musyawarah pada anak, maka Moms secara tidak sengaja sudah mengenalkan asas demokrasi kepada anak.

Dengan begini, anak bisa tumbuh dengan kepribadian yang lebih baik.