09 Januari 2020

Kenali Tanda-tanda Balita Telat Bicara Lewat Penjelasan Berikut

Apa yang harus orang tua lakukan bila Si Kecil memperlihatkan salah satu atau beberapa tanda balita telat bicara ini?

Apakah tanda balita telat bicara? Si Kecil sudah berusia 3 tahun tetapi ia jarang bicara atau hanya mengutarakan sedikit kata?

Moms mungkin pernah mendapat informasi bahwa laju kecepatan perkembangan tiap anak balita berbeda-beda.

Hal itu benar, tetapi, secara umum tetap ada tahap perkembangan yang perlu dicapai oleh setiap anak pada usia tertentu.

Baca Juga: 4 Aktivitas Pendukung Terapi Wicara Balita yang Bisa Dilakukan di Rumah

Kesulitan Mengungkapkan Bahasa

toddler-talking-920x605.jpg
Foto: toddler-talking-920x605.jpg

Foto: goodtoknow.com

Ahli patologi bahasa-bicara tersertifikasi Lauren Lowry dari The Hanen Center, sebuah badan terapi wicara, menerangkan, tanda balita telat bicara adalah bila pada usia antara 18 dan 30 bulan Si Kecil memiliki pemahaman kosakata yang terbatas untuk usianya, meskipun ia memiliki keterampilan motorik, kognitif, dan sosial yang baik.

Secara umum, anak dengan tanda balita telat bicara tersebut tidak terlihat berbeda karena keterampilan di luar bahasa dan bicaranya baik.

Namun, bila diperhatikan lebih spesifik, Si Kecil sebenarnya kesulitan dalam mengungkapkan bahasa tutur atau yang bersifat ekspresif.

Baca Juga: Pentingnya Komunikasi Nonverbal Saat Berinteraksi dengan Balita

Tanda Balita Telat Bicara

28630607_xxl-569x426.jpg
Foto: 28630607_xxl-569x426.jpg

Foto: youngparents.com

Berikut sejumlah tanda balita telat bicara yang perlu orang tua beri perhatian lebih. Bila Si Kecil memperlihatkan beberapa tanda balita telat bicara berikut, Moms dan Dads sebaiknya berkonsultasi dengan ahli patologi bahasa-bicara.

  1. Jarang bersuara saat masih bayi
  2. Jarang ada kontak mata untuk merespons suara
  3. Jarang tersenyum atau tertawa pada usia 6 bulan
  4. Tidak menunjuk benda-benda pada usia 14 bulan
  5. Tidak merespons saat dipanggil pada usia 15 bulan
  6. Belum mengucapkan satu kata pun pada usia 16 bulan
  7. Sempat terlihat melakukan komunikasi verbal, tetapi lalu berkurang

Perkembangan Bahasa Balita

EE17E700-5A8B-4CC6-9EA06CD8D88D2ADE_source.jpg
Foto: EE17E700-5A8B-4CC6-9EA06CD8D88D2ADE_source.jpg

Foto: scientificamerican.com

Perkembangan bahasa merupakan salah satu tahap perkembangan penting bagi anak karena akan memengaruhi kesejahteraan anak secara keseluruhan.

Pada awalnya, cara bicara Si Kecil memang tidak jelas. Menurut Kimberly Scanlon, ahli patologi bicara di Ramsey, New Jersey dan penulis buku My Toddler Talks, orang tua memang akan kesulitan memahami maksud ucapan Si Kecil yang sedang memulai tahap perkembangan bahasanya.

Tetapi, bila tahap ini berjalan lancar, pada akhirnya anak akan mampu mengucapkan kata-kata dengan baik.

Baca Juga: Apa Saja Kendala Komunikasi Antara Orang Tua dan Anak?

Interaksi dengan Lingkungannya

Toddler-14.-Talking-clearly.jpg
Foto: Toddler-14.-Talking-clearly.jpg

Foto: anexasclinic.com

“Bicara adalah cara paling ampuh bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan lingkungannya,” ujar Heather Boerner, pemilik Chatty Child Speech Therapy di New York City.

Pastikan Moms dan Dads mengenali tanda balita telat bicara. Dengan bicara, anak dapat mengutarakan keinginan, perasaan, termasuk penolakan. Bila anak tidak menguasai keterampilan ini, ia akan frustrasi dan mungkin jadi sering rewel.

(AN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.