Newborn

14 Oktober 2021

Jangan Terlewat, Moms! Ini Jadwal Pumping ASI Si Kecil

Selayaknya orang dewasa yang makan teratur, Moms pun perlu menjadwalkan untuk rutin memerah ASI
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Karinta Ariani
Disunting oleh Karla Farhana

Menerapkan jadwal pumping ASI yang rutin setiap harinya penting agar produksi ASI pada payudara lancar.

Dengan begitu, payudara menyadari bahwa persediaan ASI hampir atau sudah kosong sehingga akan terus memperbanyak jumlahnya.

Nah, selain menyusui Si Kecil langsung dari payudara, seperti apa jadwal pumping ASI yang tepat sesuai dengan usia bayi?

Pentingnya Jadwal Pumping ASI

jadwal pumping asi

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini alasan kenapa Moms perlu menyusun jadwal pumping ASI.

1. Payudara Penuh

Moms yang sedang menyusui mungkin tidak bisa selalu memberikan ASI secara langsung pada bayi melalui payudara.

Adakalanya, payudara sudah penuh dengan ASI, tetapi belum masuk ke dalam jadwal menyusu Si Kecil.

Atau kadang, Si Kecil baru selesai menyusu dan masih kenyang, tetapi stok ASI pada payudara masih banyak.

Selain itu, Moms yang merupakan ibu bekerja atau stay at home Moms yang sedang berada di dekat Si Kecil juga tetap perlu mengeluarkan ASI dari payudara agar tidak rembes.

Nah, kondisi-kondisi tersebut adalah alasan yang membuat Moms sebaiknya mengatur jadwal pumping ASI.

Baca Juga: #DukungBusui Bersama Orami Breastfeeding Week!

2. Manajemen ASI Perah

Di samping menyusui langsung alias direct breastfeeding (DBF), cara supaya tetap bisa rutin mengeluarkan ASI dari payudara tentu dengan pumping atau memompa ASI secara rutin.

Memompa atau pumping ASI sama-sama merupakan bentuk manajemen ASI perah untuk Si Kecil.

Mengutip dari La Leche League GB, payudara yang sering digunakan untuk menyusui atau dipompa secara otomatis akan rutin menghasilkan ASI.

Ini karena ketika payudara penuh terisi ASI, payudara memberi sinyal pada tubuh untuk memperlambat produksi susu.

Itu sebabnya, Moms disarankan untuk tidak menyusui Si Kecil atau pumping ASI hanya saat payudara sedang penuh oleh ASI.

Sebab ini artinya, laju produksi ASI di dalam payudara pun jadi lebih rendah.

Sementara bila Moms menyusui dan memompa ASI secara teratur, misalnya dengan menerapkan jadwal pumping ASI, otomatis payudara akan terus berusaha menghasilkan ASI.

Dengan begitu, tubuh Moms akan memberikan sinyal untuk terus memproduksi ASI. Karena, tubuh Moms tahu persediaannya hampir atau sudah habis.

3. Stok ASI

Lagi pula, ASI yang sudah dipompa dan ditampung dalam botol atau kantong khusus masih bisa disimpan dan aman diberikan kepada bayi selama tidak ada tanda-tanda ASI basi.

Jadi, saat terbangun di malam hari dan tidak sanggup menyusui atau ketika tidak sedang berada di dekat bayi, Si Kecil tetap bisa mendapatkan ASI.

Karena, Moms sudah menyediakan stok ASI di cooler atau kulkas di rumah.

Baca Juga: Review 13 Pompa ASI Favorit Moms, Mana yang Paling Bagus?

Rekomendasi Jadwal Pumping ASI

jadwal pumping asi

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya dengan jadwal menyusui, jadwal pumping ASI untuk masing-masing ibu dan bayinya tentu berbeda.

Ada ibu menyusui yang mungkin perlu lebih sering memompa, tetapi ada pula yang frekuensi pumping-nya tidak terlalu sering.

Bahkan, jadwal pumping ASI bisa saja berubah seiring berjalannya waktu karena bertambahnya usia bayi dan adanya penyesuaian pada tubuh Si Kecil.

Jadi, jadwal pumping ASI berikut adalah rekomendasi yang bisa Moms sesuaikan kembali dengan kondisi dan kebutuhan tubuh Moms serta Si Kecil, dilansir dari Healthline.

1. Jadwal Pumping di Pagi Hari

Produksi ASI biasanya sedang deras-derasnya di pagi hari. Ini bisa Moms manfaatkan untuk memompa ASI dengan pompa elektrik maupun pompa manual.

Coba juga pumping ASI di antara waktu menyusui, misalnya:

  • Sekitar 60 menit sebelum menyusui Si Kecil
  • Sekitar 30-60 menit setelah menyusui Si Kecil

2. Jadwal Pumping Beberapa Kali dalam Sehari

Moms juga bisa rutin memompa ASI, lho! Jika Moms masih bingung, Moms bisa memompa ASI sekitar 8-10 kali dalam kurun waktu 24 jam.

3. Jadwal Pumping ASI untuk Bayi Baru Lahir

Jika Moms baru melahirkan, Moms bisa rutin memompa ASI 8-12 kali dalam kurun waktu 24 jam, termasuk di tengah malam.

Sementara, Orami menyarankan untuk membuat jadwal pumping ASI untuk bayi baru lahir, yakni:

  • Pukul 07.00
  • Pukul 09.00
  • Pukul 11.00
  • Pukul 13.00
  • Pukul 15.00
  • Pukul 17.00
  • Pukul 19.00
  • Pukul 22.00
  • Pukul 03.00

Baca Juga: 7 Rekomendasi Pompa ASI Manual di Bawah 600 Ribu

4. Jadwal Pumping ASI untuk Bayi yang Sudah MPASI

Saran jadwal pumping ASI untuk bayi yang sudah berusia beberapa bulan, bahkan sudah mulai MPASI, yakni:

  • Pukul 07.00
  • Pukul 09.00
  • Pukul 14.00
  • Pukul 17.00
  • Pukul 20.00
  • Pukul 23.00
  • Pukul 05.00

5. Jadwal Pumping ASI untuk Stok di Freezer

Bagi Moms yang ingin menyimpan ASI perah di freezer agar bisa diberikan untuk bayi kapan saja, cobalah pumping di sela-sela menyusui bayi secara langsung dari payudara.

Nah, jadwal pumping ASI berikut mungkin bisa membantu agar stok ASI perah di freezer terpenuhi:

  • Pukul 07.00 (menyusui)
  • Pukul 08.00 (pumping)
  • Pukul 10.00 (menyusui)
  • Pukul 11.00 (pumping)
  • Pukul 13.00 (menyusui)
  • Pukul 16.00 (menyusui)
  • Pukul 19.00 (menyusui)
  • Pukul 22.00 (menyusui)
  • Pukul 14.00 (menyusui)
  • Pukul 05.00 (menyusui)

Jika jadwal menyusui Si Kecil terlewat atau bergeser, Moms bisa menggunakan waktu yang seharusnya dipakai untuk menyusui langsung untuk memompa ASI.

Selain itu, Moms dapat menjadwalkan pumping ASI di antara waktu menyusui di atas.

Baca Juga: Panduan Ibu Menyusui dan Memompa ASI, Penting Memilih Pompa ASI yang Berkualitas!

6. Jadwal Pumping ASI dengan Metode Power Pumping

Moms, pernahkah mendengar atau tahu mengenai metode power pumping?

Power pumping adalah teknik memompa ASI agar pasokannya meningkat. Singkatnya, frekuensi Moms dalam memompa ASI jadi lebih sering.

Berbeda dengan jadwal pumping ASI biasanya, ini saran jadwal memompa ASI dengan metode power pumping:

  • 20 menit pumping
  • 10 menit istirahat
  • 10 menit pumping
  • 10 menit istirahat
  • 15 menit pumping
  • 10 menit istirahat

Lanjutkan terus siklus memompa ASI dan istirahat secara bergantian selama 1-2 jam, tergantung kebutuhan dan kemampuan Moms.

Baca Juga: Menyimpan ASI Perah, Ini Kelebihan dan Kekurangan Kantong Plastik ASI dan Botol ASI

Berapa Lama Waktu untuk Pumping ASI?

jadwal pumping asi

Foto: Orami Photo Stock

Untuk bayi baru lahir, Moms disarankan memompa ASI sekitar 15-20 menit untuk satu sesi.

Namun, ini bukannya aturan pasti, melainkan bisa disesuaikan dengan kemampuan dan produksi ASI Moms.

Sementara bila usia Si Kecil sudah menginjak beberapa bulan, Moms bisa memompa sesuai kebutuhan atau paling tidak sekitar 15-20 menit sama seperti saat Si Kecil baru lahir.

Sebaiknya tidak lebih dari waktu tersebut, ya Moms!

  • https://www.ameda.com/milk-101/milk-101-article/when-and-how-long-to-pump/
  • https://www.whattoexpect.com/pumping-breast-milk.aspx#schedule
  • https://kellymom.com/mother2mother/exclusive-pumping/
  • https://www.healthline.com/health/breastfeeding/pumping-schedule
  • https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/sukses-menyusui-saat-bekerja-2
  • https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/penyimpanan-asi-perah
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait