Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Bayi | Apr 3, 2018

Yuk Stimulasi Oromotor Bayi Dengan Cara Ini!

Bagikan


Pengenalan makanan pendamping ASI (MPASI) pada bayi bukan hanya berfungsi untuk memenuhi asupan nutrisi, namun juga untuk stimulasi oromotor bayi. Kemampuan motorik mulut, bibir, pipi, lidah dan rahang untuk menghisap, mengigit, mengunyah menjilat.

Oromotor bekerja dengan otot yang sama di dalam mulut seperti yang dibutuhkan untuk berbicara. Apakah Moms tahu bahwa mpasi saat si kecil berusia 6 bulan bisa membantu stimulasi orotomotornya?

Kemampuan Oromotor Bayi 6 Bulan

Di usia 6 bulan, bayi sudah memiliki kontrol mulut dan rahang yang lebih baik. Ia sudah mulai bisa menggerakkan lidah ke atas dan ke bawah yang memudahkannya menghisap, mengunyah dan memindahkan makanan ke bagian belakang mulut untuk ditelan.

Oleh karena itu, biasanya bayi menunjukkan tanda-tanda siap diperkenalkan pada makanan padat pendamping ASI saat berusia 6 bulan. Nirmali Fernando, M.D., mengungkapkan bahwa mengunyah dan mencicipi rasa maupun tekstur mpasi yang bervariasi merupakan bentuk stimulasi kemampuan oromotor bayi.

Sistem pencernaan bayi di usia ini sudah mulai berkembang, sehingga bayi membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi dari sebatas ASI dan susu formula. Makanan padat yang diperkenalkan ke bayi juga harus bervariasi, kaya nutrisi dan energi dengan tekstur halus (bisa berupa bubur atau makanan yang dilumatkan) agar lebih mudah ditelan dan dicerna.

Keterlambatan mengenalkan makanan padat dengan tekstur yang beragam saat masa-masa pertumbuhan bayi, dapat menyebabkan bayi mengalami rewel dan tidak mau menerima rasa maupun tekstur makanan baru.

Hal tersebut juga menyebabkan bayi mengalami keterlambatan mengenal aktivitas mengunyah dan perkembangan otot yang mempengaruhi kemampuannya dalam berbicara di kemudian hari. Sehingga perkembangan oromotor sangat penting bagi bayi dan anak-anak.

Baca Juga : Tingkatkan Skill Motorik Si Kecil dengan 5 Aktivitas Ini

Stimulasi Oromotor Bayi

Tindakan stimulasi oromotor pada setiap bayi berbeda-beda dan masing-masing membutuhkan jenis atau jumlah stimulan yang berbeda untuk memuaskan kebutuhan mereka. Stimulasi juga dapat Moms lakukan sendiri di rumah atau meminta rekomendasi dokter anak mengenai tindakan yang tepat jika dirasa kurang yakin.

Berikut beberapa stimulasi kemampuan oromotor yang direkomendasikan Lembaga Pediatri Terapi Okupasi bidang Pusat Pengembangan Anak dari National Health Service (NHS):

  • Makanan bertekstur renyah seperti biskuit, serealia, sayuran dan buah-buahan.
  • Mainan kenyal, misalnya mainan kunyah atau teether.
  • Untuk membantu meningkatkan kemampuan oromotor secara aktif, bisa juga dilakukan dengan meminta si kecil meniup mainan kincir angin, gelembung atau peluit.
  • Pijat lembut area sekitar wajah, bahu, lengan dan leher.
  • Pijat pipi dan area sekitar mulut menggunakan gerakan melingkar dan naik/turun utuk menstimulasi otot rahang.

Ternyata stimulasi kemampuan oromotor sangan penting untuk si kecil ya, Moms? Aktivitas dan kebiasaan untuk menstimulasi oromotor bayi juga bisa dikatakan cukup mudah.

Namun, Moms dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau ahli dalam perkembangan bayi untuk mengetahui stimulasi yang tepat diberikan pada si kecil. Mengingat stimulasi bayi bergantung pada kebutuhan masing-masing bayi.

Nah, sudah berapa rasa dan tekstur makanan yang Moms perkenalkan pada si kecil?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.