22 Agustus 2018

10 Tips Mendekorasi Kamar Tidur Anak yang Bisa Dipakai Hingga Remaja

Seperti apa ya desainnya, Moms?


Kamar tidur adalah tempat yang paling penting untuk anak. Di sana, Si Kecil bisa bermain sesuka hati dan berimajinasi. Tidak jarang kreativitas dalam berkarya pun muncul dari sana.

Saat ini, Si Kecil mungkin menyukai desain kamar tidurnya. Tapi, apakah dalam beberapa tahun lagi dia masih menyukainya? Belum tentu lho Moms.

Anak-anak tumbuh dengan cepat. Ketertarikan mereka pun cepat sekali berubah. Mendesain dan mendekorasi ulang kamar bukanlah hal mudah dan murah kan Moms.

Daripada harus melakukan hal itu, lebih baik Moms menyiapkan desain kamar yang akan bertahan lama dan menemani Si kecil tumbuh besar.

Seperti apa saja desain kamarnya? Berikut daftarnya.

Baca Juga : 3 Strategi Untuk Hemat Biaya Dekorasi Kamar Anak

1. Jangan terlalu spesifik soal desain

Balita Moms mungkin sedang sangat suka salah satu karakter kartun. Tapi, belum tentu itu akan bertahan hingga nanti.

Untuk alasan ini juga, Moms sebaiknya menghindari dekorasi kamar tidur Si Kecil dengan teman-tema spesifik. Moms boleh memasukkan unsur-unsur kesukaan Si Kecil. Tapi hanya sebagai aksen. Bukan tema besarnya.

2. Pilih desain yang timeless

Banyak desain kamar anak yang timeless. Nah, Moms harus fokus pada desain-desain itu jika tidak ingin terus menerus gonta-ganti desain kamar seiring dengan pertumbuhan Si Kecil. Desain simpel dan klasik jadi desain yang paling aman.

3. Dekorasi dengan wall sticker

shutterstock 1030149943
Foto: shutterstock 1030149943

Jika Si Kecil bersikeras ingin desain kamar tertentu, Moms bisa mengakalinya dengan wall sticker.

Jika dia sedang sangat menyukai karakter tertentu, Moms bisa cari versi wall stickernya. Wall sticker terbilang mudah dilepas dan dipasang. Untuk mengganti sesuai keinginan pun tidak butuh effort besar.

4. Pilih items yang adaptable

Benda-benda dalam kamar Si Kecil juga harus jadi perhatian Moms. Jangan hanya karena Si Kecil suka, Moms lantas memilihnya. Pilihlah benda-benda yang adaptable.

5. Pilih furnitur yang tahan lama

Furnitur yang tahan lama adalah keharusan. Moms tentu tidak ingin kan Si Kecil celaka hanya karena furnitur yang ternyata tidak tahan lama. Pilihlah furnitur dengan material yang kokoh.

Baca Juga : Kapan Anak Perlu Tidur Di Kamar Sendiri?

6. Pilih furnitur klasik

shutterstock 294744506
Foto: shutterstock 294744506

Untuk desain furnitur, desain simpel dan klasik bisa jadi pilihan utama Moms. Desain ini timeless dan tidak akan ketinggalan zaman. Nah, Moms bisa memasukannya dengan dekorasi tertentu. Miniatur karakter favorit anak misalnya.

7. Siapkan tempat penyimpanan

Jumlah barang anak-anak akan terus bertambah seiring dengan pertambahan usianya. Nah, sebaiknya, Moms siapkan juga tempat menyimpanan khusus di kamar Si Kecil.

Mainan-mainannya yang sudah tidak terpakai bisa disimpan di tempat yang lebih tersembunyi. Sedangkan mainan-mainannya sekarang bisa Moms tempatkan di tempat yang lebih terlihat.

Beri label pada setiap tempat penyimpan. Mobil-mobilan, boneka, robot, Lego misalnya. Ini juga akan membuat Si Kecil disiplin untuk selalu menaruh barang-barang mereka secara teratur. Tempat penyimpanan juga akan menjamin kamar Si Kecil lebih rapi.

8. Pilih warna dinding yang netral

Pemilihan warna dinding sangatlah penting. Moms bisa memilih warna-warna netral untuk kamar Si Kecil.

Warna netral bukan hanya putih lho Moms. Banyak sekali pilihan warna netral. Selain putih, Moms juga bisa memilih broken white, ivory, light grey, dan yang lainnya.

9. Tambahkan papan tulis

shutterstock 553137949
Foto: shutterstock 553137949

Saat balita, Si Kecil mungkin sedang asyik berekplorasi dengan alat tulis. Moms bisa sediakan papan tulis di kamar Si Kecil. Dia bisa dengan bebas menggambar apapun yang dia mau.

Di sisi lain, Mos tidak perlu khawatir tembok akan berantakan. Setelah beranjak tumbuh, papan tulis itu bisa digunakan Si Kecil untuk mencatat jadwal pelajaran dan les. Serbaguna kan Moms?

10. Libatkan anak

Saat mendesain kamar, jangan lupa libatkan Si Kecil. Memang, ujung-ujungnya keputusan akan ada pada Moms. Tapi tentu tidak ada salahnya untuk meminta pendapat Si Kecil atau memberi tahunya tentang kamarnya yang akan didesain ulang.

Keterlibatan Si Kecil akan meningkatkan self of belonging-nya Moms. Dengan begitu, dia akan lebih menjaga kamarnya.

Itu tips-tips untuk mendekorasi kamar tidur Si Kecil agar bisa dipakai lama. Sudah siap mendekorasi Moms?

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.