16 April 2019

Ingin Punya Anak Ke-3, Denny Cagur Mengikuti Program Bayi Tabung, Ini 7 Tahapan yang Harus Dilalui

Menjalankan program bayi tabung itu tidak mudah loh, ada tahapan-tahapan penting yang harus dilalui. Apa saja tahapan nya? Yuk, intip.

Memiliki keluarga yang harmonis adalah dambaan semua orang. Keluarga ini biasanya adalah keluarga inti, yang terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anak.

Tetapi tidak begitu dengan Denny Cagur. Meski telah dikaruniai 2 orang putra, Denny masih menginginkan seorang anak perempuan.

Denny Cagur dan istri memutuskan untuk mengikuti program bayi tabung, karena Sang Istri memiliki masalah dengan rahimnya.

Menjalankan program bayi tabung tidak semudah kehamilan secara normal. Ada tahapan-tahapan yang haru dilalui setiap pasangan untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Menurut IVI, klinik kesuburan terkemukan di dunia, yang sudah memiliki lebih dari 65 klinik di seluruh dunia, ada 7 tahapan yang harus dilalui untuk menjalankan program bayi tabung.

Apa saja ya Moms? Yuk kita cari tahu Moms!

Baca Juga: Kenapa Harus ke Psikolog Saat Program Bayi Tabung?

1. Bertemu dengan Dokter Spesialis Bayi Tabung

bayi tabung 1
Foto: bayi tabung 1

Foto: liputan6.com

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis bayi tabung. Dokter spesialis akan secara rinci meninjau permasalahan dan mendiskusikan saran perawatan yang harus dilakukan sebelum program dimulai.

Setelah selesai, mereka mungkin akan merekomendasikan tes tertentu yang harus dilakukan untuk menilai fungsi rahim dan ovarium Moms. Dengan begitu, Moms dan Dads tidak bingung lagi untuk menjalani program ini.

2. Stimulasi Sel Telur

bayi tabung 3
Foto: bayi tabung 3

Foto: lifestyle.kompas.com

Setelah bertemu dengan dokter spesalis, ia akan diberikan obat untuk menekan siklus menstruasi alami Moms. Ini dimaksudkan untuk menstimulasi sel telur Moms.

Bisanya obat yang diberikan terbagi dalam 2 variasi, yaitu suntikan harian (yang tentunya akan diajarkan terlebih dahulu cara penggunaannya) dan semprotan untuk hidung.

Dari konsultasi yang sudah dilakukan sebelumnya, dokter akan menyarankan media terbaik yang harus ibu gunakan selama kurang lebih 2 minggu.

3. Memperkuat Sel Telur

Selanjutnya masuk dalam tahapan mengambil hormon kesuburan atau follicle stimulating hormone (FSH). Proses ini biasanya memakan waktu 10-12 hari.

Proses ini merupakan salah satu proses yang penting karena FSH akan meningkatkan jumlah sel telur yang akan diproduksi oleh Moms. Semakin banyak sel telur yang diproduksi oleh ovarium, maka kemungkinan sel telur yang dibuahi pun akan semakin besar.

Ini juga berarti pilihan embrio untuk di gunakan dalam program tabung akan semakin banyak. Hal ini sangat penting untuk memperbesar tingkat keberhasilan.

Baca Juga: Apa Bedanya Bayi Tabung dan Inseminasi Buatan?

4. Evaluasi Progress Bayi Tabung

Setelah melalui beberapa proses, dokter spesialis yang menangani akan melakukan pemeriksaan rutin untuk melihat kemajuan dari program bayi tabung. Pertama akan dilakukan test USG vagina, untuk memantau ovarium.

Kemudian, 34-38 jam sebelum pengambilan sel telur, Moms akan diberikan satu suntikan hormon terakhir, yaitu human chorionic gonadotropin (hCG) untuk membantu sel telur lebih matang.

5. Pengambilan Sel Telur

Selama proses sedang dilakukan, Moms akan dibius agar tidak merasakan sakit. Pengambilan telur menggunakan jarum yang akan melewati vagina, lalu masuk ke masing-masing ovarium di bawah pengawasan USG, dan mengisap folikel dalam ovarium.

Dalam satu folikel, terdapat satu buah sel telur yang kemudian akan dibawa ke laboratorium embriologi.


6. Mempertemukan Sel Telur dan Sperma

bayi tabung 5
Foto: bayi tabung 5

Foto: alodokter.com

Sel telur yang sudah diambil, diseleksi terlebih dahulu untuk mencari sel telur terbaik. Kemudian akan dipertemukan dengan sperma dari pasangan Moms.

Proses ini dilakukan setelah sebelumnya Dads memberikan sel sperma terlebih dahulu, lalu di pilih sperma terbaik.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Sperma yang Tidak Sehat

Keduanya pun dipertemukan oleh dokter melalui sebuah cawan yang hanya dapat dilihat dengan stetoskop.

7. Metransfer Embrio ke Dalam Rahim

bayi tabung 6
Foto: bayi tabung 6

Foto: popmama.com

Terakhir, jika sel telur telah berubah menjadi embrio, saatnya memindahkan embrio ke dalam rahim Moms. Proses ini jauh lebih sederhana, yaitu dengan memasukan tabung tipis berisi cairan embrio ke dalam leher rahim Moms.

Banyaknya embrio yang dimasukkan ke dalam rahim biasanya tergantung dari usia Moms. tetapi begitu ada embrio yang berhasil dibuahi, maka sisanya akan dibekukan atau disumbangkan tergantung Moms dan Dads

Setelah embrio dipindahkan, butuh waktu sekitar 2 minggu untuk menunggu proses kehamilan. Jika tidak berhasil, maka proses pemindahan embrio akan dilakukan kembali.

Itulah 7 tahapan yang akan dilalui saat menjalankan program bayi tabung. Memang tidak mudah dan memakan waktu yang cukup lama, serta biaya bayi tabung juga mahal.

Akan tetapi hasil yang didapatkan pun akan sebanding dengan pengorbanan yang dilakukan. Semangat ya, Moms dan Dads.

(AWD/AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb