18 Februari 2022

Anak Bicara Kasar, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Anak yang bicara kasar akan sulit mengungkapkan perasaannya dengan cara yang lebih baik

Pasti akan menjadi hal yang mengejutkan bila anak bicara kasar seperti mengucapkan cacian atau makian.

Jika ditelusuri, ada penyebab anak suka berkata kasar dengan orang tua atau orang sekitarnya, lho.

Ini tak boleh didiamkan dan perlu ada cara untuk menghentikannya.

Lantas, bagaimana cara mengatasi anak yang suka bicara kasar? Yuk, ketahui lebih lanjut informasinya di bawah ini!

Baca Juga: Ini Manfaat Jongkok atau Squat, Catat Moms!

Penyebab Anak Bicara Kasar

anak bicara kasar.jpg
Foto: anak bicara kasar.jpg (ocregister.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Sebelum melangkah lebih jauh, ketahui beberapa alasan anak suka berbicara kasar.

Menurut sejumlah pakar, berikut faktor-faktor anak bicara kasar, antara lain:

1. Melalui Dialog TV

Moms mungkin bertanya-tanya dari mana ia tahu dan belajar tentang kata-kata tersebut?

Mengejutkannya, anak-anak belajar kata makian pada usia yang lebih dini. Hal ini disampaikan oleh Timothy Jay, seorang profesor psikologi.

"Pada saat anak-anak pergi ke sekolah, mereka mengatakan semua kata yang kita coba hindarkan dari mereka di televisi. Kami menemukan bahwa anak bicara kasar pada usia antara 3-4 tahun," jelas Jay, melansir Washington Post.

2. Lingkungan Sekitar

anak suka marah.jpg
Foto: anak suka marah.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tak hanya itu, anak bicara kasar juga bisa terjadi sebelum usia 2 atau 3 tahun, lno.

Mereka biasanya hanya mengulangi apa yang telah didengar.

Karena anak belajar menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, ia akan meniru kata-kata yang didengarnya.

Secara tak sadar, kata makian dipakai untuk melihat respon orang sekitarnya. Melalui respons ini, anak-anak memahami apa arti kata-kata tersebut.

3. Mengungkapkan Perasaan Negatif

"Ketika anak-anak menyadari bahwa kata-kata tertentu memiliki kekuatan dari respons yang diberikan orang di sekitarnya, ini menjadi sangat menarik bagi mereka," jelas James Walsh, Ph.D., profesor rekanan dan ketua psikologi sekolah di The Chicago School of Professional Psychology.

Mengutip dari RaisingChildren, anak-anak bicara kasar di usia sekolah ada tujuannya.

Ini tak jauh dari upaya mengungkapkan perasaan negatif. Si Kecil bicara kasar bisa jadi merupakan cara ia untuk memberikan respons ke sekitarnya.

4. Penyesuaian Diri

Moms, anak yang suka berkata kasar adalah cara ia untuk menyesuaikan diri.

Di sisi lain, Si Kecil mungkin memaki untuk menyesuaikan diri di lingkungan sosialnya.

Ini sebagai bagian kebiasaan dari kelompok pergaulannya.

Bicara kasar adalah media untuk mereka berkomunikasi ketika tersakiti, menjengkelkan, atau membuat frustrasi.

Baca Juga: Ini Penjelasan Golongan Darah Anak Berbeda, Mudah Dipahami!

Cara Mengatasi Anak Bicara Kasar

anak bicara kasar-1.jpg
Foto: anak bicara kasar-1.jpg (allprodad.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Ketika anak bicara kasar, ini bukan merupakan cara yang baik untuk mengekspresikan emosi.

Menurut para ahli, hal ini bahkan menghambat kemampuan anak untuk menggambarkan kondisi emosionalnya.

Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu Moms dan Dads sebagai orang tua. Tak lain, untuk menghentikan anak agar tidak berbicara kasar lagi.

1. Jangan Beri Reaksi Berlebihan

Tidak peduli berapa pun usia anak saat bicara kasar, tips satu ini perlu diterapkan. Jangan panik atau kaget, dan cobalah untuk berusaha tenang.

Untuk Si Kecil yang berusia 6 tahun ke bawah, mulailah dengan memberitahu bahwa jangan mengulangi penyebutan kata-kata kasar tersebut.

Pada anak yang usianya lebih kecil, jelaskan kepadanya mengapa mengucapkan kata makian itu tidak baik.

Bantu Si Kecil untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan cara terbaik.

2. Tanyakan Alasannya

Anak Bicara Kasar Yang Sering Tidak Disadari 1.jpg
Foto: Anak Bicara Kasar Yang Sering Tidak Disadari 1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Si Kecil bisa jadi hanya menyebut kata makian tersebut tanpa mengerti makna dari kata yang sebenarnya.

Tanyakan kepada anak terlebih dahulu apakah ia mengerti kata itu.

Jika jawabannya “tidak,” jelaskan bahwa kata itu menyinggung orang, dan tidak dapat diterima.

Jika anak memahami kata tersebut, nasihati dengan cara yang sama.

Namun, Moms mungkin perlu menjelaskan lebih jauh mengapa kata ini kasar dan tidak pantas diucapkan.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Jajanan Sehat untuk Anak Sekolah

3. Ajak Bicara Jujur

Melansir Hand in Hand, anak berbicara kasar mungkin karena ia melihat orang tuanya melakukan hal demikian.

Jujurlah pada anak dan akui bahwa Moms juga berjuang untuk mengendalikan apa yang hendak dikatakan.

Moms dapat berbicara dengan jujur dan meminta maaf pada Si Kecil bahwa Moms mungkin pernah kelepasan berbicara kasar.

Kemudian, katakan pada anak bahwa berbicara kasar tidaklah baik.

4. Temukan Kata-kata Baru

Anak-Bicara-Kasar-Rewel peka.jpg
Foto: Anak-Bicara-Kasar-Rewel peka.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Coba ajak bicara dengan Si Kecil dan saling bertukar pikiran.

Ajari anak dengan kata-kata atau frasa baru yang tidak menyinggung. Nantinya, kalimat ini akan dipakai ketika merasa frustrasi, kesal, atau marah.

Dorong anak untuk menggunakan kata-kata lain yang berbeda.

Menggunakan kata yang lebih sopan akan lebih baik menggambarkan perasaan yang sedang ia alami.

5. Tetapkan Batasan Jelas

Menetapkan batasan tentang pemilihan kata harus dilakukan sejak sedini mungkin.

Meskipun Si Kecil belum mengerti tata bahasa yang kita ucapkan, di bawah sadarnya ternyata paham mereka paham lho, Moms.

Si Kecil nantinya akan mengerti mana kata yang baik dan yang buruk untuk dilontarkan.

Batasan ini berguna sebagai pedoman bagi anak bagaimana cara bertutur kata yang baik dan benar.

Baca Juga: Bikin Otak Cerdas, Begini Cara Latihan Menulis Anak TK

6. Ajarkan Rasa Homat dan Kasih sayang

7 Tata Krama Penting Yang Harus Dikuasai Anak Usia 10 Tahun 7.jpg
Foto: 7 Tata Krama Penting Yang Harus Dikuasai Anak Usia 10 Tahun 7.jpg (Kidsintransitiontoschool.org)

Foto: Orami Photo Stocks

Mengajarkan rasa saling menghormati dan mengasihi penting untuk perkembangan anak.

Ini akan membantu Si Kecil agar tidak memiliki kebiasaan berkata kasar.

Untuk melakukannya pun cukup mudah, lho. Minta ia selalu menjaga sikap dan jangan pernah mencoba untuk menyakiti orang lain.

Strategi reverse psychology ini memang terlihat sederhana, tapi dampaknya akan sangat terasa nantinya, lho.

7. Selalu Berikan Contoh yang Baik

Moms merasa anak sulit dihentikan dan terus menerus berkata kasar? Mungkin ia terbiasa mencontoh lingkungan sekitarnya.

Ingat ya Moms, balita tumbuh dan belajar dari proses meniru di sekitar lingkungannya.

Semakin terjaga lingkungannya, semakin kecil pula kemungkinannya untuk anak bicara kasar.

Semoga tips-tips mengatasi anak yang suka berbicara kasar ini membantu, ya!

  • https://raisingchildren.net.au/pre-teens/behaviour/behaviour-questions-issues/disrespectful-behaviour
  • https://www.handinhandparenting.org/2019/06/disrespectful-behavior/
  • https://www.babycenter.com/child/behavior/talking-back-why-it-happens-and-what-to-do-about-it-ages-6-t_67686

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb