17 Oktober 2022

Tanda Anak Memiliki Sifat Temperamental dan Cara Mengatasinya

Orang tua harus ekstra sabar untuk menghadapinya, ya!

Setiap anak memang memiliki sifat yang berbeda-beda. Namun, bagaimana jika anak Moms memiliki sifat temperamental?

American Academy of Pediatrics menyebutkan, bagi sebagian besar, temperamen adalah kualitas bawaan anak.

Di tahun awal kehidupannya, hal ini mungkin akan sedikit dipengaruhi oleh pengalaman, kesehatan, dan interaksinya dengan orang lain dan lingkungan.

Kemudahan anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya sangat dipengaruhi oleh temperamennya, yang meliputi kemampuan beradaptasi dan gaya emosional.

Mungkin ada anak yang memiliki sifat lebih tenang, namun ada juga anak yang memiliki sifat temperamental.

Pahamilah bahwa setiap anak berbeda dan memiliki sifat yang beragam. Anggaplah hal tersebut sebagai keunikan masing-masing individu.

Pada anak yang memiliki sifat temperamental, mungkin mereka lebih sulit atau tidak mampu mengelola mengekspresikan emosi yang dirasakan.

Untuk itu, peranan orang tua sangat penting untuk mengarahkan anak dengan baik.

Baca Juga: Simak Fakta Anak Ke 5, Mulai dari Karakter, Sifat dan Kepribadiannya!

Mengenal Anak dengan Sifat Temperamental

Mengenal Anak dengan Sifat Temperamental
Foto: Mengenal Anak dengan Sifat Temperamental (Orami Photo Stock)

Sebelum memahami ciri-ciri anak dengan sifat temperamental, sebaiknya Moms memahami terlebih dulu mengenai pengertian temperamen.

Di dalam ilmu psikologi, temperamen adalah suatu aspek kepribadian yang berkaitan dengan disposisi dan reaksi emosional serta kecepatan dan intensitasnya.

Istilah ini sering digunakan untuk merujuk pada suasana hati yang berlaku atau pola suasana hati seseorang.

Tidak ada temperamen yang baik dan buruk. Namun, ingatlah bahwa temperamen masa anak-anak membentuk perilaku mereka di masa yang akan mendatang.

Jadi, membimbing anak dengan cara yang benar akan membentuk karakter mereka ketika sudah dewasa.

Seorang anak dikatakan memiliki sifat temperamental apabila memiliki beberapa karakter, seperti:

  • Reaksinya lebih intens dan emosional
  • Ketika marah, cenderung akan meledak-ledak
  • Bisa menjadi sangat keras kepala
  • Tidak sabaran dan cenderung membuat ulah
  • Tidak menyukai orang baru
  • Tidak mampu menyesuaikan diri di situasi yang baru
  • Merasa sulit bergaul dengan teman sebaya

Jika anak memiliki sifat-sifat tersebut, bisa jadi ia adalah anak yang temperamental.

Simak ulasan berikutnya untuk mengetahui cara menangani anak temperamental.

Baca Juga: 19 Fakta Anak Pertama yang Belum Banyak Diketahui

Cara Menangani Anak dengan Sifat Temperamental

Anak yang memiliki sifat temperamental tidak mampu mengontrol diri untuk mengatasi rasa frustasi dan amarahnya.

Namun, sebenarnya mereka membutuhkan bantuan untuk mampu menunjukkan dan mengelola emosinya dengan baik.

Di sini, peranan orang tua sangat dibutuhkan dalam menangani anak dengan sifat temperamental.

Tentunya, hal ini membutuhkan kesabaran yang ekstra, ya, Moms.

1. Tenangkan Anak Tanpa Amarah

Tenangkan Anak Tanpa Amarah
Foto: Tenangkan Anak Tanpa Amarah (todaysparent.com)

Cara menangani anak dengan sifat temperamental harus berhati-hati.

Hindari memarahi anak ketika mereka sedang tantrum, karena hal tersebut bisa membuat kondisi semakin rumit.

Berikan waktu pada anak untuk meluapkan emosinya yang meledak-ledak.

Gunakan waktu jeda untuk membuat anak tenang atau ingatkan tentang peraturan di rumah.

Misalnya, ingatkan anak untuk tidak melempar barang dan minta ia meredakan dirinya sendiri terlebih dahulu.

Berikan nada suara yang tenang dan intonasi yang lembut, dan bilang anak untuk berbicara dengan orang tua tanpa merengek atau berteriak.

Pada masa-masa ini, kesabaran orang tua pastinya akan lebih diuji lagi.

Namun, sebaiknya Moms menarik napas dalam-dalam setiap memiliki keinginan untuk memarahi anak.

Usahakan untuk tetap tenang, agar anak juga menjadi tenang dengan sendirinya.

Baca Juga: Kenali 6 Tanda Anak Terlalu Dimanja, Salah Satunya Mudah Tantrum

2. Tanyakan Hal yang Membuat Anak Kesal

Setelah Si Kecil cukup tenang, cara meredakan anak dengan sifat temperamental selanjutnya dengan menanyakan apa yang membuat anak kesal atau marah.

Dilansir dari National Health Service, mendorong anak untuk menjelaskan mengapa mereka marah atau kesal akan membantu agar Si Kecil tidak terlalu merasa frustrasi.

Moms bisa meminta anak untuk menuliskan emosi dengan kata-kata, untuk memberi tahu apa yang salah dan apa yang membuat Si Kecil marah.

Atau jika anak sudah bisa menulis, Moms bisa memintanya untuk meluapkan emosi melalui tulisan.

Cara ini dinilai mampu membantu menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah.

Nah, bagaimana jika anak masih belum mau untuk mengutarakan isi hatinya?

Sebaiknya, Moms tidak memaksa anak untuk berbicara saat itu juga. Berikan anak waktu selama yang ia mau.

Moms juga bisa mengatakan padanya bahwa akan menunggu sampai ia benar-benar siap.

3. Menjadi Pendengar yang Pengertian

Menjadi Pendengar yang Pengertian
Foto: Menjadi Pendengar yang Pengertian

Ketika anak mau untuk meluapkan isi hatinya dan mengutarakan apa yang membuatnya emosi, Moms sebaiknya menjadi pendengar yang baik.

Katakan padanya, Moms mengerti apa yang ia rasakan. Hindari memberikan tanggapan yang terkesan meremahkan permasalahan yang dimiliki oleh anak.

Jika Moms merasa Si Kecil berjuang untuk berbicara, tawarkan bantuan untuk membantu menemukan jawaban jika ada masalah yang harus dipecahkan, konflik yang harus diperbaiki, atau permintaan maaf yang harus diucapkan.

Berikan pengertian pada anak bahwa emosi yang tidak diinginkan adalah alasan untuk berperilaku buruk.

Tegaskan bahwa tidak apa-apa jika Si Kecil marah. Namun, tidak baik adanya untuk berteriak-teriak atau berbuat semaunya.

Berikan arahan tentang bagaimana sebaiknya meluapkan emosi dengan baik.

Moms juga dapat menjadi role model dalam pengelolaan emosi, yang menjadi contoh baik untuk diikuti oleh Si Kecil.

Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Optimal? Pahami dan Penuhi Hak Anak di Rumah Berikut Ini

4. Temukan Cara Meluapkan Amarah

Cara terakhir untuk menangani anak dengan sifat temperamental, yaitu menemukan cara meluapkan amarah yang lebih bijak dan aman.

Cara ini dilakukan agar Si Kecil tidak marah dengan meninju dinding, memukul, atau melempar barang.

Namun, Moms dapat menyarankan beberapa cara yang positif bagi anak untuk melampiaskan emosinya.

Misalnya, melakukan banyak lompatan, menari di dalam kamar, bernyanyi, pergi keluar, dan melakukan jungkir balik adalah pilihan yang baik.

Si Kecil juga bisa meluapkan emosinya dengan menulis atau menggambar tentang hal yang sangat mengecewakan baginya.

Itulah cara mengatasi anak dengan sifat temperamental yang bisa Moms lakukan. Semoga membantu, ya!

  • https://www.momjunction.com/articles/child-temperament-types-traits-and-ways-to-deal_00713576/
  • https://www.nhs.uk/conditions/baby/babys-development/behaviour/dealing-with-child-behaviour-problems/
  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/gradeschool/Pages/How-to-Understand-Your-Childs-Temperament.aspx

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.