15 April 2018

6 Hal Aneh yang Terjadi Saat Hamil

Lagi tertawa, tiba-tiba ngompol! Bisa terjadi lho saat Moms hamil

Saat hamil, tentu hati Moms merasa berbagai jenis perasaan yang mudah berubah-ubah.

Tapi, selain perasaan atau hal-hal psikis, kehamilan juga membawa perubahan pada tubuh kita, lo.

Hmm… beberapa kejadian dibawah mungkin sedikit memalukan untuk diceritakan sebagai tanda kehamilan yang aneh tapi sering terjadi. Itu sebabnya, teman-teman yang sudah hamil duluan, tak pernah menceritakannya pada Moms. 

Sebenarnya, sih, hal berikut tak memiliki dampak serius pada kesehatan sehingga dokter kandungan sering luput memberitahukannya pada kita saat kontrol kehamilan.

Namun, rasa-rasanya 10 hal aneh tapi nyata ini tentu bisa terjadi pada siapapun saat hamil. Berikut seperti yang dirangkum dari Trish Booth, dalam bukunya Pregnancy Q&A: Authoritative and Reassuring Answers to the Questions on Your Mind:

1. Sering keputihan

Penyebab:

Keputihan selama kehamilan ini normalnya tidak berbau atau menimbulkan gatal. Biasanya disebabkan peningkatan hormon dan aliran darah di vagina.

Cara mengatasi:

Selalu keringkan dengan seksama vagina setiap kali selesai buang air kecil. Dan bila merasa celana dalam mulai ‘ternoda’ alias basah, segera ganti celana dalam. Sebisa mungkin, hindari menggunakan panty liners yang membuat Moms seolah-olah merasa Miss V kering.

Baca Juga : Hamil atau Tidak? Cek 5 Tanda Kehamilan Ini

2. Lagi tertawa, tiba-tiba ngompol

Penyebab:

Demi tercukupinya cairan ketuban, Moms wajib mematuhi ‘aturan’ minum 2 liter air putih setiap hari. Tidak kurang!

Cairan ketuban di dalam rahim, ditambah janin dan plasentanya, menambah berat rahim hingga beberapa kilogram, dan semua itu terletak tepat di atas dan menekan kandung kemih.

Cara mengatasi:

Jangan malas ke kamar mandi! Semakin sering menahan keinginan buang air kecil, semakin besar kemungkinan ‘ngompol’ ketika tertawa atau bersin. Untuk berjaga-jaga, selalu bawa celana dalam cadangan di tas.

Coba juga senam Kegel untuk melatih otot-otot di sekitar panggul.

Caranya: Kosongkan kandung kemih Anda, dan lakukan gerakan seperti menahan buang air kecil. Tahan hingga hitungan ke-20. Lakukan latihan ini 5 kali sehari.

Baca Juga : 15 Aspek Fisik dan Mental yang Penting Dipersiapkan Sebelum Hamil

3. Konstipasi dan sering buang angin

Penyebab:

Usus bekerja lebih lambat selama hamil, akibat meningkatnya kadar hormon progesteron di dalam tubuh.

Cara mengatasi:

Perhatikan asupan makanan ya, Moms. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan untuk mengatasi konstipasi. Secara teori, sih, jika konstipasi teratasi, masalah kembung dan buang angin ini juga akan teratasi.

Untuk sementara, hindari dulu makanan yang memicu produksi gas, seperti brokoli, kecambah, kubis, kembang kol, bawang Bombay, dan minuman bersoda.

4. Keringat mengucur deras di sekujur tubuh

Penyebab:

Metabolisme tubuh semakin cepat. Begitu juga aliran darah di seluruh tubuh yang membuat tubuh terasa menghangat.

Berkeringat adalah cara tubuh untuk mendinginkan diri.

Cara mengatasi:

Pilih pakaian berbahan katun yang adem, dan hindari bahan pakaian yang panas dan memicu keringat. Minum secukupnya, jangan berlebihan. Gunakan antiperspirant untuk mencegah keringat berlebih di bawah lengan.

Baca Juga : Bisakah Hamil Saat Menstruasi?

5. Kulit menghitam dan berjerawat

Penyebab:

Tubuh memproduksi hormon melanin ekstra dan menimbulkan bercak-bercak kehitaman di kulit. Sedangkan hormon lainnya menyebabkan kulit ditumbuhi jerawat dan bintil-bintil.

Cara mengatasi:

Bercak kehitaman dan jerawat akan menghilang setelah melahirkan. Gunakan sunblock untuk meminimalkan warna kehitaman pada kulit, dan berkonsultasilah pada dokter kulit mengenai jerawat dan bintil-bintil di wajah.

6. Areola payudara membesar

Penyebab:

Bertambah besarnya area di sekitar puting disebabkan oleh hiperpigmentasi akibat hormon. Beberapa ada yang menyebutkan bahwa ini adalah cara alami untuk membantu bayi kelak untuk menemukan puting susu.

Cara mengatasi:

Hal ini tak bisa diubah. Yang bisa Moms lakukan adalah merawat puting payudara dengan lotion khusus untuk membantu merawatnya.

Dan, jangan khawatir, Moms, ukuran areola akan kembali seperti semula begitu masa menyusui Si Kecil usai.

(VAN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.