28 Maret 2019

Yuk, Perhatikan 3 Faktor Penting Ini Saat Menyusui Bayi Prematur

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda dengan bayi yang lahir normal.

Menyusui memang penting bagi semua bayi baru lahir, namun jauh lebih penting menyusui bayi prematur. Pasalnya, bayi prematur rentan terhadap risiko infeksi yang tinggi karena sistem kekebalan tubuhnya saat baru lahir masih sangat belum matang.

Moms mungkin menemukan banyak susu formula dan suplemen yang dibuat khusus untuk bayi prematur, namun produk-produk tersebut tidak dapat memberi antibodi dan faktor pelindung lainnya yang terdapat di dalam ASI. Oleh karena itu, alih-alih memberikan suplemen atau susu formula, Moms lebih baik menyusui bayi prematur.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Mengenalkan Kacang-kacangan Ke Bayi?

Apakah ASI Mampu Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi Prematur?

ASI merupakan asupan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. ASI juga melindungi Si Kecil dari infeksi dan penyakit berbahaya.

Jika Si Kecil lahir prematur, payudara Moms akan memproduksi ASI yang berbeda dari ASI pada umumnya. Alasannya karena bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda dengan bayi yang lahir normal.

Bayi prematur membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi, sehingga kolostrum Moms akan menghasilkan lebih banyak protein. Selain itu, ASI Moms juga lebih banyak mengandung enzim lyzozyme.

Enzim ini melawan bakteri tertentu dan melindungi bayi dari infeksi. ASI Moms juga akan mengandung lebih banyak lemak dan rendah laktosa, mengingat laktosa sulit dicerna oleh bayi prematur.

Baca Juga : Ini Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Bayi Prematur

Kapan Bayi Prematur Siap Menyusu?

Sebelum bayi prematur bisa menyusu, perawatan bayi lekat dapat menjadi cara terbaik untuk membantu Si Kecil merasa lebih nyaman melalui kontak kulit. Metode ini juga akan membantu Moms memproduksi lebih banyak ASI.

Saat bayi prematur siap menyusu, Moms mungkin akan merasakan progres menyusui sangat lambat, khususnya jika Si Kecil lahir sangat dini atau berat badannya sangat rendah. Menyusui dapat menjadi kemampuan yang sangat rumit, bahkan bayi prematur juga akan menjadi mudah lelah saat menyusu.

Selama periode ini, Si Kecil mungkin hanya mampu menghisap ASI sangat sedikit, selebihnya harus dibantu dengan memberikan ASI melalui sendok atau dot.

Baca Juga: Yuk, Ikuti 5 Tips Menyusui di Pesawat dengan Nyaman

Berapa Kali Sehari Bayi Prematur Harus Menyusu?

Di dalam rahim, bayi mendapatkan asupan makan tanpa henti melalui plasenta. Bayi prematur lahir dengan kondisi perut yang belum sepenuhnya berkembang, sehingga jika menyusu terlalu banyak justru akan menyebabkan refluks, risiko aspirasi yang tinggi pada paru-paru, pneumonia, apnea, bradikardia, kolik, dan NEC (Bergman, 2010).

Oleh karena itu, bayi prematur lebih baik menyusu sedikit namun sering. Bayi prematur paling tidak menyusu setiap 60-90 menit sekali dengan volume ASI yang tidak banyak.

Konsultasikan dengan dokter mengenai cara menyusui bayi prematur yang tepat untuk Moms gunakan. Pasalnya, bayi prematur yang lahir terlalu dini terkadang disarankan untuk minum ASI melalui cangkir, dot atau selang, sebelum mampu menghisap puting.

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.