Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Jun 2, 2018

Seks Setelah Melahirkan? Perhatikan Hal-Hal  Ini

Bagikan


  

 

Setelah melahirkan, tentu wajar terlintas di pikiran Moms untuk kembali melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Namun, banyak ahli kesehatan yang menyarankan pasangan suami-istri untuk menunggu selama enam minggu sebelum kembali aktif berhubungan seksual.

Hal ini dikarenakan pascamelahirkan, tubuh wanita, terutama vagina, mengalami perubahan dan telah melewati proses yang cukup traumatis, yaitu persalinan. Masa enam minggu ini digunakan untuk tubuh beristirahat dan pulih kembali. Meskipun begitu, tak semua pasangan merasa enam minggu merupakan waktu yang tepat, ada yang kembali berhubungan jauh lebih lama dari waktu tersebut.

Untuk mengetahui mengenai kehidupan seksual pascapersalinan, para ilmuwan dari Universitas Sao Paulo di Brazil bertanya kepada lebih dari 800 ibu baru tentang kebiasaan seksual mereka setelah melahirkan.

Hasilnya cukup mengejutkan.  Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, perempuan rata-rata menunggu 2,5 bulan untuk kembali berhubungan seksual usai melahirkan.

Sebenarnya, salah satu alasan mengapa terjadi penurunan kehidupan seksual pascamelahirkan adalah status sebagai orangtua baru, terutama ibu yang kekurangan jam tidur karena merawat bayinya. Intinya, Moms bisa kembali berhubungan seks setelah melahirkan, jika Moms dan pasangan siap untuk melakukannya.

  

Ada Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Hubungan Intim Pascamelahirkan :

  • Setelah lewat masa nifas (40 hari atau enam minggu), awal hubungan seks harus dimulai dengan hati-hati. Keringnya organ intim wanita bisa saja terjadi. Atasi masalah ini dengan pemberian lubrikan khusus.
  • Penting untuk menahan dulu keinginan berhubungan seks dengan posisi yang bervariasi. Pada masa ini, posisi yang dianjurkan adalah woman on top, yaitu posisi istri yang mengontrol laju dan dalamnya penetrasi saat berhubungan intim.
  • Saat berhubungan seks, Anda harus melakukan foreplay sebelum penetrasi. Bahkan secara psikologis wanita usai melahirkan memerlukan pemanasan yang lebih panjang untuk hubungan seks yang saling memuaskan.
  • Latihan kegel penting dilakukan wanita. Latihan untuk memperkuat otot dasar panggul ini akan segera mengembalikan kekencangan otot-otot di vagina usai melahirkan.

   

Jika istri belum siap untuk kembali berhubungan seks, suami sebaiknya mampu memahaminya. Mungkin ia masih merasa trauma dengan proses persalinan atau terlalu lelah mengurus bayinya. Karenanya, suami perlu mendampingi dan menemani, misalnya dengan ikut membantu menggendong, memijati istri kala capek, atau bergantian bangun di malam hari.  

  

(OCH)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.