Scroll untuk melanjutkan membaca

2-3 TAHUN
18 November 2022

7+ Hak dan Kewajiban Anak di Rumah, Lengkap dengan Contoh Penerapannya

Penuhi hak dan kewajiban anak di rumah demi tumbuh kembangnya
7+ Hak dan Kewajiban Anak di Rumah, Lengkap dengan Contoh Penerapannya

Pelajaran mengenai hak dan kewajiban anak di rumah sudah sepantasnya diberikan saat mereka masih berusia dini.

Sama pentingnya dengan hak dan kewajiban anak di sekolah, di rumah pun anak perlu mendapatkan hak dan melakukan kewajibannya.

Kalau dari pengertiannya, hak dan kewajiban memegang peranan yang berbeda.

Hak adalah sesuatu yang wajib didapatkan setiap individu.

Sementara itu, kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan.

Namun, layaknya timbangan, hak dan kewajiban haruslah berjalan seimbang.

Yuk, cek selengkapnya tentang hak dan kewajiban anak di rumah, Moms!

Baca juga: 7 Tips Menumbuhkan Rasa Optimis pada Anak

Hak Anak di Rumah

Hak Anak di Rumah

Foto: Hak Anak di Rumah (Orami Photo Stocks)

Saat di rumah, Moms dan Dads wajib memenuhi hak Si Kecil.

Pentingnya peran keluarga dan semua orang yang ada di rumah dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam penerapannya, berikut ini beberapa hak anak di rumah yang perlu orang tua penuhi:

1. Kebutuhan Pokok Terpenuhi

Memenuhi kebutuhan anak adalah tanggung jawab dari orang tua yang wajib dilakukan.

Kebutuhan tersebut terdiri dari sandang, pangan, dan papan. Ketiganya harus dipenuhi oleh kedua orang tua.

Saat berencana memiliki anak, Moms dan Dads seharusnya sudah siap memberikan semua kebutuhan pokok.

Untuk itu, usahakan untuk selalu memberi yang terbaik bagi si buah hati, ya!

2. Mendapat Kasih Sayang dan Perhatian dari Orang Tua

Kasih Sayang Orang Tua

Foto: Kasih Sayang Orang Tua (Orami Photo Stocks)

Kasih sayang orang tua menjadi hak yang perlu didapatkan oleh Si Kecil.

Terkesan sepele, namun hal ini justru menjadi dasar dari kebutuhannya untuk bertumbuh dan berkembang.

Tanpa kasih sayang dari kedua orang tua, perkembangan Si Kecil akan kurang optimal.

Sebab, ketika anak mendapatkan kasih sayang tersebut, mereka akan merasa sepenuhnya dicintai.

Anak yang kurang kasih sayang dari orang tuanya cenderung sulit mengatur emosi, bahkan kurang percaya diri.

Mereka merasa lebih bebas dan tidak terkontrol, karena seolah perlu mencari kasih sayang dari yang lain.

3. Memberikan Love Language yang Berbeda

Sebagai anggota keluarga, hak anak di rumah, yakni mendapat kasih sayang yang tepat berdasarkan setiap jenis love language.

Contoh bentuk kasih sayang kepada anak dalam hal ini, seperti:

  • Pelukan
  • Pengungkapan kalimat sayang
  • Ciuman

Sesibuk apa pun aktivitas Moms dan Dads, sempatkanlah untuk sekadar menanyakan keseharian Si Kecil.

Jangan juga membeda-bedakan kasih sayang antara si kakak dan adik.

Dengan memberikannya kasih sayang penuh dan seimbang, anak akan terasa dicintai serta disayangi.

Baca juga: Jadi Anak Termuda, Ini Tanggung Jawab Adik di Rumah

4. Mendapatkan Perlindungan dari Kekerasan

Hindari Kekerasan pada Anak

Foto: Hindari Kekerasan pada Anak (Orami Photo Stocks)

Sudah sepatutnya Si Kecil mendapatkan keamanan dan perlindungan dari kedua orang tuanya.

Hak tersebut bisa berupa larangan yang mungkin berpotensi membahayakan Si Kecil.

Misalnya, seperti melarang Si Kecil untuk keluar rumah saat tengah malam.

Selain itu, dengan mengontrol emosi saat menghadapi anak nakal juga merupakan bentuk perlindungan orang tua terhadapnya.

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2000, sekitar 57.000 kematian dalam keluarga disebabkan oleh pembunuhan anak-anak di bawah usia 15 tahun.

Jangan sampai, emosi orang tua yang tidak terkontrol menimbulkan kekerasan pada anak, ya!

Bukan hanya mencelakakan psikisnya, kekerasan juga menimbulkan trauma bagi Si Kecil.

Trauma tersebut bisa tumbuh menjadi dendam. Saat menginjak dewasa, mereka pun mungkin akan melakukan bentuk kekerasan tersebut.

Didiklah Si Kecil dengan penuh kesabaran dan dengan cara yang benar, ya!

Baca juga: Jika Dibiasakan, Ini 12 Dampak Negatif Televisi bagi Anak

5. Mendapat Pelajaran Hidup dan Bimbingan Belajar

Orang tua adalah 'sekolah' pertama bagi anak.

Artinya, pola asuh yang Moms dan Dads berikan kepada Si Kecil adalah pelajaran pertama dalam hidupnya.

Cara pengasuhan yang dipilih pun akan sangat memengaruhi pertumbuhannya.

Setiap orang tua perlu mengajarkan anak untuk membaca, menulis, dan juga berhitung.

Lalu, saat mereka merasa kesulitan ketika mengerjakan PR atau memahami pelajaran, bantulah mereka.

6. Menghargai Perbedaan Sifat Setiap Anak

Tumbuh Kembang Anak

Foto: Tumbuh Kembang Anak (Orami Photo Stocks)

Begitu pula dengan pelajaran hidup. Sebagai orang tua, sangat penting untuk diingat bahwa tidak ada anak yang sempurna.

Semua tentu sudah tahu bahwa setiap individu memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda.

Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara menerima perbedaan tersebut.

Sebagai orang tua, Moms dan Dads perlu menerima kekurangan Si Kecil.

Tidak perlu menghakimi dan membandingkannya dengan anak lain, ya!

7. Hak Bermain dan Mengembangkan Diri

Setiap anak berhak untuk bermain dan beraktivitas. Dengan bermain, Si Kecil bisa mempelajari hal-hal yang ada di sekitarnya.

Jika perlu, Moms dan Dads temani Si Kecil saat bermain. Hal ini bisa membangun bonding antara orang tua dengan anak.

Orang tua juga perlu mendukung semua cita-cita dan bakat anak.

Misalnya, anak memiliki bakat dan minat di bidang masak, maka dukung mereka untuk mewujudkannya.

Baca juga: 8 Permainan Tradisional Anak yang Seru dan Mendidik untuk Dilakukan di Rumah

Kewajiban Anak di Rumah

Kewajiban Anak di Rumah

Foto: Kewajiban Anak di Rumah (Freepik.com)

Setelah orang tua memenuhi hak dan anak di rumah, kini saatnya anak yang memenuhi kewajibannya.

Sangat penting mengenalkan kewajiban kepada Si Kecil sejak usia dini agar dirinya merasa mendapat pelajaran berharga dan tidak akan salah arah.

Selain itu, tugas anak juga untuk memahami arti tanggung jawab.

Menurut UNICEF, berikut adalah beberapa kewajiban dan tugas anak di rumah.

1. Berbakti kepada Orang Tua dan Menghormati Orang Lain

Kewajiban anak di rumah yang utama adalah berbakti dan mentaati peraturan yang sudah disepakati di rumah.

Hal ini sudah sepatutnya dilakukan Si Kecil agar bisa menjadi pribadi yang hormat kepada orang yang lebih tua.

Salah satu bakti kepada orang tua adalah dengan berkata jujur kepada mereka.

Di saat Si Kecil terbiasa berbakti kepada orang tua, hal ini akan menimbulkan sopan santun dan ramah tamah kepada orang lain.

Sikap ramah ini nantinya akan menular kepada orang-orang sekitar yang akan menciptakan kedamaian.

2. Menjaga Kebersihan Rumah

Tips Membersihkan Rumah Secara Cepat

Foto: Tips Membersihkan Rumah Secara Cepat (Clara.es)

Hak dan kewajiban anak di rumah memang harus berjalan seimbang.

Selama beraktivitas di rumah, latih Si Kecil untuk menjaga kebersihan.

Meski ada asisten di rumah, Si Kecil jadi lebih mandiri ketika diberi tanggung jawab dalam menjaga kebersihan rumah.

Tugas anak dalam membersihkan rumah memanglah bukan tanggung jawab utama, terlebih ketika masih usia dini.

Namun, hal ini perlu dibiasakan agar nantinya ia akan terbiasa dengan lingkungan yang bersih.

Ajarkan anak juga untuk bisa membuang sampah pada tempatnya sejak usia dini ya, Moms.

3. Belajar Menimba Ilmu

Apabila Si Kecil berhak mendapat pendidikan, kewajiban dan tugas anak tentu tak jauh dari kegiatan belajar.

Si Kecil wajib belajar di rumah agar menjadi anak yang sukses.

Dirinya wajib mengerjakan tugas yang didapat dari sekolah dan mengumpulkannya sesuai waktu.

Dampingi anak belajar menjadi salah satu yang ditekankan pada setiap orang.

Setiap anak tentu memiliki gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, sesuaikan dengan kebiasaan anak agar belajar terasa lebih menyenangkan.

Baca juga: 4 Penyebab Anak Sulit Fokus Belajar, Segera Atasi, Yuk!

4. Menjaga Nama Baik Keluarga

Keluarga Bahagia

Foto: Keluarga Bahagia (Freepik.com/tlrachardz)

Menjaga nama baik keluarga adalah kewajiban setiap anggota keluarga, tak terkecuali dengan anak.

Bagaimanapun, anak yang baik akan selalu menjaga nama baik keluarganya kapan pun dan di mana pun.

Ajarkan anak untuk selalu menjaga nama baik keluarga dari hal-hal kecil.

Misalnya dengan menjaga data diri keluarga seperti nama, nomor telepon, serta data pribadi lainnya.

Berikan pandangan positif nama baik keluarga di hadapan semua orang. Termasuk dengan orang yang baru dikenal.

5. Merawat Diri Sendiri

Baik anak laki-laki maupun perempuan, sudah menjadi kewajiban mereka untuk merawat dirinya sendiri.

Selain penting bagi penampilan, merawat diri juga bermanfaat bagi kesehatannya.

Untuk itu, penting bagi Moms dan Dads untuk membimbing Si Kecil.

Terlebih apabila anak telah memasuki fase pubertas, merawat diri jadi yang penting dan tak boleh dilewati.

Ajarkan Si Kecil untuk bisa merawat dirinya mulai dari kesehatan fisik dan mental.

Jangan biarkan anak jadi cuek dengan dirinya sendiri, ya.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Mainan untuk Anak, Cek Juga Mainan Edukatif yang Tepat Sesuai Usia Si Kecil

Penerapan Hak dan Kewajiban Anak di Rumah

Bonding dengan Anak

Foto: Bonding dengan Anak (Orami Photo Stocks)

Hak dan kewajiban anak di rumah perlu diterapkan sejak anak berusia dini agar pertumbuhannya berkembang secara optimal.

Pada awal kehidupannya saat menginjak usia 6 bulan, dirinya berhak untuk mendapat ASI atau ASI Eksklusif yang dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Jaminan kesehatannya juga perlu direncanakan, seperti:

  • Imunisasi
  • Mendapat nutrisi bergizi
  • Akses ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
  • Pemeriksaan gigi

Mulai beranjak dewasa, anak perlu mendapat pelayanan kesehatan reproduksi.

Lalu, bagaimana dengan kewajiban anak? Sudah sepantasnya sebagai seorang anak haruslah membanggakan kedua orang tuanya.

Bahagia di sini bukan harus tentang uang atau pendidikan, lho.

Setiap anak tentunya memiliki cara tersendiri untuk membahagiakan kedua orang tuanya.

Misalnya dengan menghormati kedua orang tua dan orang lain atau belajar secara rajin, anak sudah melaksanakan kewajibannya.

Baca Juga: 17 Tanaman Philodendron yang Populer di Kalangan Pecinta Tanaman Hias

Itu da beberapa hak dan kewajiban anak di rumah. Semua hal tersebut dapat dimulai dari kegiatan sehari-hari.

Jika Si Kecil sudah mengerti tentang hak dan kewajiban anak di rumah, hal ini bisa menjadi bekal terbaik dalam pembentukan karakter serta masa depannya.

  • https://www.who.int/violence_injury_prevention/violence/world_report/en/summary_en.pdf
  • https://www.unicef.org/indonesia/convention-rights-child-childrens-version
  • https://www.humanium.org/en/family-and-childrensrights/