21 April 2022

Jalani Program Kehamilan? 12 Hal yang Perlu Moms dan Dads Bicarakan

Perhatikan beberapa hal ini agar program kehamilan berhasil

Kehadiran buah hati tentunya menjadi hal yang ditunggu-tunggu suami-istri. Maka tak jarang Moms dan Dads melakukan program kehamilan untuk mendapatkan momongan.

Bukanlah sesuatu hal yang mudah, sebelum mejalankan program kehamilan, Moms perlu menyiapkan diri dan mental.

Melansir dari NHS, terdapat beberapa hal juga yang harus menjadi perhatian Moms dan Dads saat melakukan program kehamilan.

Misalnya hal-hal apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Serta yang tak kalah penting adalah vitamin atau makanan apa yang perlu dikonsumsi selama program kehamilan.

Ini perlu diperhatikan dan dilakukan oleh Moms guna mengurangi risiko kegagalan dalam program kehamilan.

Maka dari itu, bagi Moms yang tengah menjalankan program kehamiln, pastikan Moms memperhatikan beberapa hal di bawah ini.

Baca Juga: Bahaya dan Risiko Sauna Saat Hamil, Hati-Hati Moms!

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Program Kehamilan

Merencanakan kehamilan adalah saat yang menyenangkan dalam hidup Moms, tetapi ternyata ini juga tidaklah mudah.

Selain adanya dokter kandungan yang akan memandu Moms tentang apa yang harus dilakukan sebelum hamil.

Moms juga perlu mengubah gaya hidup untuk melakukan program hamil sendiri.

Yuk, Moms simak beberapa hal ataua gaya hidup yang harus dihindari sebelum melakukan program kehamilan.

1. Pembicaraan Program Kehamilan dan Pola Asuh Anak

3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah 03.jpg
Foto: 3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah 03.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut penelitian Hopkins Medicine, para ahli setuju salah satu hal penting yang dilakukan ketika hendak melakukan program kehamilan adalah membicarakannya terlebih dahulu.

Tak hanya membicarakan program kehamilan yang akan dipilih, tetapi Moms dan Dads juga perlu mengobrol perihal pola asuh anak yang akan dipilih kedepannya.

Hal penting bagi pasangan adalah untuk memulai berbicara tentang prioritas, harapan, dan ketakutan mereka selama proses kehamilan.

Jadi, ketika ada masalah yang akan terjadi kedepannya, Moms dan Dads sudah tahu solusi apa yang tepat.

2. Hindari Minum Alkohol

stop alkohol
Foto: stop alkohol (Recoveringchampions.com)

Foto: Orami Photo Stock

Hal lainnya yang perlu diperhatikan ketika hendak melakukan program hamil adalah kurangi atau bahkan hindari untuk minum alkohol.

Ini karena minum alkohol dapat memengaruhi kesuburan ketika mencoba untuk hamil.

Alkohol dipercaya dapat memengaruhi kadar hormon, menstruasi, dan ovulasi Moms.

Bahkan jika minum alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan masalah serius bagi bayi, termasuk kelahiran prematur dan gangguan perkembangan.

Baca Juga: Manfaat Sate Kelinci untuk Promil, Bisa Tingkatkan Kesuburan

3. Makan Makanan yang Sehat

apakah-kriteria-dari-makanan-yang-sehat.jpg
Foto: apakah-kriteria-dari-makanan-yang-sehat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selanjutnya adalah makan makanan yang sehat. Makna dari sehat di sini adalah makanan dengan gizi seimbang yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Pilih banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, susu rendah lemak dan protein tanpa lemak.

Hindari makanan berlemak tinggi yang diproses. Serta batasi asupan kafein, dimana Moms tidak boleh mengonsumsi lebih dari satu hingga dua cangkir kopi per hari.

4. Menghindari Paparan Zat Berbahaya

bahaya radiasi hp
Foto: bahaya radiasi hp (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Wanita yang hendak atau sedang melakukan program kehamilan harus menghindari paparan zat beracun dan kimia serta radiasi.

Paparan tingkat tinggi dari beberapa jenis radiasi dan beberapa zat kimia dan beracun dapat berdampak negatif pada janin yang sedang berkembang.

5. Berhentilah Menggunakan Alat Kontrasepsi

Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan? 2
Foto: Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan? 2 (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms berencana untuk mulai mencoba memiliki buah hati, Moms disaranakan untuk berhenti menggunakan alat kontrasepsi.

Dengan berhenti menggunakan alat kontrasepsi dapat memberi Moms waktu untuk mengevaluasi siklus menstruasi alami dan mencari tahu kapan waktu berovulasi paling subur.

Baca Juga: Ketahui Mengenai Kehamilan Geriatri, Kehamilan di Usia Lanjut

6. Lakukan Olahraga Teratur

pilates.jpg
Foto: pilates.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah rutin melakukan olahraga dan menjaga berat badan.

Penting untuk berolahraga secara teratur sesaat hendak melakukan program kehamilan.

Moms bisa menerapkan rejimen olahraga ke dalam rutinitas, seperti berjalan beberapa kali seminggu atau pilates.

Wanita yang kelebihan berat badan dapat mengalami masalah medis, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

Sementara, wanita yang kekurangan berat badan mungkin memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah.

Jadi, jika ingin melakukan program kehamilan, Moms perlu menjaga berat badan dan rutin berolahraga setiap hari.

7. Berhenti Merokok

manfaat-berhenti-merokok.jpg
Foto: manfaat-berhenti-merokok.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Penelitian John Hopkins telah menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang merokok cenderung lahir prematur, berat badan lahir lebih rendah.

Bahkan buruknya bayi mungkin meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Selain itu, wanita yang terpapar asap rokok lebih cenderung memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah.

8. Menyiapkan Tabungan

investasi menabung tabungan.jpg
Foto: investasi menabung tabungan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum melakukan program kehamilan, ada baiknya Moms mulai menyisihkan uang untuk tabungan.

Ini karena ketika hamil Moms membutuhkan banyak biaya untuk konsultasi ke dokter kandungan hingga USG.

Selain itu, kedepannya Moms juga mungkin akan menghabiskan uang untuk popok dan semua perlengkapan bayi.

9. Mengurangi Risiko Infeksi

Hubungan antara Infeksi Darah dan Kanker Kolorektal - Kanker kolorektal dan infeksi bakteri.jpg
Foto: Hubungan antara Infeksi Darah dan Kanker Kolorektal - Kanker kolorektal dan infeksi bakteri.jpg (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Hindari makan daging setengah matang dan telur mentah selama menjalankan program kehamilan.

Selain itu, hindari semua kontak dan paparan kotoran hewan seperti kotoran kucing, yang mungkin mengandung parasit atau virus berbahaya.

Sering-seringlah mencuci tangan dan hindari kontak dengan orang yang sedang sakit.

10. Konsumsi Vitamin

vitamin k2
Foto: vitamin k2 (healthline.com)

Foto: Orami Photo Stock

Mulailah mengonsumsi vitamin prenatal atau vitamin harian dengan 400 mikrogram asam folat jika ingin melakukan program kehamilan.

Selain itu, Moms juga perlu mendapatkan cukup vitamin B selama program kehamilan.

Kemudian multivitamin dengan nutrisi lain yang penting untuk kehamilan, seperti zat besi untuk mencegah anemia dan kalsium untuk gigi dan tulang yang kuat juga dibutuhkan.

Baca Juga: 10 Makanan Cepat Hamil, Cocok untuk Program Hamil!

11. Kelola Rasa Stres

stres buruk.jpg
Foto: stres buruk.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Faktanya memiliki tingkat stres yang sangat tinggi dapat menunda kemampuan untuk hamil, lho Moms.

Ini karena stres akan membuat ovulasi terganggu dan mengganggu kemampuan embrio untuk berimplantasi di dalam rahim.

Moms dapat melakukan pemeriksaan emosi atau kesehatan mental untuk mengetahui kondisi mental Moms saat ini.

Salah satu cara yang dapat Moms lakukan untuk mengelola stres adalah melakukan journaling.

Tuliskan semua pemikiran selama 15 menit sebelum tidur setiap harinya.

12. Berhubungan Seks setelah Haid

Berhubungan seks sebelum menstruasi.jpeg
Foto: Berhubungan seks sebelum menstruasi.jpeg (M.timesofindia.com)

Foto: Orami Photo Stock

Melakukan program kehamilan setelah haid ternyata memiliki kemungkinan besar untuk pembuahan.

Ini karena pada siklus yang terjadi setiap 28-30 hari, kesuburan wanita biasanya terjadi di antara hari 11 dan hari 21.

Jadi, jika periode haid Moms berlangsung selama 5 sampai 7 hari, dan Moms dapat berhubungan seks tepat setelah itu.

Ini karena dapat mendekati jendela kesuburan terbaik Moms.

Baca Juga: Ciri-Ciri Embrio Berkualitas untuk Program Bayi Tabung

Jika Moms sedang program hamil dan ingin mengecek tanggal ovulasi agar peluang kehamilannya tinggi, yuk cari tahu dengan Kalkulator Masa Subur di Orami App.

Suplemen dan Vitamin untuk Kesuburan Wanita

minum obat
Foto: minum obat (Shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Selain gaya hidup sehat yang harus dilakukan, Moms juga harus memenuhi asupan nutrisi selama program kehamilan melalui berbagai vitamin.

Sama seperti obat-obatan, dokter harus menyetujui dan mengawasi semua suplemen yang diperlukan dan dikonsumsi dalam jumlah aman.

Ada banyak vitamin untuk membantu kehamilan, tetapi terdapat beberapa vitamin kesuburan terbaik untuk wanita, seperti:

1. Asam Folat

Sudah umum bagi wanita untuk mengonsumsi asam folat atau Vitamin B9 selama kehamilan untuk mengurangi risiko cacat pada bayi.

Tetapi, tak hanya sebagai vitamin yang baik untuk kehamilan, asam folat juga telah terbukti meningkatkan tingkat kesuburan, lho Moms.

Jadi, jika ingin melakukan program hamil, ada baiknya untuk mulai melengkapi dengan asam folat terlebih dahulu.

Asam folat dapat dikonsumsi secara terpisah atau sebagai bagian dari vitamin prenatal.

Bagi mereka yang mencoba untuk hamil harus mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari.

2. Vitamin E

Umumnya Vitamin E dikenal sebagai salah satu bahan dari produk perawatan kulit yang menjanjikan untuk mengurangi kerutan.

Ini karena vitamin E bekerja untuk memperbaiki sel, yang ternyata membuatnya sangat efektif sebagai vitamin kesuburan.

Vitamin E adalah nutrisi penting untuk ovarium dan juga bertindak sebagai antioksidan anti-penuaan.

Bagi wanita yang mencoba untuk hamil di kemudian hari, mereka dapat mengambil manfaat dari Vitamin E sehingga mereka dapat mendukung kualitas sel telur.

Baca Juga: Catat! Ini 9 Makanan untuk Kesuburan yang Dapat Dikonsumsi Selama Promil

3. Vitamin D

Vitamin D sangat penting untuk pengembangan hormon yang sehat, jadi vitamin D menjadi salah satu vitamin yang harus Moms penuhi jika hendak melakukan program kehamilan.

Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan paparan sinar matahari yang sehat, tetapi jika sulit mendapatkan sinar matahari mungkin Moms bisa mencari sumber vitamin D lainnya.

4. Minyak Ikan

Minyak ikan sering ditambahkan ke rejimen vitamin prenatal karena dampak positifnya pada perkembangan otak bayi.

Tapi asam lemak Omega 3 juga telah terbukti meningkatkan kesuburan wanita.

Dimana minyak ikan dipercaya dapat meningkatkan kualitas telur, yang penting untuk pembuahan.

Suplemen dan Vitamin untuk Kesuburan Pria

Terapi Kesuburan untuk Pria.jpg
Foto: Terapi Kesuburan untuk Pria.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selama menjalankan program kehamilan, tak hanya Moms saja yang harus memenuhi nutrisi untuk mengurangi risiko kegagalan kehamilan.

Tetapi, ternyata Dads juga perlu memenuhi asupan nutrisi di dalam tubuhnya melalui beberapa suplemen dan vitamin yang dapat ia konsumsi.

Berikut ini beberapa suplemen dan vitamin untuk kesuburan pria yang dapat mendukung program kehamilan.

1. Asam Folat

Jika Dads mengira asam folat hanya untuk wanita, ternyata ini salah. Hal ini dikarenakan pria yang hendak melakukan program kehamilan bersama sang istri perlu mengonsumsi asam folat juga.

Pria yang mencoba hamil dengan pasangannya juga harus mengonsumsi multivitamin dengan asam folat, yang akan meningkatkan kesehatan sperma serta keturunannya.

2. Selenium

Kekuatan antioksidan selenium sama pentingnya bagi pria seperti halnya bagi wanita.

Jika jumlah selenium rendah pada pria dapat menyebabkan infertilitas dengan menurunkan motilitas sperma dan kualitas air mani.

Sehingga, Dads disarankan untuk menggunakan rejimen selenium dan vitamin E untuk meningkatkan motilitas sperma dan tingkat pembuahan yang jauh lebih besar.

3. Zinc

Pria dengan kadar zinc yang rendah terbukti memiliki jumlah dan kualitas sperma yang buruk, lho Dads.

Terdapat salah satu tanda yang dapat Dads pahami jika memiliki jumlah zinc yang rendah seperti adanya bintik-bintik putih pada kuku.

Dads disarankan untuk mengonsumsi 66 mg zinc setiap hari bersama dengan 5 mg asam folat secara signifikan meningkatkan jumlah sperma.

4. Minyak Ikan

Asam lemak omega 3 dalam minyak ikan menjadikannya vitamin kesuburan yang bagus untuk pria.

Dads disarankan untuk mengonsumsi 200 mg dua kali sehari untuk meningkatkan kualitas air mani.

5. Vitamin C

Jenis vitamin selanjutnya yang harus Dads penuhi untuk program kehamilan adalah vitamin C.

Ini karena vitamin C dipercaya memiliki kandungan anti-oksidan yang mampu mengurangi dampak buruk masukknya racun ke dalam tubuh.

Selain itu, vitamin C juga diyakini dapat meningkatkan motilitas sperma pria.

Baca Juga: Manfaat Torpedo Kambing Bisa untuk Tingkatkan Gairan dan Kesuburan Pria, Benarkah Begitu?

Itulah informasi mengenai program kehamilan mulai dari hal yang perlu dipehatikan hingga vitamin serta suplemen yang harus dikonsumsi.

  • https://www.parents.com/getting-pregnant
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/planning-a-pregnancy
  • https://www.nhs.uk/pregnancy/trying-for-a-baby/planning-your-pregnancy/
  • https://www.webmd.com/baby/ss/slideshow-prepregnancy-checklist
  • https://www.thebump.com/a/vitamins-you-need-to-conceive
  • https://americanpregnancy.org/can-i-get-pregnant-if/can-you-get-pregnant-on-your-period/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.