23 Desember 2017

Tips Menyimpan Bahan Makanan Dalam Kulkas

Hindari bau tak sedap selamanya

Kulkas adalah tempat andalan kita untuk menyimpan berbagai bahan makanan mentah dan makanan jadi. Berbagai makanan dan bahan makanan biasa kita simpan di dalam kulkas.

Aneka makanan dengan bahan dan aroma yang berbeda ini kerap kita campur dalam satu wadah. Pada akhirnya, aroma kulkas pun jadi campur aduk. Untuk itu, simak beberapa tips di bawah ini bagaimana menyimpan berbagai makanan di dalam kulkas:

Daging, Ikan, dan Unggas

Biarkan daging segar, ikan, dan unggas tetap dalam pembungkus. Melepas pembungkusnya bisa meningkatkan risiko terpapar bakteri. Jika daging tak dibungkus saat beli, pakailah piring agar tak menetesi makanan yang berada di bawahnya.

Produk Susu dan Olahannya

Biarkan keju, yoghurt, krim asam atau krim biasa, dan susu tetap dalam kemasannya. Jika sudah dipakai, jangan kembalikan ke wadah aslinya, tapi taruh di mangkuk atau piring dengan bungkus plastik.

Untuk keju gunakan bungkus aluminimum foil jika sudah dikonsumsi. Untuk susu, lebih baik gunakan botol plastik sebagai bungkusnya dari pada kardus karton sebab ardus karton lebih mudah tumbuh bakteri dibanding gelas plastik.

Buah dan Sayuran

Jangan campur buah dan sayuran. Buah-buahan dan sayuran mengeluarkan gas yang berbeda. Jauhkan buah-buahan dan sayuran terpisah seperti penempatan di toko buah. Misalnya apel dicampur dengan apel, wortel dengan wortel.

Jangan mencuci buah jika mau disimpan di kulkas karena kelembabannya bisa rusak dan lebih cepat membusuk. Simpanlah tomat dan timun di tempat yang berbeda karena tomat mengeluarkan gas yang dapat membuat timun menjadi lebih cepat busuk.

Ada baiknya tempat penyimpanan tersebut diberikan koran atau kertas sebagai alas agar tomat dan timun selalu kering sehingga lebih awet dan segar.

Telur

Untuk penyimpanan telur dalam kulkas, simpan dengan ujung yang kecil berada di bawah. Menyimpan dengan cara tersebut akan memastikan bahwa kantung udara yang berada di atas tidak tertekan oleh berat telur sehingga tidak pecah dan pecahnya kantung udara akan mempercepat proses pembusukan telur.

Roti

Masukkan irisan kecil apel atau kentang mentah di dalam wadah tempat menyimpan roti. Tujuannya, agar roti tetap segar lebih lama dari biasanya.

Makanan Sisa

Simpan semua sisa makanan di kedap udara dan tahan bocor. Tempatkan makanan sisa dalam wadah horizontal sehingga bisa dingin lebih cepat. Jika makanan habis dimasak, dinginkan sisa makanan dalam waktu dua jam dari memasak.

Bila menemukan bahan makanan yang sudah busuk, bahan makanan tersebut harus segera dibuang agar tidak mengontaminasi bahan makanan lainnya yang masih segar.

Pastikan agar tidak ada air atau cairan yang menggenang karena dapat membuat bahan makanan seperti sayur dan buah lebih cepat membusuk. Rajin bersihkan kulkas agar bahan makanan yang ada di dalam kulkas terjaga kebersihannya dan tidak mencemari bahan makanan lainnya.

Daun Salam

Untuk menjauhkan beras dan gandum dari kutu masukkan daun salam dalam kantung berisi beras atau gandum atau tempat penyimpanan lainnya. Daun salam mampu menjaga serangga tetap menjauh dari bahan makanan Anda. Ganti daun setiap tiga bulan sekali.

Bahan Penyerap Bau Busuk

Untuk menyerap bau busuk dari bahan makanan atau makanan yang sudah diolah dan dimasukkan ke kulkas, tempatkan belahan kentang di beberapa tempat dalam kulkas. Belahlah kentang menjadi dua bagian atau lebih, kemudian masukkan secara acak di dalam kulkas.

Belahan kentang dapat menyerap bau busuk. Belahan kentang tersebut cukup diganti setiap tiga hari sekali dengan yang masih segar.

Hal yang terpenting, jangan isi kulkas terlalu penuh. Untuk menjaga makanan tetap segar dan berada di suhu yang aman, kulkas butuh ruang untuk peredaran udara.

Foto: huffingtonpost

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.