14 Januari 2022

5 Jenis Tanaman Hortikultura untuk Kebun Mini Moms

Hasilnya ada yang bisa dipanen atau dijadikan dekorasi rumah
5 Jenis Tanaman Hortikultura untuk Kebun Mini Moms

Foto: www.gardeningknowhow.com

Tanaman hortikultura menjadi salah satu jenis tanaman yang bisa Moms tanam di kebun mini yang ada di belakang rumah.

Menurut Wikipedia, kata holtikultura berasal dari bahasa latin yakni ‘hortus’ yang artinya adalah kebun, sedangkan ‘culture’ artinya adalah tanam. Jadi bisa diartikan kalau tanaman hortikultura ini adalah budidaya tanaman kebun alias tanaman yang bisa ditanam di kebun sendiri.

Saat dipanen, tanaman hortikultura ini bisa dijual dan beberapa jenisnya bisa dikonsumsi sendiri untuk makanan sehari-hari.

Baca Juga: 12 Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Cara Menyimpannya

Ciri-Ciri Tanaman Hortikultura

Tanaman Holtikultura
Foto: Tanaman Holtikultura (efaz.org)

Foto: efaz.org

Tanaman hortikultura ini memiliki ciri khas sendiri. Buat Moms yang masih belum familiar dengan tanaman hortikultura, di bawah ini ada beberapa ciri-cirinya. Yuk, lihat!

  • Menghasilkan atau memproduksi tanaman secara musiman
  • Tidak selalu berbuah sepanjang tahun
  • Membutuhkan lahan tanam yang cukup luas
  • Membutuhkan tanah dengan kadar air yang tinggi sehingga harus sering disiram agar tidak cepat mati
  • Tidak semua jenis tanaman bisa dibudidayakan di lahan yang sama
  • Memiliki nilai keindahan
  • Membutuhkan perlakuan khusus dibanding komoditas lainnya
  • Bisa ditanam dalam jumlah sedikit hingga banyak
  • Hasil panennya mudah sekali membusuk
  • Kualitas hasil panen tanaman hortikultura bisa dilihat dari kondisinya saat masih segar
  • Harga dari hasil panen tanaman hortikultura selalu berbanding lurus dengan kualitas dan kesegarannya. Jadi kalau hasil panennya punya kualitas bagus dan dijual saat masih segar, maka harganya bisa lebih mahal.

Baca Juga: 11 Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan yang Harus Moms Ketahui

Jenis Tanaman Hortikultura

Untuk mempelajarinya lebih dalam lagi, tanaman hortikultura ini terbagi menjadi lima jenis yang perlu Moms Ketahui, yaitu:

1. Frutikultur

Tanaman Hortikultura Buah
Foto: Tanaman Hortikultura Buah (www.kellogggarden.com)

Foto: www.kellogggarden.com

Jenis tanaman hortikultura yang pertama adalah fruktikultur yang merupakan jenis buah-buahan.

Tanaman hortikultura ini adalah tanaman musiman karena tidak setiap saat bisa dipanen, bisa setahun sekali atau setahun dua kali berbuahnya.

Tidak semua jenis frutikultur ini bisa ditanam di kebun mini Moms karena ada beberapa tanaman yang ukurannya akan semakin besar ketika sudah berusia lebih dari satu tahun sehingga memerlukan tempat yang cukup luas supaya bisa tumbuh subur.

Jika ingin menanam tanaman hortikultura berjenis fruktikultur, ada beberapa buah yang bisa Moms jadikan pilihan seperti varian buah berry seperti strawberry, blueberry, rasberry, dan blackberry. Buah berry dipilih karena bisa ditanam di dalam wadah pot atau polybag.

Selain itu juga ada buah anggur, nanas, melon, blewah, semangka, jeruk, jambu, rambutan, dan lain sebagainya. Khusus untuk tanaman buah yang pohonnya bisa tumbuh hingga lebih dari tiga meter seperti mangga, rambutan, dan jambu, sebaiknya siapkan lahan yang cukup agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Baca Juga: 13 Tanaman Pembawa Hoki, Moms Harus Punya!

2. Olerikultura

Tanaman Hortikultura Sayur
Foto: Tanaman Hortikultura Sayur (www.gasper.net)

Foto: www.gasper.net

Kita beralih ke tanaman hortikultura yang berjenis olerikultura atau tanaman sayur-sayuran. Tak sedikit orang yang menanam sayur-sayuran sendiri di halaman rumah.

Tujuannya selain untuk menyalurkan hobi bercocok tanam, dengan menanam sayuran sendiri di rumah, Moms bisa memanennya sendiri dan menjadikannya aneka kuliner yang sehat karena jika ditanam sendiri jarang ada yang menggunakan pestisida dan juga bisa ditanam dengan cara organik.

Tak berbeda jauh dengan buah, tanaman hortikultura berjenis sayur ini juga bisa dipanen tahunan atau dua tahun sekali.

Contoh tanaman hortikultura berjenis ini yang ditanam secara musiman adalah aneka bawang seperti bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay. Lalu ada wortel, kangkung, lobak, kubis, dan tomat. Rata-rata Moms bisa memanen sayur-sayuran tersebut dua kali setahun.

Lain halnya dengan sayuran seperti petai, jengkol, dan melinjo yang bisa ditanam sepanjang tahun tanpa terikat dengan jenis cuacanya.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Simak 15 Manfaat Buah Salak Bagi Kesehatan

3. Florikultura

Tanaman Holtikultura Bunga
Foto: Tanaman Holtikultura Bunga (www.thepetalfactory.com.au)

Foto: www.thepetalfactory.com.au

Florikultura merupakan tanaman hortikultura berjenis bunga yang bisa digunakan sebagai tanaman hias untuk menghiasi halaman di belakang rumah.

Jenis tanaman bunga yang ditanam tentu bisa beragam. Moms bisa memilih bunga sepatu, soka, mawar, melati, kenanga, lili, dahlia, anyelir, anggrek, dan lain sebagainya.

Untuk wadah media tanamnya ini bisa menggunakan pot-pot gerabah yang tampilannya bisa membuat lebih cantik tanaman hortikultura Moms.

Belakangan ini pot gerabah atau terracotta sangat diminati untuk dijadikan sebagai tempat media tanam sekaligus sebagai dekorasi eksterior hingga interior rumah. Moms bisa membeli pot gerabah ini di toko peralatan berkebun.

Selain itu, Moms juga bisa menanamnya langsung di halaman belakang rumah tanpa pot. Jika menanam dua jenis atau lebih tanaman hortikultura ini, sebaiknya pisahkan jaraknya sekitar 30 cm supaya masing-masing tanaman bisa tumbuh dengan subur.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman dalam Pot untuk Pemula, Anti Gagal!

4. Biofarmaka

Tanaman Holtikultura Rempah
Foto: Tanaman Holtikultura Rempah (www.thespruce.com)

Foto: www.thespruce.com

Tak hanya menanam buah, sayur, dan bunga saja, Moms juga bisa menanam tanaman obat di kebun belakang rumah karena pada dasarnya tanaman obat atau yang dikenal dengan nama biofarmaka termasuk dalam jenis tanaman hortikultura.

Lantas tanaman obat yang dimaksud di sini adalah tanaman yang seperti apa? Seperti yang kita ketahui kalau Indonesia kaya akan rempah-rempah tradisional yang tak hanya bisa menyedapkan masakan, tapi juga bisa menyehatkan.

Oleh karena itu, rempah-rempah khas Indonesia ini juga termasuk dalam tanaman obat yang masuk kategori tanaman hortikultura.

Biofarmaka ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yakni tanaman hortikultura rimpang dan non rimpang.

Tanaman obat rimpang adalah tanaman obat yang asalnya dari rimpang atau umbi tanaman seperti jahe, kunyit, lengkuas, temulawak, serai, kencur, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk tanaman obat non rimpang adalah tanaman obat yang berasal dari buah, bunga daun, batang, hingga akar. Contohnya sepertu lidah buaya, mahkota dewa, kayu manis, adas, jinten, dan lain sebagainya.

Selain rempah khas Indonesia, Moms juga bisa menanam oregano, basil, cilantro, mint, dan lain sebagainya di kebun mini belakang rumah.

Jika lahan kebun di belakang rumah agak sempit, Moms bisa mengakalinya dengan membuat kebun vertikal menggunakan wadah pot gantung yang digantungkan di sepanjang dinding belakang. Dengan begitu, semua tanaman obat milik Moms bisa ditanam dengan mudah.

Baca Juga: Mengenal Tanaman Catnip, dari Manfaat Hingga Efek Sampingnya

5. Taman Lanskap

Tanaman Holtikultura Taman Lanskap
Foto: Tanaman Holtikultura Taman Lanskap (alaira-florist.com)

Foto: alaira-florist.com

Jenis tanaman hortikultura yang terakhir adalah taman lanskap atau yang juga dikenal dengan nama landskap arsitektur.

Jadi jenis hortikultura ini akan mengombinasikan tanaman hias dengan aneka material seperti bebatuan, kayu, hingga ornamen bahan-bahan alami lainnya sehingga bisa menjadikan taman lanskap yang sangat indah.

Beberapa contoh taman lanskap yang bisa Moms terapkan di halaman belakang seperti taman bergaya Bali, Jepang, Perancis, Inggris, dan lain sebagainya.

Moms juga bisa menggabungkan jenis taman lanskap ini dengan keempat jenis tanaman hortikultura di atas. Tapi ingat, sebaiknya jika ingin menggabungkan beberapa jenis tanaman hortikultura, sebaiknya beri jarah pemisah yang agak jauh sehingga masing-masing jenis tanaman bisa tumbuh dengan subur tanpa terhambat dengan pertumbuhan tanaman lainnya.

Jika ingin cara yang lebih mudah, lebih baik perpaduan jenis tanaman hortikultura yang akan diletakkan di taman lanskap ini ditanam di dalam wadah pot dalam berbagai macam bentuk agar pertumbuhannya tetap subur dan keindahan tampilannya lebih terjaga.

Bagaimana penjelasan singkat mengenai tanaman hortikultura di atas nih Moms?

Apakah Moms tertarik untuk menanam salah satu tanaman hortikultura tersebut di kebun mini yang ada di belakang rumah nantinya?

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Hortikultura
  • https://www.99.co/blog/indonesia/jenis-tanaman-holtikultura/
  • https://www.rumah.com/panduan-properti/tanaman-hortikultura-48579
  • https://paktanidigital.com/artikel/jenis-tanaman-hortikultura/#.YPvbZ44zbIV
  • https://tanahkaya.com/tanaman-hortikultura/
  • https://bibitbunga.com/macam-macam-tanaman-hortikultura/
  • https://www.dekoruma.com/artikel/67434/jenis-tanaman-hortikultura

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.