Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Feb 10, 2018

Tes Kesuburan untuk Wanita dan Pria, Apa Saja?

Bagikan


 

Untuk memastikan tingkat kesuburan seseorang, perlu dilakukan pemeriksaan. Pada pria, tingkat kesuburan dapat diketahui dengan memeriksakan kualitas spermanya di laboratorium untuk menentukan jumlah, morfologi, dan apakah gerakannya normal.

Sedangkan pada wanita, bila kehamilan tak juga terjadi padahal siklus haid sudah teratur dan hubungan intimpun dilakukan pada masa subur, sebaiknya periksakan ke dokter.

Pemeriksaan biasanya meliputi USG (ultrasonografi) dan HSG (histerosalfingografi) yang dikenal dengan 'peniupan' untuk menentukan apakah organ-organ reproduksi berfungsi sebagaimana mestinya.

Pola Makanan

Penting dipahami, kesuburan pada wanita dan pria dipengaruhi pula oleh gaya hidup, termasuk makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, Anda dan pasangan perlu memerhatikan makanan yang dikonsumsi.

Yang terbaik tentulah sejak kanak-kanak telah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan kesuburan. Pola makan bergizi seimbang merupakan pola konsumsi terbaik untuk kesuburan karena di dalamnya sudah terkandung kalori, protein, lemak, dan mineral yang cukup untuk kebutuhan kesehatan reproduksi.

Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung Vitamin C, E, dan B kompleks (terutama B6) juga disarankan karena vitamin-vitamin tersebut sangat penting bagi pembentukan dan pengaturan kerja hormonal.

Bahan makanan lain yang disarankan untuk meningkatkan kesuburan adalah biji-bijian, seperti kecambah dan kacang tanah. Biji-bijian tersebut mengandung lemak esensial yang baik untuk produksi hormon.

Gaya Hidup

Hal lain yang penting adalah kebiasaan merokok. Banyak penelitian menunjukkan, merokok cenderung menurunkan kesuburan, baik pada pria maupun wanita.

Pada wanita, efeknya berupa penurunan produksi sel telur, terhambatnya perkembangan embrio dan penempelan embrio (implantasi), atau meningkatnya kejadian keguguran.

Bila suami adalah seorang perokok berat dan peminum alkohol, ia dapat mengalami kerusakan sperma. Selain itu, tidur larut malam juga dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh yang pada akhirnya mengganggu kesuburan.

Intinya, untuk meningkatkan kesuburan, Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat. Perhatikan pola makan dan makanan yang dikonsumsi, berhenti merokok apalagi konsumsi minuman beralkohol, lakukan olahraga teratur, cukup istirahat, dan sedapat mungkin jauhi stres.

Apakah Anda dan pasangan sudah menerapkan gaya hidup dan pola makan sehat untuk meningkatkan kesuburan?

 

(RIN)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.