Scroll untuk melanjutkan membaca

RUPA-RUPA
18 Maret 2022

Cara Membuat Layang-Layang Bentuk Burung dan Kupu-kupu, Yuk, Bikin Bersama Si Kecil!

Buat layangan dan bermain bersama Si Kecil bisa jadi aktivitas bonding yang seru, lho!
Cara Membuat Layang-Layang Bentuk Burung dan Kupu-kupu, Yuk, Bikin Bersama Si Kecil!

Selain membelinya, layang-layang juga bisa dibikin sendiri, lho! Asalkan tahu bagaimana cara membuat layang-layang.

Apakah anak Moms suka main layangan? Permainan ini memang sudah semakin ditinggalkan anak-anak masa kini.

Selain karena lahan atau lapangan yang terbatas dan sulit ditemukan, juga karena terlalu banyak permainan yang melibatkan teknologi.

Padahal, bermain layang-layang bersama anak, dapat membuat ikatan orangtua dan anak semakin kuat, lho!

Selain itu, ada banyak juga manfaat melakukan permainan di luar rumah, salah satunya anak jadi banyak bergerak.

Layangan juga bisa dibuat dalam berbagai model, seperti bentuk burung dan kupu-kupu.

Membuat layang-layang bersama anak bisa jadi aktivitas seru, nih Moms.

Untuk mengetahui cara membuat layang-layang, baca selengkapnya di sini, ya!

Baca Juga: Anak Main Layangan, Ini 6 Manfaat untuk Fisik dan Kognitifnya

Cara Membuat Layang-Layang Burung

cara membuat layang-layang burung

Foto: cara membuat layang-layang burung (diythought.com)

Foto: Diythought.com

Bentuk burung merupakan salah satu bentuk layangan yang digemari banyak anak. Cara membuat layang-layang ini pun juga tidak sulit.

Dengan melibatkan anak saat pembuatan, tentu ia akan lebih semangat saat memainkannya.

Apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya?

Berikut ini bahan dan cara membuat layang-layang burung mengutip dari DIY Thought.

Bahan-bahan:

  • Kertas A4
  • Spidol atau pewarna lainnya yang cocok untuk kertas
  • Kertas lebih untuk paruh dan ekor
  • Stapler
  • Benang
  • Gunting
  • Hole puncher (pembolong kertas)
  • Lem stik
  • Pulpen

Cara Membuat Layang-layang Bentuk Burung:

1. Lipat Kertas dan Gambar Mata

Lipat kertas A4 menjadi 2 bagian.

Jangan lupa untuk menggambar mata burung di salah satu sudut tepi lipatan kertas.

Balikkan kertas dan gambar mata di sisi lain kertas.

2. Warnai Kertasnya

Agar layang-layang benar-benar menyerupai burung, cobalah untuk mewarnai bagian yang akan terlihat seperti bulu burung.

Pertama-tama, buka kertas yang terlipat dan warnai bagian dalamnya.

Saat kertas tersebut dilipat, gambar bulu burung tersebut akan terlihat dan menjadi warna-warni.

3. Lipat dan Stapler Sayap Burung

Untuk melakukan bagian ini, lebih baik Moms atau Dads yang melakukannya, jangan biarkan Si Kecil ya untuk mencegah tangannya tidak terluka.

Cobalah ambil sudut yang paling dekat dengan gambar mata dan rekatkan ke tepi kertas.

Setelah itu, stapler bagian tersebut agar membentuk sayap.

4. Tambahkan Paruh dan Buntut

Di kertas lainnya, cobalah gambar paruh dan gunting bagian tersebut.

Setelah itu, rekatkan pada layang-layang tersebut untuk menambahkan bagian paruh agar bentuknya benar-benar menyerupai burung.

Jangan lupa juga untuk mewarnai paruhnya agar tampak menarik. Lakukan hal yang sama untuk membentuk buntut.

5. Tambahkan Tali ke Layangan

Gunakan hole puncher untuk melubangi layangan tersebut, terutama di dekat bagian yang di-stapler.

Ikatkan tali agar bisa terbang saat anak memainkannya.

Setelah itu, layang-layangan burung ini sudah siap dimainkan.

Moms juga perlu memperhatikan cuaca di luar rumah.

Mainan ini sangat cocok saat cuaca sedang berangin karena anak tidak perlu bersusah payah berlari untuk menerbangkannya.

Baca Juga: Cyberbullying: Ketahui Dampak pada Fisik dan Mental serta Cara Mengatasi Jika Anak Mengalaminya

Cara Membuat Layang-Layang Kupu-Kupu

cara membuat layang-layang kupu-kupu

Foto: cara membuat layang-layang kupu-kupu (crayola.com)

Foto: crayola.com

Selain burung, Moms juga bisa, lho membantu anak membuat layangan berbentuk kupu-kupu.

Bentuknya pun sangat cantik jika dimainkan di langit yang cerah.

Bukan hanya untuk mainan, layangan kupu-kupu ini juga bisa untuk hiasan rumah.

Berikut ini bahan yang harus disiapkan dan langkah yang bisa diikuti untuk membuatnya.

Bahan-bahan:

  • Kertas karton
  • Pita
  • Stiker
  • Benang
  • Spidol atau krayon

Cara Membuat Layang-layang Bentuk Kupu-kupu:

1. Gambarlah setengah bentuk kupu-kupu pada kertas karton yang telah dilipat dua.

Potong gambar tersebut dan bentuk dasar dari kupu-kupu sudah jadi.

2. Hias sayap kupu-kupu tersebut yang tiap sisinya harus identik bentuknya.

Gambar bentuk yang anak sukai, seperti lingkaran, segitiga, dan lainnya.

3. Buat bentuk antena dari kertas sisa dan tempelkan di bagian kepalanya.

4. Tambahkan tali hiasan di ekornya agar lebih indah.

5. Rekatkan tali sebagai pegangan.

Sekarang, layang-layang dengan bentuk kupu-kupu ini sudah selesai dibuat.

Ajak anak untuk berlari di taman atau tempat terbuka lainnya saat memainkannya.

Tentunya saat cuaca sedang cerah dan sedikit berangin.

Baca Juga: 6 Model Seragam Sekolah Korea Selatan yang Desainnya Menarik, Fashionable Banget, Nih Moms!

Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu

Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu

Foto: Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu (goodhousekeeping.com)

Foto: goodhousekeeping.com

Layang-layang yang semua orang tahu terbuat dari bambu. Sangat klasik dan tradisional, tentunya layangan ini juga mudah dibuat.

Seringnya permainan ini dilakukan di pantai karena anginnya kencang.

Menurut Rhythms of Play, berikut beberapa bahan dasar dan langkah pembuatannya.

Bahan-bahan:

  • Lembaran koran
  • Dua bilah bambu yang tipis dengan diameter 1 - 1,5 cm dengan panjang masing-masing 50 dan 60 cm
  • Gunting
  • Pensil
  • Benang
  • Selotip atau duct tape
  • Penggaris
  • Tali pita
  • Gergaji tangan kecil

Cara Membuat Layang-layang dari Bambu:

1. Potong 2 bambu dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran 50 dan 60 cm.

Anak dapat membantu untuk mengukur dan menandainya dengan pensil.

Sementara Moms atau Dads yang memotongnya dengan gergaji.

2. Gunakan gergaji tangan untuk membuat takik di kedua ujung bambu tersebut.

Ada baiknya Moms atau Dads yang melakukannya dan jauhkan dari anak-anak untuk sementara.

3. Buat rangka layangan dengan 2 bambu, bagian yang panjang horizontal dan yang pendek vertikal.

Letakkan rangka vertikal di 1/3 dari bambu yang lebih panjang, setelah itu diikat.

4. Gunakan tali yang mengitari takik yang sudah dibuat agar rangkanya kokoh.

Pastikan semua sejajar agar mudah diterbangkan nantinya.

5. Letakkan selembar koran di lantai. Tempatkan bingkai di atasnya.

Potong koran dengan lebihkan ukuran sekitar beberapa cm agar mudah untuk dibungkus.

6. Lipat tepi koran di atas tali dan tempelkan menggunakan lem agar merekat dengan benar.

7. Potong seutas tali dengan panjang 60 cm. Buat lubang kecil di bagian atas dan bawah layang-layang.

Ikat salah satu ujung tali di dua bagian tersebut.

Lalu, tambahkan tali yang lebih panjang untuk pegangan saat layangan ini terbang.

8. Sebagai tambahan, Moms bisa menggunakan pita untuk dibuat menjadi ekor.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Anak Saleh serta Doa yang Bisa Dipanjatkan agar Anak Lebih Taat Agama

Manfaat Bermain Layang-Layang dengan Anak

Manfaat Bermain Layang-Layang dengan Anak

Foto: Manfaat Bermain Layang-Layang dengan Anak

Foto: Orami Photo Stock

Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan anak dan bahkan orangtuanya saat bermain layang-layang.

Melansir dari Psychology Today, Linda Wasmer Andrews, penulis buku Stress Control for Peace of Mind (2005) mengungkap ada banyak sekali manfaat dari bermain layang-layang, yaitu.

1. Praktik Mindfulness

Arti dari mindfulness sendiri adalah suatu hal yang membuat seseorang lebih fokus terhadap situasi saat ini dan menerima apa adanya.

Hal ini disebut-sebut dapat menurunkan rasa cemas dan depresi pada seseorang.

Dalam penelitian di jurnal Psychiatry Research: Neuroimaging, disebutkan bahwa mempraktikkan mindfullness dapat terjadi perubahan pada anatomi di area otak yang terkait memori, pembelajaran, dan emosi.

Tentu saja hal ini sangat baik untuk anak-anak.

2. Menghabiskan Waktu di Luar Ruangan

Manfaat lainnya dari bermain layang-layang adalah anak jadi menghabiskan waktu di luar ruangan.

Mengutip dari studi di Porto Biomedical Journal, banyak sekali manfaat untuk anak saat bermain di luar.

Beberapa di antaranya adalah terkena paparan sinar matahari dan mendapatkan udara segar di ruang terbuka.

Hal ini berkontribusi pada perkembangan tulang serta sistem kekebalan yang lebih kuat.

Baca Juga: 11+ Manfaat Istirahat untuk Kesehatan Fisik dan Mental, Moms Harus Tahu, Nih!

3. Mendekatkan Orangtua dan Anak

Saat permainan ini dilakukan oleh orangtua dan anak, tentu kedekatan satu sama lain meningkat.

Hal ini bisa menciptakan kenangan indah satu sama lain. Dengan begitu, rasa percaya anak pada orangtuanya akan semakin tinggi.

Akhirnya, anak lebih terbuka atas banyak hal yang dirasakannya.

Sekarang Moms tahu berbagai cara membuat layang-layang dengan berbagai bentuk serta dan manfaatnya bermain layangan bersama anak.

Selain mendapatkan manfaatnya, anak juga tidak bosan berada di dalam rumah.

Bermain di luar ruangan tentu selain menyenangkan juga menyehatkan.

Yuk, buat layangan dan mainkan bersama anak saat akhir pekan!

  • https://www.psychologytoday.com/us/blog/minding-the-body/201104/kite-flying-health-and-happiness
  • https://rhythmsofplay.com/kite-flying-with-kids/
  • https://buggyandbuddy.com/make-kite/
  • https://journals.lww.com/pbj/fulltext/2017/09000/the_importance_of_outdoor_play_for_young.9.aspx
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21071182/
  • https://www.diythought.com/how-to-make-a-super-easy-bird-kite/