Scroll untuk melanjutkan membaca

JALAN-JALAN
21 November 2022

Tanah Lot Bali dan 12 Objek Wisata Unik di Sekitarnya

Kerap ramai dikunjungi para wisatawan
Tanah Lot Bali dan 12 Objek Wisata Unik di Sekitarnya

Tanah Lot Bali adalah salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi saat pergi ke Pulau Dewata.

Tempat yang merupakan salah satu ikon pariwisata pulau Bali ini, ternyata adalah satu dari beberapa pura penting bagi umat Hindu setempat.

Sebelum berkunjung ke tempat tersebut, ada baiknya Moms mengetahui segala hal yang berhubungan dengan objek wisata terkenal di Bali ini.

Yuk, kenali lebih lanjut tentang sejarah Tanah Lot temple serta apa saja fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan!

Baca Juga: Bayi Sering Mengejan dan Ngulet hingga Wajah Membiru? Mungkin Ini Sebabnya

Gambaran Umum Tanah Lot Bali

Tanah Lot Bali

Foto: Tanah Lot Bali (rentalmobilbali.net)

Tanah lot adalah objek wisata Bali yang terdapat pura di atas tebing batu karang berwarna hitam.

Lokasinya berada di pesisir pantai dan umumnya pura tersebut menghadap ke lautan lepas.

Ada sebuah pura yang dibangun tepat di atas batu karang hitam tersebut, dan memiliki nama Tanah Lot.

Air laut yang sedang pasang akan naik dan menutupi area pantai, sehingga membuat tempat tersebut seperti di tengah lautan.

Untuk pura yang kedua berada di pinggir tebing karang dan posisinya terletak di tengah laut.

Di bawah lokasi pura kedua, terdapat lubang besar yang selalu dilewati gelombang besar.

Ini menjadi daya tarik wisatawan untuk melihat lubang besar dari dekat.

Tentunya, keindahan alam tersebut tidak boleh dilewati saat Moms atau Dads sedang berada di Bali.

Baca Juga: Penyebab Jerawat Muncul Terus beserta Cara Mengatasinya, Catat!

Sejarah Tanah Lot Bali

Tanah Lot Bali

Foto: Tanah Lot Bali

Bicara soal sejarah Tanah Lot Bali, pura ini dibangun berdasarkan legenda dari abad ke-15.

Diketahui, awal mula kehadirannya adalah ketika Bhagawan Dang Hyang Nirartha dalam misi menyebarkan agama Hindu ke pulau Bali.

Kedatangan Dang Hyang Dwijendra, nama lain dari pria tersebut, disambut baik oleh sang raja yang berkuasa saat itu, Raja Dalem Waturenggong.

Maka dari itu, penyebaran agama Hindu dapat mencapai pelosok desa di seluruh pulau Bali.

Setelah itu, Dang Hyang Nirartha melihat sinar suci dari arah laut selatan di Bali.

Ia mencari-cari sumber sinar tersebut dan akhirnya tiba di pantai desa Beraban Tabanan.

Namun, pertentangan terjadi. Sebab, pimpinan desa tersebut, yakni Bendesa Beraban Sakti, menentang agama Hindu.

Pasalnya, pimpinan desa Beraban adalah seorang penganut aliran monotheisme.

Menurut sejarah, Dang Hyang Nirartha memindahkan batu karang tempat meditasinya ke tengah pantai yang sebelumnya berada di pinggir.

Batu karang tersebut diberi nama Tanah Lot, artinya batu karang di tengah lautan.

Karena hal tersebut, pimpinan desa Beraban pun menjadi pengikutnya.

Akhirnya, seluruh desa memeluk ajaran agama Hindu.

Baca Juga: 12 Cara KB Alami, dari Pengecekan Masa Ovulasi hingga Ejakulasi di Luar Vagina

Lokasi Tanah Lot Bali

Pura Tanah Lot di Bali

Foto: Pura Tanah Lot di Bali

Untuk lokasi Tanah Lot temple sendiri berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Areanya sekitar 13 kilometer sebelah selatan dari Kota Tabanan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk berkunjung ke lokasi ini.

Tentu, hal tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan kenyamanan.

Tersedia berbagai agen perjalanan yang menyediakan layanan transportasi atau langsung menyewa kendaraan sendiri.

Pengunjung bisa menyewa mobil atau sepeda motor selama di Bali agar lebih mudah mengunjungi Tanah Lot Bali.

Jika tidak mau ambil pusing, wisatawan juga bisa naik taksi dari tempat penginapan.

Bahkan, berjalan kaki juga bisa, khususnya jika menginap di sekitar area tersebut.

Selain itu, objek wisata di Bali ini juga cukup berdekatan dengan bandara Ngurah Rai Bali.

Maka dari itu, aksesnya terbilang mudah.

Tidak sedikit pula wisatawan yang memang sudah menargetkan tempat wisata ini untuk dikunjungi, karena sejarah dan keindahannya.

Baca Juga: 10 Review Minyak Telon Favorit untuk Redakan Masuk Angin Anak, Mana yang Terbaik?

Harga Tiket Masuk Tanah Lot Bali

Tanah Lot Bali

Foto: Tanah Lot Bali (Pinterest.com)

Untuk berkunjung ke tempat ini membutuhkan biaya tiket masuk, yang tentu saja terjangkau.

HTM Tanah Lot akan dibarengi dengan biaya parkir kendaraan.

Berikut rincian HTM Tanah Lot Bali dan biaya sewa kendaraan:

  • Dewasa: Rp20.000 per orang.
  • Anak usia 5-10 tahun: Rp15.000 per orang.
  • Parkir Motor: Rp2.000 per kendaraan.
  • Parkir Mobil: Rp5.0000 per kendaraan.
  • Parkir Bus: Rp10.000 per kendaraan.

Harga tiket ini adalah yang tertera pada tanggal 27 Desember 2021.

Harga tiket masuk dan biaya parkir kendaraan bisa saja berubah, tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

Tiket tersebut juga hanya berlaku untuk warga negara Indonesia.

Akan dikenakan biaya tambahan untuk pengunjung mancanegara.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Wisata Jambi untuk Liburan dan Kulineran Bersama Keluarga

Tempat yang Bisa Dikunjungi di Tanah Lot Bali

Tanah Lot Bali

Foto: Tanah Lot Bali (inews.id)

Apa saja fasilitas yang terdapat di objek wisata Tanah Lot?

Selain pura, ada beberapa tempat lainnya yang bisa dikunjungi saat sedang berada di area ini, seperti:

1. Pulau Karang

Moms bisa mengunjungi pulau karang saat berada di area Tanah Lot Bali, lho!

Saat melihat Pura Luhur, menghabiskan waktu bersama pasangan dengan berjalan kaki melewati batu karang besar tentu menjadi momen indah tersendiri.

Namun, hal ini hanya bisa dilakukan saat air laut sedang surut.

Sementara itu, ketika air sedang pasang, jalan tersebut akan tertutupi air sehingga terlihat seperti di tengah laut.

2. Gua Ular Suci

Ular Suci

Foto: Ular Suci (ResearchGate)

Melansir Ayo Bali, ada beberapa gua di area Tanah Lot, salah satunya adalah Gua Ular Suci.

Konon katanya, terdapat ular penjaga pura di area tersebut. Ular ini berkulit belang hitam putih dan berbisa.

Meski begitu, Moms bisa memegang dan bahkan berfoto dengan ular ini sambil ditemani pawang. Biayanya sukarela, lho.

Baca Juga: 7 Inspirasi Desain Depan Toko Baju, Ada yang Cocok Buat Usaha Rumahan

3. Gua Air Suci

Berbeda dengan sebelumnya, fasilitas di sekitar temple Tanah Lot ini dipercaya dapat mengalirkan mata air dari tengah laut.

Gua dengan air tawar ini sudah dikeramatkan yang digunakan untuk keperluan ibadah umat Hindu.

Meski begitu, wisatawan tetap boleh meminumnya atau sekedar membasuh tangan dan wajah.

Bahkan, masyarakat setempat percaya air tersebut memiliki banyak khasiat.

4. Monumen Tri Antaka

Tri Antaka Temple

Foto: Tri Antaka Temple

Monumen Tri Antaka adalah fasilitas penunjang yang ada di objek wisata Tanah Lot Bali.

Ini merupakan monumen bersejarah yang terkait peristiwa masyarakat Bali dalam melawan NICA.

Banyak wisatawan mancanegara yang datang ke tempat ini untuk mengenang perjuangan Bali di tahun 1946.

Keindahan monumen dibalut dengan pemandangan langsung laut pulau Dewata.

5. Toko Oleh-Oleh

Jangan sampai melewati toko oleh-oleh yang ada di sekitar Tanah Lot temple.

Ada berbagai buah tangan yang bisa dibawa ketika pulang ke kota asal. Ada sandal, lukisan, baju santai, patung, serta berbagai kerajinan tangan lainnya.

Harganya yang terjangkau menjadikan toko oleh-oleh ini ramai dipadati pengunjung lokal ataupun mancanegara.

Dikenal juga dengan pasar seni, di tempat ini juga menjual aneka makanan khas Bali.

Baca Juga: Pesona Kawah Wurung, Savana Hijau dengan Pemandangan Menakjubkan

6. Area Panggung Tari Kecak

Tari Kecak

Foto: Tari Kecak

Tari kecak identik sebagai salah satu tarian asal Bali yang penuh historikal dan nilai keagamaan.

Pertunjukan tari tradisional ini mengisahkan tentang Dewi Sinta, Hanoman, dan Rahwana.

Kisah dramatis ini melahirkan tarian yang indah dan epik yang membuat daya tarik wisatawan asing.

Seringnya, pertunjukan tari kecak diadakan saat sore menuju malam hari di sekitar Tanah Lot temple.

7. Pura Tempat Upacara Adat

Salah satu fasilitas penunjang yang juga jadi perhatian di Tanah Lot adalah pura tempat dilakukan upacara adat.

Upacara keagamaan yang paling diminati adalah upacara Piodalan.

Ini adalah ritual keagamaan masyarakat Bali yang diselenggarakan tepat 4 hari selepas Hari Raya Kuningan.

Pengunjung dapat menyaksikan ratusan penganut agama Hindu berjalan beriringan menuju pura.

Sesajen menjadi perlengkapan yang dibawa ketika menuju ke pura ini.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Psikolog Bali, Jangan Ragu untuk Konsultasi Ya!

8. Pura Ibadah

Pura Tanah Lot

Foto: Pura Tanah Lot

Terdapat berbagai pura di sekitar Tanah Lot yang bisa dikunjungi untuk mengenal ritual ibadah orang Hindu.

Ada 2 pura ikonik yang menjadi perhatian wisatawan, yakni Pura Luhur Tanah Lot dan Pura Batu Bolong.

Di sekitar pura terdapat tumpukan bebatuan karang besar di pinggir pantai yang juga jadi spot foto-foto.

Setiap pura memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada upacara adat yang sedang diselenggarakan.

9. Pantai Berselancar

Ada beberapa pantai yang bisa untuk dijadikan tempat berselancar para wisatawan lokal ataupun asing.

Gulungan ombak yang besar menjadi kelebihan pantai di sekitar Tanah Lot yang cocok untuk berselancar.

Meski demikian, tak semua orang bisa berselancar di tempat ini. Hanya beberapa perenang dan peselancar ahli yang dapat meraungi gulungan ombak.

Keindahan pemandangan laut di sekitar Tanah Lot temple membuat orang betah berlama-lama bersantai di pinggir pantai.

10. Spot Sunset

Sunset Pantai Tanjung Kait

Foto: Sunset Pantai Tanjung Kait

Ada fasilitas penunjang lainnya di sekitar Tanah Lot yang patut dinikmati yakni pinggir pantai saat matahari terbenam.

Spot di pinggir pantai ini ramai dipadati pengunjung untuk sekedar menikmati proses sunset di sore hari.

Suara gemuruh dari gulungan ombak dan angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan ketika bersantai di sore hari.

Tak heran jika tempat ini ramai ketika menuju matahari terbenam.

Baca Juga: Profil Denise Chariesta, Sosok Perempuan yang Diduga Selingkuh dengan Regi Datau

11. Pura Penataran

Pura Penataran adalah salah satu dari beberapa pura di daerah Tanah Lot.

Terletak di utara Pura Tanah Lot, Pura Penataran adalah tempat untuk berdoa kepada Dewa dan manifestasinya yang ada di Pura Tanah Lot untuk kesehatan dan kebahagiaan.

Di sini kerap diadakan upacara yang disebut Upacara Pura Penataran yang memiliki dua hari upacara.

Hari pertama sama dengan Pura Tanah Lot yang diadakan setiap 210 hari di hari Rebo (Rabu) Wage, Wara Langkir.

Sedangkan hari kedua adalah Rebo (Rabu) Wage, Wara Merakih, sesuai Kalender Bali.

12. Pura Penyawang

Pura Penyawang

Foto: Pura Penyawang

Pura Penyawang terletak di sisi barat Pura Penataran.

Pura ini dibangun untuk berdoa kepada Dewa dan manifestasinya yang ada dan memiliki kuasa di Pura Tanah Lot sebagai dewa lautan.

Jika air laut sedang pasang, orang-orang Hindu tidak bisa berdoa ke Pura Tanah Lot, tetapi mereka bisa berdoa di Pura Penyawang.

Baca Juga: Molagit (Obat Diare): Fungsi, Aturan Pakai, dan Efek Sampingnya

Bagaimana, Moms, tempat wisata yang satu ini sangat menarik, bukan?

Jika ada waktu dan kesempatan, Tanah Lot Bali bisa menjadi salah satu destinasi wisata untuk dikunjungi bersama keluarga.

  • https://www.ayobali.net/wisata-tanah-lot-bali
  • https://www.tripadvisor.co.id/AttractionsNear-g2283829-d379340-Tanah_Lot_Temple-Beraban_Bali.html