02 Desember 2017

Waspadai Troli Supermarket, Risikonya Bisa Seperti Ini Lho!

Jangan anggap sepele kebersihan di troli supermarket tempat si kecil duduk

Foto: Shutterstock

Saat Moms sedang berbelanja di supermarket, Moms mungkin mendudukkan si kecil di troli. Memang terkesan aman bila dilihat, karena Moms tak perlu khawatir mereka akan luput dari pandangan.

Baca juga: 7 Hal Sepele Ini Bisa Bahayakan Bayi

Namun, siapa sangka bahwa sebenarnya troli supermarket tersebut berpotensi bahaya bagi si kecil? Selain bahaya keselamatan karena anak bisa terjatuh, bahaya kesehatan troli supermarket ternyata juga sangat besar.

Tahukah Moms? Penelitian ahli mikrobiologi membuktikan bahwa 80% trolley terkontaminasi bakteri E.coli yang dapat menyebabkan diare, mual, hingga muntah. Hal demikian dapat terjadi karena troli bersentuhan langsung dengan makanan mentah serta kuman dari popok anak.

Tak hanya itu, parahnya lagi, kuman yang ada pada troli tersebut bisa menyebabkan infeksi salmonella dan meningitis. Mari kita simak kisah yang satu ini:

Seorang ibu asal Australia, Vivienne Wardrop (35), berkunjung ke sebuah supermarket bersama bayi laki-lakinya yang berusia kurang lebih 10 bulan. Selama berbelanja, Vivienne mendudukkan anaknya di troli.

Siapa yang menyangka, dalam waktu hampir 24 jam kemudian, anaknya mulai mengalami diare akut, muntah, dan suhu tubuh tinggi. Tak sampai di situ, diarenya berangsur memburuk hingga mengeluarkan darah.

Karena kondisinya semakin buruk, Vivienne segera melarikan sang anak ke rumah sakit. Denyut jantungnya naik sekitar 200 dan 220 denyut per menit -- padahal detak jantung normal sekitar 80 - 140. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, akhirnya dokter mendiagnosis si anak dengan dengan adenovirus, rotavirus, salmonella, dan meningitis.

bayi sakit troli edit
Foto: bayi sakit troli edit

Foto: Vivienne Wardrop

Adenovirus adalah infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan, mata, usus, saluran kemih, dan sistem saraf. Sedangkan rotavirus menyebabkan gastroenteritis parah dan dapat disebabkan oleh kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi.

Dokter mengatakan, memang sangat jarang terjadi anak terserang semua virus tersebut sekaligus. Beruntunglah, setelah selama 10 hari dirawat di rumah sakit dan dengan berbagai macam jenis pengobatan, anak Vivienne dapat diselamatkan.

Setelah berkonsultasi dengan dokter tentang apa penyebab penyakit tersebut, ternyata Vivienne baru menyadari bahwa hal itu berasal dari kuman yang tanpa ia sadari berada di troli supermarket.

Vivienne tidak menyalahkan pihak supermarket, hanya saja Ia berharap agar kebersihannya dapat ditingkatkan. Ia juga menghimbau para orang tua untuk lebih berhati-hati terhadap kebersihan sekitar.

Tak perlu khawatir, Moms, bahaya ini dapat dicegah, kok. Salah satunya adalah dengan membersihkan troli terlebih dahulu sebelum memasukkan anak ke dalamnya. Mom bisa menggunakan tisu yang sudah disemproti desinfektan maupun antiseptik.

Yuk, mulai beri perhatian lebih untuk kebersihan benda-benda si sekitar si kecil!

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.