KESEHATAN UMUM
25 Agustus 2022

Manfaat Pelukan bagi Kesehatan, Apa Saja Ya?

Yuk, praktikkan setiap hari dengan pasangan dan buah hati
Manfaat Pelukan bagi Kesehatan, Apa Saja Ya?

Ternyata, manfaat pelukan luar biasa, lho.

Moms, pernah mendengar tentang kampanye Free Hugs? Gerakan ini melibatkan seseorang menawarkan pelukan kepada orang asing di tempat umum, yang dimaksudkan sebagai kebaikan tanpa pamrih.

Free Hugs sudah mendunia dan dilakukan di berbagai negara. Awalnya, kampanye ini dimulai pada tahun 2004 lalu oleh seorang pria Australia bernama Juan Mann.

Juan berinisiatif membuat gerakan Free Hugs karena ia merasa tertekan dan kesepian akibat berbagai kesulitan yang dihadapinya.

Ia menemukan bahwa pelukan dari seseorang bisa membuat perasaannya lebih bahagia.

Kini International Free Hugs Month dirayakan pada Sabtu pertama di bulan Juli hingga Agustus.

Baca Juga: 5 Manfaat Luar Biasa Berpelukan dengan Suami

Manfaat Pelukan untuk Kesehatan

Meski merupakan hal yang sederhana, tetapi manfaat pelukan bagi kesehatan sangat banyak. Berikut penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Menciptakan Rasa Senang dan Nyaman

manfaat pelukan-1.jpg

Foto: manfaat pelukan-1.jpg

Foto: merasa nyaman dengan pelukan (nypost.com)

Gerakan Free Hugs menjadi bukti nyata bahwa berpelukan, bahkan dengan orang yang tidak dikenal, bisa mendatangkan manfaat untuk kesehatan, yaitu perasaan senang dan nyaman.

Tentunya, pelukan hangat yang dilakukan dengan tulus bisa mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Itu sebabnya, anak-anak Moms akan merasa senang kalau dipeluk orang tuanya atau berpelukan dengan pasangan bisa membuat perasaan lebih nyaman, ya?

Manfaat berpelukan lainnya juga bisa berguna untuk kesehatan fisik dan mental.

Menurut studi dari Psychological Science pada tahun 2014 lalu, berpelukan dapat meningkatkan imunitas tubuh hingga membantu mengurangi keparahan gejala pilek dan mengurangi tingkat stres yang dialami oleh seseorang.

“Memeluk menjadi penting karena membantu melepaskan serotonin atau hormon yang memberikan perasaan senang dan nyaman. Hal ini berkaitan dengan mengurangi risiko alami depresi dan tentunya menjaga kedekatan emosional dan keintiman yang sehat,” ungkap Deb Castaldo, pakar hubungan dari New Jersey.

Baca Juga: 3+ Manfaat Sentuhan pada Bayi dan Jenisnya, Yuk Lakukan!

2. Meningkatkan Rasa Percaya dan Apresiasi

manfaat pelukan-2.jpg

Foto: manfaat pelukan-2.jpg

Foto: pasangan berpelukan freepik.com)

Di samping itu, berpelukan juga membuat lonjakan hormon oksitosin yang meningkatkan relaksasi.

Ternyata ada juga hubungan antara hormon oksitosin dan peningkatan besar dalam kepercayaan di antara manusia sehingga hal ini berguna menjaga interaksi sosial agar semakin baik.

Ketika Moms memeluk orang yang disayangi, maka hal tersebut juga menunjukkan penghargaan atau apresiasi kepada orang tersebut.

Pada dasarnya, sebuah sentuhan seperti berpelukan juga menjadi salah satu cara berbaikan dengan pasangan.

Pasti ada kalanya, Moms dan pasangan saling beradu argumen atau berkonflik.

Nah, menurut Stat Tatkin, terapis perkawinan dan keluarga, memberikan pelukan bisa menjadi cara untuk membalikkan keadaan menjadi lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri secara instan.

Berpelukan dapat meningkatkan harga diri dengan memperkuat kemampuan sendiri untuk memberi dan menerima cinta.

Baca Juga: 31+ Kata Mutiara buat Suami, Bentuk Ungkapan Cinta dan Sayang pada Pasangan

3. Mengurangi Stres

manfaat pelukan - mengurangi stres

Foto: manfaat pelukan - mengurangi stres

Foto: mengurangi stres dengan pelukan (Orami Photo Stock)

Manfaat pelukan berikutnya, yakni bisa mengurangi stres.

Jadi, ketika Moms menemukan orang terdekat sedang mengahadapi masalah yang menyakitkan atau tidak menyenangkan dalam hidup mereka, memberikan pelukan mungkin dapat membantu.

Dikutip dari Healthline, para ilmuwan mengatakan bahwa memberikan dukungan kepada orang lain melalui sentuhan dapat mengurangi stres orang yang dihibur.

Bahkan, dapat mengurangi stres orang yang melakukan penghiburan.

Dalam Journal of Psychosomatic Medicine yang dilakukan pada 20 pasangan heteroseksual, pria diberi kejutan listrik yang tidak menyenangkan.

Selama guncangan, setiap wanita memegang lengan pasangannya.

Para peneliti pun menemukan bahwa bagian otak setiap wanita yang terkait dengan stres menunjukkan aktivitas yang berkurang, sementara bagian-bagian yang terkait dengan penghargaan perilaku ibu menunjukkan lebih banyak aktivitas.

Ketika Moms memeluk seseorang untuk menghiburnya, bagian otak ini mungkin menunjukkan respons yang sama.

Baca Juga: 7 Cara dan Kumpulan Doa Disayang Suami Menurut Islam, Moms Wajib Tahu!

4. Mencegah Berbagai Penyakit

manfaat pelukan - menyehatkan tubuh

Foto: manfaat pelukan - menyehatkan tubuh

Foto: pasangan pelukan di pantai (Orami Photo Stock)

Manfaat pelukan yang bisa mengurangi stres juga bisa membuat Moms terasa lebih sehat, lho.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan SAGE Journals dan dilakukan terhadap lebih dari 400 orang dewasa, para peneliti menemukan bahwa berpelukan dapat mengurangi kemungkinan seseorang jatuh sakit.

Peserta dengan support system yang lebih besar cenderung tidak sakit, dan mereka yang memiliki support system yang lebih besar yang jatuh sakit memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan mereka yang memiliki sedikit atau tanpa support system.

Selain itu, pelukan juga terbukti dapat mengurangi rasa sakit.

Hal ini didukung oleh penelitian dari Holistic Nursing Practice yang dilakukan pada penderita fibromyalgia dengan 6 perawatan sentuhan terapeutik.

Setiap perawatan tersebut melibatkan sentuhan ringan pada kulit. Para peserta pun melaporkan adanya peningkatan kualitas hidup dan pengurangan rasa sakit.

Jadi, sangat jelas bahwa memeluk adalah bentuk sentuhan lain yang dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Baca Juga: 3+ Tips Merawat Keharmonisan Rumah Tangga dalam Islam, Yuk Amalkan!

5. Membuat Diri Lebih Bahagia

manfaat pelukan - lebih bahagia

Foto: manfaat pelukan - lebih bahagia

Foto: lebih bahagia dengan pelukan (Orami Photo Stock)

Memeluk orang lain juga bisa membuat diri Moms lebih bahagia. Hal ini karena saat berpelukan, hormon oksitosin dalam tubuh akan meningkat.

Untuk diketahui, oksitosin merupakan hormon yang dikaitkan dengan kebahagiaan dan lebih sedikit stres.

Selain karena pelukan, hormon oksitosin juga bisa meningkat drastis jika Moms menyentuh atau duduk dekat dengan orang lain.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa hormon ini memiliki efek yang kuat pada wanita. Oksitosin menyebabkan penurunan tekanan darah dan hormon stres norepinefrin.

Studi dalam National Institutes of Health menemukan bahwa, efek positif oksitosin paling kuat terjadi pada wanita yang memiliki hubungan lebih baik dan lebih sering berpelukan dengan pasangan mereka.

Wanita juga mememiliki efek positif oksitosin ketika mereka menggendong bayi dengan erat.

Baca Juga: 11+ Manfaat dan Posisi Cuddling dengan Pasangan, Biar Makin Mesra dan Lengket Terus!

6. Menyehatkan Jantung

manfaat pelukan - menyehatkan jantung

Foto: manfaat pelukan - menyehatkan jantung

Foto: menyehatkan jantung dengan pelukan (Orami Photo Stock)

Siapa sangka, manfaat pelukan lainnya, yakni baik untuk kesehatan jantung. Hal ini pun telah dibuktikan dalam penelitian ilmiah.

Dalam studi Behavioral Medicine, para ilmuwan membagi sekelompok sekitar 200 orang dewasa menjadi dua kelompok:

  • Satu kelompok yang memiliki pasangan romantis, dan berpegangan tangan selama 10 menit diikuti dengan pelukan 20 detik satu sama lain.
  • Kelompok lain yang memiliki pasangan romantis, kemudian duduk diam selama 10 menit dan 20 detik.

Orang-orang di kelompok pertama menunjukkan penurunan tingkat tekanan darah dan detak jantung yang lebih besar daripada kelompok kedua.

Oleh karena itu, hubungan kasih sayang yang disertai sentuhan, seperti pegangan tangan dan pelukan mungkin baik untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: 7+ Manfaat Bergandengan Tangan dengan Suami, Bisa Hilangkan Stres!

Hal yang Terjadi pada Tubuh Saat Berpelukan

manfaat pelukan-3.jpg

Foto: manfaat pelukan-3.jpg

Foto: ibu dan anak berpelukan (todaysparent.com)

Berhubungan dengan hal yang diungkapkan sebelumnya, berpelukan dapat mengalirkan hormon-hormon bahagia ke seluruh tubuh, yaitu peningkatan serotonin sebagai antidepresan alami tubuh dan peningkatan oksitosin yang dikenal juga sebagai hormon cinta.

Ketika sudah menemukan hal yang membuat bahagia, bukankah hal tersebut akan berdampak untuk sekeliling kita, Moms?

Dilansir dari National Sleep Foundation, bagi pasangan suami dan istri, berpelukan sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur dan membuat tidur lebih nyenyak.

Waktu berpelukan yang lebih lama setelah berhubungan intim juga dapat meningkatkan kepuasan seksual dan hubungan yang lebih tinggi.

Bagi anak-anak, mereka yang mendapatkan kasih sayang dan cinta, melalui pelukan dan ucapan cinta dari keluarganya akan memiliki kehidupan yang lebih sehat di masa mendatang dan mencegah risiko penyakit jantung saat usianya dewasa.

Hal ini diungkapkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences.

Jadi, jangan ragu untuk memberikan pelukan tulus kita pada orang-orang di sekitar, ya, Moms.

  • https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0956797614559284?journalCode=pssa
  • https://www.sleep.org/articles/cuddling-and-sleep/
  • https://www.pnas.org/content/early/2013/09/18/1315458110
  • https://www.healthline.com/health/hugging-benefits
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22071630/
  • https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0956797614559284
  • https://journals.lww.com/hnpjournal/pages/articleviewer.aspx?year=2004&issue=05000&article=00006&type=abstract
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15206831/
  • nihrecord.nih.gov/newsletters/2006/02_24_2006/story03.htm