06 Juli 2020

Ini Tanda-Tanda Alergi Kedelai pada Bayi, Moms Perlu Tahu!

Bengkak pada wajah, bibir dan lidah bisa jadi tanda alergi kedelai pada bayi

Kacang kedelai yang telah dibudidayakan selama berabad-abad dikenal sebagai bahan pangan yang kaya akan sumber protein, kalsium, dan zat besi.

Kedelai pun telah menjadi makanan pengganti yang bergizi bagi jutaan bayi, yang tidak memiliki akses ke ASI atau mengalami alergi susu sapi. Kedelai adalah bahan yang sangat umum digunakan dalam makanan bayi.

Namun, tidak sedikit juga bayi yang ternyata juga mengalami alergi terhadap kedelai.

Ketika bayi alergi terhadap kedelai, sistem kekebalan tubuh, yang biasanya melawan infeksi, bereaksi berlebihan terhadap protein dalam kedelai. Jika bayi tersebut makan sesuatu yang terbuat dari kedelai, tubuh mengira protein ini adalah penyerbu berbahaya dan merespons dengan bekerja sangat keras untuk melawan penyerang. Ini yang menyebabkan reaksi alergi.

Baca Juga: Moms, Yuk Kenali Ciri-ciri Alergi Dingin Pada Bayi

Alergi terhadap kedelai lebih umum terjadi pada bayi dan anak-anak daripada remaja dan dewasa. Tetapi jenis alergi ini dapat berkembang pada usia berapa pun. Karena itu, penting ya Moms untuk mengetahui alergi kedelai pada bayi pada tahap yang sangat dini.

Tanda-Tanda Alergi Kedelai pada Bayi

Perlu Tahu, Ini Tanda-Tanda Alergi Kedelai Pada Bayi
Foto: Perlu Tahu, Ini Tanda-Tanda Alergi Kedelai Pada Bayi (medicalnewstoday.com)

Foto: medicalnewstoday.com

Menurut Mayoclinic, pada umumnya alergi kedelai memang menimbulkan rasa tidak nyaman tetapi tidak tergolong penyakit serius. Namun, meski sangat jarang, reaksi alergi terhadap kedelai bisa menakutkan dan bahkan mengancam jiwa.

Tanda alergi kedelai pada bayi ini biasanya muncul dalam beberapa menit sampai beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang mengandung alergen.

Tanda alergi kedelai pada bayi dapat meliputi:

  • Kesemutan di mulut
  • Gatal-gatal, kulit bersisik (eksim)
  • Pembengkakan pada bibir, wajah, lidah dan tenggorokan, atau bagian tubuh lainnya
  • Hidung meler atau kesulitan bernapas
  • Nyeri perut, diare, mual atau muntah
  • Kulit memerah
  • Mata berair
  • Tekanan darah rendah

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Biasa Menyebabkan Alergi Pada Bayi

Reaksi alergi yang parah (anafilaksis) jarang terjadi pada alergi kedelai. Ini lebih cenderung terjadi pada orang yang juga menderita asma atau alergi terhadap makanan lain selain kedelai, seperti kacang.

Anafilaksis menyebabkan tanda dan gejala yang lebih ekstrem termasuk di antaranya:

  • Kesulitan bernapas, disebabkan oleh pembengkakan tenggorokan
  • Syok, dengan penurunan tekanan darah yang parah
  • Denyut nadi cepat
  • Pusing atau kehilangan kesadaran

Nah, jika Moms menemukan satu atau lebih tanda alergi kedelai pada bayi tersebut, pastikan untuk menghubungi dokter dan minta Allergen Elimination Diet.

Baca Juga: Kenali Alergi Hewan Peliharaan pada Bayi dan Gejalanya

Juga, jika Moms masih menyusui dan mengandalkan diet yang kaya akan produk kedelai, Moms mungkin harus mengurangi konsumsi kedelai secara keseluruhan selama beberapa minggu.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.