07 April 2022

5+ Tips Beli Rumah Lelang Bank Serta Untung dan Ruginya, Yuk Simak!

Perhatikan keuangan menjadi tips beli rumah lelang bank yang utama

Harga rumah yang selalu naik membuat sebagian orang merasa kesulitan untuk memiliki hunian. Sebagai salah satu solusi, ternyata banyak juga Moms yang mencari tips beli rumah lelang bank.

Adanya rumah yang dilelang oleh bank biasanya karena penyitaan atau ada alasan lain. Dan ini dapat menjadi peluang bagi Moms yang ingin memiliki rumah karena biasanya harganya tidak terlalu tinggi.

Baca Juga: Minat Beli Rumah Subsidi? Pelajari Kelebihan dan Kekurangannya!

Keuntungan dan Risiko Beli Rumah Lelang Bank

Tips Beli Rumah Lealang Bank -1
Foto: Tips Beli Rumah Lealang Bank -1

Foto: Coingape.com

Membeli rumah lelang dapat menjadi tawaran yang bagus jika Moms telah mengetahui keuntungan dan juga risikonya.

Jika Moms baru mengenal lelang, akan sangat membantu jika mengenal cara kerjanya sebelum mengetahui tips beli rumah lelang bank.

Keuntungan membeli rumah lelang adalah Moms memiliki kesempatan untuk mendapatkan rumah dengan harga murah.

Selain itu, Moms mungkin juga akan menghadapi lebih sedikit persaingan untuk mendapatkan rumah jika hanya ada sedikit penawar.

Meski begitu, Moms juga harus mengetahui risiko hingga kerungian saat memutuskan untuk membeli rumah di lelang bank, seperti:

  • Moms bisa menghadapi persaingan yang ketat jika rumah yang dipilih memiliki banyak peminat
  • Moms mungkin harus memiliki uang tunai sebagai DP agar memenuhi syarat untuk menawar
  • Moms mungkin tidak dapat melihat bagian dalam rumah sebelum membelinya
  • Moms mungkin tidak dapat memiliki rumah yang diperiksa secara profesional
  • Moms bertanggung jawab untuk melakukan uji tuntas yang diperlukan terkait rumah tersebut

Yang perlu diketahui, pelaksanaan pemberian kredit dalam pelunasan pembayaran harga lelang barang tetap pada lelang eksekusi Hak Tanggungan mempunyai proses yang sedikit berbeda dengan proses pemberian kredit pada umumnya, dikutip Repository UGM

Salah satu alternatif beli rumah lelang adalah membelinya melalui penjualan singkat, yang biasanya disertai hak memeriksa rumah dulu, akta garansi dan persyaratan bahwa penjual harus membayar hak gadai dan pajak yang belum dibayar sebelum penutupan.

Dalam penjualan singkat, pemberi pinjaman hipotek setuju untuk menerima harga jual kurang dari saldo utang hipotek. Ini bisa terjadi ketika peminjam dalam kesulitan finansial.

Mirip dengan pelelangan, penjualan singkat ini bisa menjadi kesempatan untuk membeli rumah dengan harga yang jauh lebih murah daripada nilai pasarnya. Tidak seperti di lelang, Moms akan jauh lebih tenang tentang rumah yang dibeli.

Baca Juga: Selain Harga dan Lokasi, Ini 3 Hal Penting yang Harus Dipertimbangkan Saat Beli Rumah

Tips Beli Rumah Lelang Bank

Tips Beli Rumah Lealang Bank -2
Foto: Tips Beli Rumah Lealang Bank -2

Foto: Home.bt.com

Meski akan mendapatkan harga di bawah pasaran, namun Moms harus mengetahui tips beli rumah lelang agar dapat mengantisipasi beberapa hal terutama bagi Moms yang baru pertama membeli.

Sebab, bank bisa saja mengambil kembali rumah yang digadaikan jika Moms memutukan untuk membeli rumah lelang namun gagal membayar cicilan bulanannya.

Agar tidak salah langkah dan mendapatkan sepenuhnya rumah impian tersebut, berikut ini tips beli rumah lelang bank yang bisa Moms coba.

1. Perhatikan Harga Dasar

Bank hanya memperhatikan jumlah utang peminjam sebelumnya bersama dengan komponen bunga dan biaya penalti. Jadi, bank menetapkan harga cadangan yang merupakan kombinasi dari biaya ini.

Ini yang menjadi harga dasar sebelum pelelangan dimulai. Harga cadangan adalah harga yang diminta oleh bank yang umumnya lebih rendah dari harga pasar.

Pihak yang berkepentingan harus menyerahkan wesel atas uang margin untuk mengikuti lelang bank. Umumnya, ini adalah persentase dari harga cadangan pada rumah yang akan dilelang.

2. Faktor yang Perlu Dipertimbangkan

Pertama, Moms harus memeriksa apakah pemilik sebelumnya memiliki utang iuran di perumahan. Sebab setelah pelelangan, tanggung jawab membayar iuran akan jatuh pada Moms.

Kedua, periksa juga apakah pemilik telah membayar semua tagihan listrik tepat waktu. Ketiga, periksa juga apakah pemilik sebelumnya telah membayar pajak daerah, seperti pajak rumah.

Jika tidak membayar iuran untuk jangka waktu yang lama, maka otoritas kota juga berhak untuk menyita rumah untuk memulihkan iurannya.

3. Periksa Klaim Hukum

Pemilik baru harus memeriksa apakah ada klaim hukum atas rumah oleh bank. Jika ada, pemilik baru harus menghadapinya. Satu juga dapat memeriksa kekuatan struktural rumah.

Jika rumah itu berada dalam kepemilikan bank untuk waktu yang lama, maka mungkin ada beberapa keausan yang disebabkan oleh kelalaian.

Sering kali, bank tidak mengambil alih kepemilikan fisik dan hanya kepemilikan simbolis. Sebab, bank melelang rumah hanya untuk memulihkan iurannya.

Baca Juga: 21 Tips Membeli Rumah Pertama Kali dari Financial Planner, KPR atau Cash?

4. Buat Pengaturan Keuangan

Pengaturan keuangan menjadi tips beli rumah lelang utama yang harus dipertimbangkan dengan matang. Sebagai awalan, Moms harus menyerahkan sejumlah uang untuk berpartisipasi dalam pelelangan.

Jumlah margin ini bisa sekitar 10-15 persen dari harga cadangan. Bank dapat meminta penawar yang berhasil menyetor setidaknya 15-20 persen dari jumlah saldo dalam beberapa hari ke depan.

Sebelum berpartisipasi dalam lelang, lakukan penujian terlebih dahhulu. Kunjungi rumah, verifikasi bahwa itu kosong, dan evaluasi kondisinya secara keseluruhan untuk menilai apakah perbaikan diperlukan.

5. Tawar dengan Uang Tunai

Di sebagian besar lelang, Moms tidak dapat membeli dengan dengan hipotek, jadi bersiaplah dengan sejumlah uang tunai untuk menawar.

Moms mungkin juga perlu melakukan prakualifikasi. Dengan kata lain, tunjukkan bahwa Moms memiliki uang untuk membayar sebelum dapat berpartisipasi.

Lakukan uji tuntas sebelum pelelangan, menghadiri pelelangan dengan membawa sejumlah uang cash, dan sering mendaftar ke juru lelang dan menerima nomor penawar.

Jika menang, Moms harus melengkapi dokumen dan membayar rumah segera atau dalam waktu 24 jam.

Alternatifnya, Moms mungkin dapat memasukkan sebagian dari harga dengan tawaran lalu membayar sisanya dalam waktu 24 jam. Jika tidak, Moms bisa uang porsi yang sudah dibayarkan.

Sebab, uang akan jatuh tempo pada saat pelelangan selesai. Sebagian besar juru lelang mengambil pembayaran dari sumber pendanaan yang diverifikasi, seperti cek kasir.

Kelebihan dana yang dibayarkan kepada juru lelang umumnya dikembalikan ke pembeli dalam waktu dua hingga enam minggu.

6. Dapatkan Kepemilikan Rumah

Jika Moms adalah penawar yang menang, tergantung pada keadaan lelang dan hukum yang berlaku, Moms bisa saja tidak diberikan akses ke rumah pada hari yang sama.

Ada kemungkinan bahwa rumah yang diambil alih, misalnya, masih dapat ditempati oleh peminjam yang menunggak sampai pemberi pinjaman kemudian memiliki rumah dan hak milik, yang kemudian akan dialihkan kepada Moms.

Jika membeli rumah di lelang yang ditebus oleh pemilik rumah sebelum akhir periode pembatalan, Moms akan mendapatkan pengembalian uang penuh dari harga pembelian.

Semoga tips beli rumah lelang bank ini dapat mempermudah jalan mendapatkan rumah impian ya, Moms!

  • https://www.bankrate.com/mortgages/how-to-buy-a-house-at-auction/
  • https://timesproperty.com/news/post/what-to-consider-before-buying-property-at-a-bank-auction-blid1026
  • http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/58364

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.