09 Agustus 2019

Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Hamil

Suhu tubuh yang terlalu tinggi bisa membahayakan Moms dan janin

Setelah hamil, mengapa kita jadi lebih sering merasa gerah, ya, dibanding sebelum hamil?

Ternyata, suhu tubuh kita memang sedikit lebih tinggi saat mengandung.

Ditambah panas dari luar seperti di musim kemarau ini, Moms tentu merasa tidak nyaman.

Rupanya cuaca panas saat hamil tidak sekadar menimbulkan ketidaknyamanan, tapi juga bisa membahayakan. Suhu tubuh tinggi abnormal (hipertermia) pada awal kehamilan meningkatkan risiko cacat lahir.

Selain itu, ibu hamil agak lebih mudah dehidrasi dibanding orang yang tidak hamil. Gejala dehidrasi seperti lelah, pusing, dan pingsan berisiko membuat ibu hamil jatuh.

Dehidrasi juga menyebabkan otak memproduksi hormon vasopressin yang memicu rasa haus. Tapi hormon ini mirip oksitosin, hormon yang merangsang kontraksi rahim.

Cuaca panas juga bisa memperburuk kaki bengkak yang sering terjadi pada ibu hamil.

Bahkan, beberapa penelitian mengaitkan cuaca panas di beberapa wilayah dengan meningkatnya risiko kelahiran prematur, lahir mati, dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Tenang, Moms. Ada trik menghadapi cuaca panas saat hamil:

Tips Ibu Hamil Menghadapi Cuaca Panas di Luar Ruangan

1-Tips Ibu Hamil Menghadapi Cuaca Panas di Luar Ruangan.jpg
Foto: 1-Tips Ibu Hamil Menghadapi Cuaca Panas di Luar Ruangan.jpg

Foto: momjunction.com

  • Gunakan pakaian tertutup, seperti baju bertangan panjang dan celana atau rok panjang atau dress panjang.
  • Pakai pakaian berbahan ringan dan tidak ketat serta terbuat dari serat alami agar menyerap keringat, seperti katun atau linen. Hal ini bisa membuat Moms merasa lebih sejuk sekaligus mencegah ruam di bawah payudara dan perut yang sering terjadi pada ibu hamil.
  • Pakai topi dengan pinggiran lebar yang melindungi wajah dan leher dari sinar matahari, atau pakai kerudung.
  • Sebisa mungkin rencanakan melakukan kegiatan luar ruang saat udara sudah sejuk, seperti pagi, sore, atau malam.
  • Hindari terkena sinar matahari langsung, misalnya dengan berada di bawah pohon atau payung. Sebab, ibu hamil lebih rentan mengalami kulit terbakar.
  • Selalu pakai sunscreen dengan SPF tinggi, termasuk di bagian kaki yang terbuka.
  • Bawa face mist atau botol spray isi air. Simpan dulu di kulkas agar terasa lebih menyegarkan saat disemprotkan ke wajah.
  • Bawa kipas lipat atau kipas kecil bertenaga baterai.
  • Selalu bawa botol berisi air minum dan minum secara teratur untuk menjaga tubuh Moms tetap terhidrasi.
  • Berenang di kolam renang maupun di pantai membantu menyegarkan Moms di hari yang panas. Olahraga ini juga dapat mengurangi bengkak di kaki serta saraf panggul.
  • Kurangi asupan garam untuk mencegah retensi air yang menyebabkan bengkak.
  • Jika merasa lemah, lelah, pusing, atau haus berlebihan, usahakan segera masuk ke ruangan. Berbaringlah dan minum air atau minuman elektrolit. Jika tidak segera membaik, hubungi dokter.

Baca juga : Mengatasi Radang Tenggorokan Saat Hamil

Tips Ibu Hamil Menghindari Panas di Dalam Ruangan

2-Tips Ibu Hamil Menghindari Panas di Dalam Ruangan.jpg
Foto: 2-Tips Ibu Hamil Menghindari Panas di Dalam Ruangan.jpg

Foto: bustle.com

  • Saat hamil, butuh waktu lebih lama bagi tubuh untuk beradaptasi dengan perubahan suhu. Ketika menggunakan AC dan kipas angin, sebaiknya turunkan suhu atau besarkan kecepatan kipas angin secara bertahap. Saat berpindah dari satu lingkungan ke lingkungan lain, beri waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan perbedaan suhu.
  • Mandilah dengan air suam atau sedikit hangat. Jangan gunakan air yang terlalu dingin karena tubuh justru akan semakin panas setelah terkena suhu dingin mendadak.
  • Tutup gorden atau kerai agar suhu ruangan terasa lebih sejuk.
  • Jika sudah mulai terasa gerah, Moms bisa melakukan cara-cara berikut untuk mendinginkan diri:
    • Letakkan pergelangan tangan di bawah air mengalir
    • Ambil sedikit air (dari keran atau botol minum) dan basahi wajah atau belakang leher
    • Ikatkan bandana atau scarf basah secara longgar di leher
    • Basahi waslap dan tempelkan di belakang leher, dahi, atau bagian atas kepala
  • Jika merasa terlalu lelah untuk memasak atau bersih-bersih rumah, beristirahatlah. Angkat kaki kapanpun bisa untuk mencegah kaki bengkak. Sedapat mungkin minta bantuan orang lain untuk melakukan pekerjaan rumah tangga jika tidak sanggup atau tunda sampai Moms fit kembali.

Selalu jaga suhu tubuh tetap nyaman, ya, Moms!

Baca juga : Memasuki Musim Panas, Ini 5 Cara Agar Rumah Terasa Sejuk

(EMA/CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.