20 Agustus 2022

Ini 5 Tips Sabar Menanti Kehamilan Menurut Islam

Kuncinya adalah jangan saling menyalahkan dan selalu bersyukur

Kehadiran buah hati sering diyakini sebagai pelengkap kebahagiaan dalam rumah tangga, bagi beberapa orang. Namun, tak mudah untuk sabar menanti kehamilan, terutama bagi yang sudah bertahun-tahun menikah.

Tentunya, ada banyak usaha yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kehamilan. Meski begitu, banyak juga pasangan yang sudah melakukan berbagai upaya, tetapi belum membuahkan hasil.

Maka, hal lain yang dapat dilakukan selain berusaha adalah bersabar. Namun, bagaimana tips sabar menanti kehamilan menurut islam? Yuk simak pembahasannya!

Baca juga: Simak Cara Islam Mengatur Hukum Orang Tua Menyakiti Hati Anak

Sabar Menanti Kehamilan Bisa Bernilai Pahala

Doa Diberi Kesabaran.jpg
Foto: Doa Diberi Kesabaran.jpg

Foto Ilustrasi Sabar Menanti Kehamilan (Orami Photo Stock)

Moms, tahukah bahwa Allah akan memberi pahala tanpa batas bagi orang-orang sabar? Jadi, sabar menanti kehamilan juga bisa bernilai pahala. Ini dijelaskan dalam surat Az Zumar ayat 10, yang artinya:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10).

Melansir laman Muslimah, setiap insan di dunia tidak akan terlepas dari ujian. Terkait hal ini, Allah berfirman dalam surat Al Baqarah, yang artinya:

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155).

Tips Sabar Menanti Kehamilan

4 Tips Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Alquran -4.jpg
Foto: 4 Tips Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Alquran -4.jpg

Foto Tips Sabar Menanti Kehamilan (Orami Photo Stock)

Bagi Moms yang saat ini masih menanti kehadiran buah hati, berikut ini beberapa tips sabar menanti kehamilan menurut Quran dan hadist:

1. Anggap sebagai Ujian

Belum dikaruniai buah hati setelah lama berumah tangga juga termasuk salah satu ujian dari Allah. Jadi, bersabar adalah salah satu kunci untuk masalah ini, serta merupakan salah satu jalan datangnya pertolongan Allah, seperti dalam surat Al Baqarah yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Oleh karena itu, sebaiknya usahakan untuk selalu berbaik sangka pada takdir Allah. Bahwa segala sesuatu yang ditetapkan Allah adalah baik untuk hambanya, meski mungkin terasa “pahit”.

Ketahuilah bahwa takdir setiap manusia telah dituliskan 50.000 tahun sebelum langit dan bumi diciptakan. Takdir dalam hal ini juga termasuk rezeki dan kehadiran buah hati.

2. Jangan Saling Menyalahkan

Kehadiran anak sering dianggap sebagai penyejuk mata dan hati. Itulah sebabnya bagi pasangan yang masih sabar menanti kehamilan, belum adanya momongan dapat menimbulkan rasa risau dan gelisah.

Dalam keadaan seperti ini, hindari saling menyalahkan. Terutama menyalahkan dan menuduh istri mandul. Sebab, seringkali penyebab belum berhasilnya kehamilan adalah dari pihak laki-laki.

Kembali lagi ke poin pertama, hadirnya anak di antara pasangan merupakan salah satu takdir yang sudah digariskan Allah. Jadi, jangan saling menyalahkan dalam menjalani ujian yang diberikan oleh Allah.

Baca juga: 14 Manfaat Sedekah, Membuat Hati yang Tentram hingga Syafaat di Akhirat

3. Saling Menguatkan Satu Sama Lain

Salah satu kunci sabar menanti kehamilan bagi suami istri adalah saling menguatkan dan memberi semangat.

Selain itu, penting juga untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan sampai penantian dipenuhi dengan pertengkaran yang membuat hubungan menjadi renggang.

4. Jangan Berhenti Berusaha

Sembari sabar, janganlah berhenti untuk berusaha.

Niatkan ikhtiar karena Allah dan jangan mudah menyerah. Ada banyak bentuk usaha yang bisa dilakukan.

Mulai dari rajin berkonsultasi pada dokter, mengonsumsi makanan dan minuman sehat setiap harinya, hingga memperbanyak ilmu. Misalnya ilmu tentang reproduksi, pra-kehamilan, hingga pengasuhan anak.

5. Berdoa, Berserah Diri, dan Selalu Bersyukur

Selain berusaha, bersabar dan berserah diri pada Allah adalah hal lain yang bisa dilakukan.

Bersabar dengan sebaik-baiknya kesabaran akan membantu diri menjadi lebih tenang dan ikhlas dalam menerima keadaan.

Yakinlah bahwa Allah telah menetapkan segala sesuatu yang terbaik. memilihkan yang terbaik untuk kita. Jangan lupa juga untuk senantiasa berdoa, seperti yang dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam sebuah hadist:

Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak seorang hambapun yang tertimpa musibah lalu ia mengatakan,

“Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami kembali. Wahai Allah, berikanlah kami pahala dari musibah ini dan berilah ganti yang lebih baik darinya.”

Kecuali Allah akan memberikan ganjaran pahala karena musibah yang menimpanya dan memberikan ganti yang lebih baik.’

Ummu Salamah berkata, “Ketika Abu Salamah wafat, aku membacanya sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Allah memberikan ganti yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Muslim)

Ingatlah bahwa Moms tidak sendirian. Bahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria juga mengalami hal ini.

Mereka menantikan kehadiran buah hati cukup lama, hingga akhirnya dikabulkan oleh Allah di usia yang telah lanjut.

Baca juga: Kisah Anas bin Malik, Anak Beruntung yang Temani Nabi Muhammad hingga Akhir Hayat

Selain itu, Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu ‘anha, orang yang paling dicintai Rasulullah, juga tidak memiliki keturunan. Jadi, selagi sabar menanti kehamilan, cobalah untuk mencontoh juga kesabaran mereka.

Dengan usaha, doa dan selalu bersabar, hati akan jadi lebih tenang dan ikhlas dalam berserah diri pada Allah. Jangan lupa juga untuk senantiasa bersyukur, karena nikmat dari Allah pada setiap hambanya sangatlah banyak.

Meski ada hal-hal yang belum bisa dimiliki, seperti anak, bersyukur tetaplah harus.

Cobalah lapangkan dada dan lihat apa saja yang sudah dimiliki. Kemudian, jangan lupa ucapkan syukur atas semua nikmat.

Dengan begitu, Moms bisa lebih mudah untuk bersabar dengan kesabaran yang indah.

  • https://muslimah.or.id/210-saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html
  • https://bincangmuslimah.com/keluarga/parenting-islami-tiga-tips-agar-bisa-sabar-saat-menanti-momongan-27412/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.