Home & Living

23 Agustus 2021

Ingin Memelihara Burung Kenari? Cari Tahu Fakta dan Tipsnya!

Berikut cara merawat dan memelihara burung kenari yang tepat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Karla Farhana

Apakah Dads ingin memiliki hewan peliharaan di rumah? Jika iya, burung kenari mungkin dapat menjadi pilihan yang tepat.

Pasalnya, burung kenari memiliki kemampuan untuk berkicau sehingga suara indahnya bisa membuat rumah Dads semakin ramai.

Burung yang telah lama dipelihara oleh banyak masyarakat ini memang senang hidup dalam sangkar.

Jadi jika ingin memeliharanya di rumah, Dads pun cukup menyediakan sangkar burung yang cukup besar dengan tempat bertengger di dalamnya sehingga kenari merasa nyaman.

Baca Juga: Sebelum Memelihara, Ketahui 18 Cara Merawat Kelinci dengan Baik

Fakta Burung Kenari

burung kenari.jpg

Foto: Pixabay

Sebelum memelihara burung kenari, berikut fakta-faktanya yang perlu Moms ketahui.

1. Jenis Burung Kenari

Burung kenari yang paling sering dipelihara adalah jenis American Singer, Border Fancy, dan Red Factor.

Kenari American Singer merupakan jenis yang paling populer. Khususnya kenari jantan, mereka dibiakkan untuk bernyanyi.

Kenari jantan dapat mengembangkan lagu-lagu yang rumit. Semantara itu, kenari betina sebagian besar bersuara dengan kicauan.

Selain dari kemampuan bernyanyi atau berkicaunya, jenis kenari juga dibedakan berdasarkan warna tubuhnya. Kenari liar umumnya berwarna kuning kehijauan di sebagian besar tubuhnya dengan bagian bawah berwarna kuning.

Namun, karena pembiakan selektif, kini kenari memiliki berbagai jenis lain dalam yang hadir berbagai warna cerah, seperti oranye, putih, merah, dan kuning.

Baca Juga: Berbagai Fakta Unik Kura-Kura dan Cara Memeliharanya di Rumah

2. Burung yang Cerdas

Kenari adalah burung yang cerdas. Banyak pemilik yang dapat melatih burung kenari mereka untuk duduk di tangan mereka, pindah ke tempat bertengger, atau mengarahkan burung untuk terbang di sekitar ruangan.

Burung kenari yang lebih muda akan mudah untuk dilatih, Dads dapat menjinakkan dan melatih sebagian besar burung kenari dengan kesabaran yang cukup dan latihan yang konsisten.

Kenari merupakan burung yang relatif soliter sehingga mereka tidak akan kesepian jika ditempatkan sendirian di dalam sangkar. Meski demikian, kenari juga dapat hidup berdampingan di lingkungan kandang burung dengan burung kecil lainnya.

Namun, hindari untuk yang menampung dua kenari jantan bersama-sama dalam satu kandang karena kemungkinan besar akan bertarung.

Baca Juga: 30+ Arti Mimpi Menangkap Burung, Apa Moms Mengalaminya?

Cara Merawat Burung Kenari

Apabila Dads ingin memilih burung kenari untuk hewan peliharaan di rumah, berikut fakta dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam merawatnya.

1. Tempat Tinggal

tips merawat kenari.jpg

Foto: petbarn

Seekor kenari membutuhkan sangkar yang lebarnya minimal 40 cm dan panjangnya 50 cm. Burung-burung ini suka terbang, jadi jika memungkinkan, beri mereka sangkar yang lebih panjang dari lebarnya untuk memberikan ruang terbang yang mereka inginkan.

Palang sangkar juga harus diberi jarak yang relatif berdekatan (lebar tidak lebih dari 1 cm) untuk mencegah burung terjepit di antara palang. Kandang kawat mungkin akan menjadi pilihan yang tepat bagi Dads karena akan lebih mudah dibersihkan daripada kandang kayu.

Tempat bertengger kayu dengan diameter bervariasi harus ditempatkan di sekitar kandang untuk menyediakan tempat bagi kenari untuk beristirahat dan melatih kakinya.

Buat juga permukaan tempat bertengger sedikit tidak beraturan. Variasi tempat bertengger dapat membantu menjaga kaki burung tetap lentur.

Baca Juga: Moms Pelihara Kucing? Simak Cara Menghilangkan Bau Kencing Kucing Berikut Ini!

2. Suhu

Kenari adalah burung yang kuat sehingga dapat diletakkan pada suhu kamar, tetapi jauhkan kandang dari angin, AC, dan jendela yang menerima sinar matahari langsung (kenari bisa menjadi terlalu panas).

Jika Dads melihat mulut burung kenari menganga dan sayapnya menjauh dari tubuhnya, itu pertanda mereka sedang kepanasan. Jika Dads melihat burung itu kembung, mungkin bisa menjadi pertanda bahwa burung terlalu dingin.

Oleh karena itu, sediakan wadah air yang dangkal atau bak mandi khusus yang dibeli di toko hewan peliharaan setidaknya tiga atau empat kali seminggu agar burung dapat berendam di dalam air.

Tutupi kandang di malam hari karena kenari membutuhkan istirahat. Hal ini juga merupakan cara perawatan terbaik karena dapat menciptakan siklus terang/gelap yang mendekati kondisi alam sehingga mencegah stres.

Baca Juga: Tips Memelihara Ikan Hias di Rumah, Si Kecil Harus Tahu!

3. Pakan

tips memelihara kenari.jpg

Foto: coopsandcages

Di alam liar, kenari mencari benih yang dilengkapi dengan serangga sesekali. Jika Dads memeliharanya di rumah, berikan pakan kenari dengan kualitas baik yang terdiri dari campuran biji (dilapisi dengan vitamin) yang secara eksplisit dirancang untuk burung kenari.

Buang kulitnya dari biji yang dimakan kenari sehingga peliharaan Dads akan lebih mudah mengonsumsinya. Dads pun dapat menawarkan makanan pelet kenari, tetapi jenis pakan ini biasanya tidak begitu enak seperti biji.

Dads bisa menyajikan sepiring pelet di dalam kandang beserta sepiring biji-bijian sebagai pilihan makanan untuk kenari.

Tawarkan juga suplemen harian kenari dari sayuran hijau seperti kangkung, brokoli, dandelion, bayam, seledri, kacang polong, dan selada air dan beberapa potong buah apel, jeruk, anggur, pisang, atau melon. Sediakan potongan telur rebus sebagai tambahan protein.

Kenari harus memiliki air segar setiap saat karena satu hari tanpa air dapat membunuh burung kenari.

Baca Juga: Xabiru Punya Hewan Peliharaan, Ini 7 Tips Memelihara Hewan di Rumah

4. Potensi Penyakit

Selain memahami perawatan burung kenari, Dads juga perlu mengetahui potensi penyakit yang mungkin menyerang kenari sehingga bisa mencegahnya.

Masalah kesehatan langka yang mempengaruhi burung kenari biasanya karena pola makan yang buruk, kandang yang kotor, atau angin. Burung yang sakit dapat kehilangan berat badan dan mati dengan sangat cepat, jadi segera dapatkan bantuan dari dokter hewan burung jika burung mengalami kebotakan, kaki bersisik, diare, sembelit, atau lesu.

Kenari sensitif terhadap kualitas udara, maka jangan merokok di sekitar mereka atau menyimpannya di ruangan yang terdapat uap atau asap dari pelarut.

Selain itu, kenari rentan terhadap virus, jamur, dan bakteri tertentu. Mereka bisa mengalami beberapa infeksi jamur dan bakteri yang dapat diobati seperti infeksi jamur lambung burung, kandidiasis, dan klamidia.

Infeksi bakteri lain yang dapat mempengaruhi burung kenari adalah bumblefoot, yang menyebabkan pembengkakan dan luka pada kaki, mikoplasma, suatu kondisi yang dapat diobati yang menyebabkan keluarnya cairan dari mata serta hidung, dan tuberkulosis, penyakit pernapasan fatal yang tidak dapat diobati.

Sementara virus yang akan membunuh burung kenari termasuk cacar burung dan virus polioma. Aspergillus juga merupakan infeksi jamur yang fatal, tetapi dalam beberapa kasus, dapat diatasi dengan pengobatan antijamur.

Itulah tips memelihara burung kenari yang perlu dipahami. Semoga informasinya bermanfaat, ya.

  • https://www.thesprucepets.com/pet-canaries-1236727
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait