26 November 2022

Mengenal Stewing, Proses Masak Kekinian yang Bisa Ditiru

Proses ini bisa mejadi alternatif masak yang wajib dicoba

Ada berbagai istilah dalam teknik memasak, salah satunya yang sedang tren akhir-akhir ini adalah stewing.

Dikenal juga sebagai teknik slow cooking, yakni membutuhkan proses yang cukup lama agar masakannya matang sempurna.

Lantas, jenis makanan apa saja yang bisa digunakan dalam melakukan stewing?

Yuk, ketahui bersama melalui ulasan ini, ya, Moms.

Baca Juga: Tidak Hanya untuk Anak Perempuan, Ini 7 Rekomendasi Mainan Masak-masakan untuk Si Kecil

Pengertian Teknik Stewing

Stewing (freepik.com)
Foto: Stewing (freepik.com)

Melansir Gjenvick-Gjønvik Archives, stewing adalah teknik memasak dengan cairan dalam jumlah sedikit dan menggunakan potongan kecil bahan makanan.

Adapun proses memasak dengan cara direbus ini terbilang lamban.

Proses yang lama ini bertujuan agar makanan dapat matang sempurna sehingga aromanya terasa wangi.

Memasak dengan teknik ini umumnya dilakukan untuk makanan seperti:

Biasanya, cara memasak ini menggunakan beberapa bumbu dapur untuk menghasilkan aroma yang wangi.

Bumbu dapur yang sering dipakai meliputi kayu manis, pala, cengkih, dan banyak lagi.

Sejumlah orang menganggap bahwa cara masak ini sejenis dengan teknik braising.

Letak perbedaannya, yaitu terdapat pada cara memasaknya, lho!

Stewing adalah teknik memasak tanpa menggunakan penutup panci di atasnya.

Sedangkan braising, seringnya perlu menutup bagian atasnya agar masakan dapat matang sempurna.

Baca Juga: 5 Bahan Pengganti Kecap Inggris untuk Melezatkan Masakan

Jenis-Jenis Stewing

Diketahui, ada berbagai jenis teknik stewing yang perlu diketahui.

Adapun dibedakan berdasarkan proses masaknya, meliputi:

1. Teknik Kompor

Metode Stewing
Foto: Metode Stewing (Tastessence.com)

Moms, yang pertama adalah proses masak dengan menggunakan kompor.

Termasuk jenis memasak yang cukup cepat.

Memasak rebusan di atas kompor menjadi jenis stewing yang kerap diikuti selama ini.

Terbilang praktis, tapi akan lebih sulit untuk mengatur ketinggian suhu kompornya.

Ketika memasak menggunakan kompor, kita akan lebih sering memantau masakan hingga matang.

Hal ini untuk memastikan level cairan dalam masakan tetap stabil dan tidak tumpah.

Selain itu, perlu memastikan bahwa tidak ada benda apa pun yang terbakar ketika api kompor menyala.

2. Slow Cooking

Slow Cooking (Orami Photo Stocks)
Foto: Slow Cooking (Orami Photo Stocks)

Dikenal sebagai metode stewing yang cukup lamban.

Meski begitu, ini cukup digemari sejumlah orang, lho!

Biasanya, ini menggunakan alat masak slow cooker agar masakan dapat matang sempurna.

Karena prosesnya cukup lama, Moms harus lebih bersabar menggunakan alat masak ini.

Tidak begitu cocok apabila digunakan untuk memasak sesuatu yang cepat dan instan.

Saat ini, sudah banyak slow cooker yang dijual dengan berbagi fitur menarik, Moms.

Jadi, tidak perlu diragukan lagi stewing dengan menggunakan slow cooker.

3. Teknik Oven

Stewing dengan Oven (Orami Photo Stocks)
Foto: Stewing dengan Oven (Orami Photo Stocks) (Orami Photo Stocks)

Sejumlah orang menginginkan masakannya dapat terasa lezat sempurna.

Salah satunya dengan melanjutkan proses stewing menggunakan oven.

Metode oven ini membiarkan masakan agar lebih matang dan meresap bumbunya.

Tentunya, suhu pada oven bisa diatur dan memudahkan kita untuk memantaunya.

Aturlah suhu di antara 250 dan 325 derajat, tergantung pada masakan yang diolahnya.

Kekurangannya adalah kita tidak bisa melihat keadaan masakan di dalam oven dengan cukup jelas.

Baca Juga: Sering Tertukar, Ini Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder

Proses Masak Stewing

Kursus Memasak Stewing (Orami Photo Stocks)
Foto: Kursus Memasak Stewing (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stocks

Nah, terlepas dari jenis stewing apapun yang dipilih, perlu tahu bagaimana proses memasak cara ini secara umum.

Berikut ini beberapa panduan proses memasak dengan teknik stewing yang bisa diikuti:

1. Memotong Bahan Masakan

Hal yang terpenting dalam teknik stewing adalah potongan kecil dalam bahan masakan.

Artinya, pastikan keseluruhan bahan telah dipotong kecil-kecil dan berukuran sama.

Hal ini berlaku untuk daging-dagingan, sayuran, atau bumbu masakan lainnya.

2. Pastikan Daging Kecokelatan

Karena umumnya teknik ini digunakan untuk memasak daging, sehingga hal ini perlu disoroti, Moms.

Selanjutnya, saatnya memastikan bahwa daging yang dipakai telah berubah warna.

Saat daging telah berwarna cokelat, tambahkan bumbu tambahan agar rasanya semakin lezat.

Hal ini meliputi minyak sayur, mentega, serta bumbu lainnya.

Tak lupa untuk mengaduk isi panci hingga tercampur rata, ya.

Baca Juga: 5 Bumbu Rempah Italia yang Menambah Cita Rasa Masakan

3. Menambahkan Rempah-rempah

Setelah dagingnya menjadi kecokelatan, waktunya untuk mengeluarkannya dari panci, Moms.

Ini untuk menambahkan bahan lain sebagai pelengkap hidangan.

Hal ini meliputi rempah-rempah seperti bawang merah, daun bawang, bawang putih, buah-buahan, sayuran atau aromatik lainnya.

Menambahkan rempah tersebut dapat membuat rebusan menjadi lebih kompleks dan aroma lebih wangi.

Baca Juga: 7 Manfaat Daun Melinjo dan Resep Lezat untuk Keluarga

4. Menuangkan Air Secukupnya

Di sela-sela proses memasak stewing, perlu menambahkan cairan secukupnya.

Hal ini bisa berupa kaldu, air putih, cuka, sari buah, atau lainnya.

Cairan ini membantu menghilangkan masakan yang melekat di dalam panci yang tidak tercampur rata.

Setelah itu, Moms dapat menambahkan kembali daging kecokelatan ke dalam panci.

Bisa juga menambahkan masakan dengan lebih banyak cairan sampai semuanya terendam.

5. Memastikan Masakan Mendidih

Moms, setelah mengaduk rata daging dan sayuran di panci, langkah satu ini perlu diketahui.

Dalam teknik masak stewing, pastikan bahwa masakan telah mendidih hingga timbul gelembung besar di permukaan panci.

Ketika ini terjadi, kecilkan api secara perlahan.

Pantau bahwa api masih menyala dalam posisi rendah hingga masakan matang sempurna, ya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Presto untuk Memasak, Yuk Simak!

Manfaat Teknik Stewing

Merebus Telur (Orami Photo Stocks)
Foto: Merebus Telur (Orami Photo Stocks)

Lantas, apa saja yang bisa kita rasakan manfaatnya dari menggunakan teknik memasak ini?

Berikut manfaat dari menerapkan stewing dalam memasak makanan sehari-hari:

Menikmati waktu

Memasak dengan perlahan membuat kita dapat menghargai waktu dengan sebaik-baiknya.

Rasa semakin lezat

Merebus memungkinkan semua rasa dalam panci menyatu sempurna.

Hasilnya, rasa makanannya akan semakin lezat.

Tekstur pas

Aneka bahan masakan seperti daging dan sayuran terasa lebih lunak dan tekstur lebih pas.

Bernutrisi tinggi

Makanan yang direbus mempertahankan hampir semua nutrisi makanan.

Hal ini karena cairan kaldu yang dimasak juga memiliki nutrisi yang tinggi.

Itulah penjelasan dari proses dan manfaat teknik stewing, Moms.

Bagaimana, semakin tak sabar untuk mencobanya, bukan?

  • https://www.gjenvick.com/Epicurean/CookingMethods/Stewing.html
  • https://www.jessicagavin.com/stewing/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb